Bersyukurlah ketika kita bisa merayakan momen pergantian tahun dengan gegap gempita di Indonesia. Pasalnya, jutaan orang di Cina sana tak bisa menikmati perayaan tahun baru dengan nyaman karena tingkat polusi udara yang makin mengkhawatirkan. Hari pertama tahun 2017 lalu, peringatan ‘waspada merah’ dikeluarkan oleh pemerintah. Polusi benar-benar telah mencapai level tertinggi.

Peringatan bahaya ini dikeluarkan di Beijing pada saat indeks kualitas udara sebagai ukuran tingginya polusi diperkirakan mencapai 200 selama lebih dari empat hari berturut-turut. Atau melampaui angka 300 selama lebih dari dua hari, serta melampaui angka 500 selama 24 jam. Ada empat tingkatan peringatan polusi udara di China yang ditunjukkan dalam gradasi warna. 9 gambar di bawah ini seakan menegaskan bahwa Cina benar-benar negara dengan polusi udara terparah di dunia.

1. Biro Perlindungan Lingkungan Kota Beijing memperpanjang peringatan ‘waspada merah’ untuk polusi udara di Cina yang tak kunjung mereda

Dalam sejarah polusi udara di China, peringatan merah pertama didapat pada Desember lalu

Dalam sejarah polusi udara di China, peringatan merah pertama didapat pada Desember lalu via www.coresponsibility.com

2, Tak hanya Beijing, ada total 24 kota di Negeri Tirai Bambu ini juga berstatus sama. Tanda bahwa Cina sedang menghadapi polusi udara yang sangat serius

polusi udara di China semakin parah sejak awal tahun 2013 lalu

Polusi udara di Cina semakin parah sejak awal tahun 2013 lalu via boredpanda.com

3. Seluruh kota di Cina Utara dan Tengah diselubungi polusi asap super tebal. Pemerintah pun segera ambil tindakan

mau ngungsi, tapi pesawatnya nggak ada yang terbang :(

Kalaupun ingin mengungsi, pesawat banyak yang tidak jadi terbang via voanews.com

4. Polusi udara di Cina bahkan telah beberapa kali lipat di atas tingkat aman WHO. Kualitas udara sudah melampaui tingkat 200 dalam indeks kualitas udara

nyatanya, polusi udara memang dapat menjadi pemicu banyak penyakit

Polusi udara dapat menjadi pemicu banyak penyakit via socratic.org

5. Ramalan cuaca memperingatkan kabut asap tebal akan bertahan sepanjang minggu pertama bulan Januari. Meski libur, pabrik-pabrik tidak berhenti mengepulkan asap

awalnya diprediksi berakhir pada 1 Januari lalu, nyatanya tak begitu

Awalnya diprediksi berakhir pada 1 Januari lalu, nyatanya tak begitu via energydesk.greenpeace.org

6. Sebagai langkah darurat, pemerintah kota Beijing memerintahkan 1200 pabrik di dekat ibu kota untuk menutup atau mengurangi produksi

kalau tak mau mengurangi produksi, lebih baik ditutup saja

Kalau tak mau mengurangi produksi, lebih baik ditutup saja via cdn.inquisitr.com

7. Pendidikan juga turut menjadi korban. Semua sekolah dasar diliburkan hingga peringatan merah diturunkan

karena nggak perlu menunggu anak-anak sakit untuk kemudian mengambil tindakan

Sama sekali tidak kondusif untuk kegiatan belajar mengajar via detik.com

8. Saking mirisnya, restoran di Cina hingga membeli alat penyaring udara untuk membuat para pelangganya nyaman berada di sana

sedih gara-gara polusi, sedih gara-gara harga makanan naik pula

Sedih gara-gara polusi, harga makanan juga ikut naik via bbc.com

9. Terdapat satu juta kematian per tahun akibat polusi udara. Pencemaran ini juga berkontribusi atas kematian sepertiga orang di sejumlah kota besar Cina

polusi udara di China dinyatakan menewaskan 1,2 juta orang setiap tahunnya

Polusi udara di Cina dinyatakan menewaskan 1,2 juta orang setiap tahunnya via bbc.com

Advertisement

Di balik tingkat perkembangan ekonomi di China yang memang makin meningkat, fakta tentang polusi udara ini mampu membuat siapapun tercengang. Sebuah fakta mengerikan akibat kemajuan teknologi industri di negeri tirai bambu. Tingkat polusi udara sudah sangat mengkhawatirkan, kabut asap seolah jadi harga yang harus dibayar akan kemajuan industri.

Desember 2012, jurnal medis The Lancet merilis data penelitian yang menyebutkan bahwa sekitar 1,2 juta kematian prematur terjadi akibat polusi udara sepanjang 2010 silam. Ancaman kesehatan pun makin memburuk tiga tahun terakhir. Apakah memang begini konsekuensi dari kemajuan teknologi dan meningkatnya ekonomi? Semoga Indonesia bisa berkaca dari harga yang harus dibayar Cina ini. Perlu aturan ketat untuk mengawasi pendirian pabrik baru ataupun yang sedang beroperasi supaya ke depannya warga Indonesia tidak tercekik asap polusi di negara sendiri.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya