Pegiat motor kustom (custom) seolah mendapat angin segar setelah Presiden Jokowi kemarin diketahui membeli motor modifikasi karya dua bengkel ternama di Jakarta, Elders Garage dan Kick Ass Chopper. Selama ini kita tahu kalau kendaraan kustom di Indonesia masih sering dipandang sebelah mata. Lihat aja kalau mereka melaju di jalanan, yang ada malah ditilang karena tak sesuai standar. Begitu pun dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Raya (UU LLAJ), yang belum begitu jelas mengatur modifikasi kendaraan di Indonesia.

Langkah Jokowi kemarin bisa jadi awal dari perkembangan budaya kustom di negara ini. Sebagai orang nomor 1, sudah pasti kehidupannya akan banyak dijadikan panutan. Masih ingat ‘kan jaket bomber yang makin banyak peminatnya setelah dipakai Jokowi beberapa waktu lalu? Nah, Hipwee News & Feature telah merangkum kisah motor baru Jokowi ini nih, yuk simak alasannya!

Bukan mau gegayaan. Alasan Jokowi beli motor modifikasi ini buat meningkatkan brand value karya anak bangsa lho

Jokowi saat berbincang dengan penggarap motor choppernya via kabar24.bisnis.com

Advertisement

Jangan salah, Jokowi bukan cuma mau gegayaan lho beli motor bergaya chopper ini. Menurut Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Negara, Bey Triadi Machmudin, motor yang tiba di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (20/01) kemarin itu dibeli dengan alasan untuk meningkatkan brand value karya anak bangsa. Ini jadi salah satu bentuk apresiasi Jokowi pada karya-karya anak negeri. Motor yang dibeli seharga Rp140 juta itu sebenarnya sudah dipesan Jokowi dua bulanan lalu, tapi saat dipesan, motor tersebut sudah didaftarkan untuk dipamerkan di Jepang. Beruntung Jokowi mengizinkan motornya tetap dibawa ke sana sebelum akhirnya dikirimkan ke Istana Bogor.

Motor ini memang asalnya dari Inggris, tapi dimodifikasi hampir total oleh dua bengkel terkenal di Jakarta. Hasilnya? Nggak usah ditanya deh, nggak kalah sama style luar negeri kok

Para pemilik bengkel Elders Garage via www.tribunnews.com

Motor kustom Jokowi ini berjenis Royal Enfield Bullet 350cc yang diproduksi di Inggris. Meski produk impor tapi 70% komponen motor tersebut telah diganti dengan produk handmade karya lokal. Jadi komponen aslinya cuma tersisa 30%. Untuk produk-produk yang dipakai untuk modifikasinya banyak dibuat di dalam negeri, seperti rangkanya yang dibuat di Jakarta dan kulit joknya yang diproduksi di Bandung.

Sebagai warga negara yang baik, sudah seharusnya kita nggak terlena sama produk-produk luar aja, karena kalau dilihat, Indonesia juga punya banyak produk unggulan yang mendunia, kayak jaket anti peluru bikinan Sritex

Seragam-seragam militer dari berbagai negara produksi Sritex via news.metrotvnews.com

Meski masih tergolong negara berkembang, tapi banyak produk Indonesia yang sangat diakui dunia. Seperti jaket atau rompi anti peluru buatan PT. Sri Rejeki Isman (Sritex) yang berdomisili di Sukoharjo, Jawa Tengah. Pabrik milik pengusaha HM Lukminto ini memang dikenal karena produk seragam militernya. Untuk kualitas tekstilnya sendiri telah diakui memenuhi standar North Atlantic Treaty Organization (NATO). Kabarnya hingga kini, produk buatan Sritex sudah digunakan di lebih dari 30 negara, termasuk Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Uni Emirat Arab, Malaysia, Somalia, Australia, Kroasia, Hong Kong, dan lain-lain.

Advertisement

Selain seragam militer, kabarnya PT. Sritex inilah yang memproduksi produk-produk terkenal kayak Zara dan Timberland lho! Wah, tahu gitu langsung beli dari pabriknya aja ya biar nggak usah mahal-mahal.

Ada juga radio-radio vintage Magno dan sound system V8 yang udah dikenal di banyak negara, bahkan sering dipakai di acara-acara kenegaraan lho

Wooden radio besutan Magno Design Indonesia via blog.blomming.com

Selain seragam militer, ada juga radio-radio bergaya vintage produksi Magno Design dari Temanggung, Jawa Tengah, yang sudah dikenal skala global. Bahkan Magno yang dirintis Bapak Singgih S. Kartono ini sudah punya distributor utama yang tersebar di Jepang, Eropa, Amerika, dan Australia lho. Meski secara umum sebenarnya udah nggak banyak orang mau beli radio, tapi karena dinilai unik, radio ini jadi punya banyak penggemar. Kebanyakan orang suka produk ini karena dibuat dari kayu dan punya beberapa fitur seperti port USB dan slot SD Card.

Ada juga sound system milik V8 Sound yang sudah sering dipercaya untuk digunakan di acara-acara kenegaraan, seperti konferensi atau pertemuan-pertemuan petinggi negara. Konferensi Asia-Afrika 2015 lalu memakai sound system dari V8 lho! Bahkan V8 juga pernah mendapat penghargaan dari White House karena kualitas pekerjannya yang dianggap membantu Obama saat berkunjung ke Bali. V8 kini juga sudah punya cabang di Jerman.

Sebenarnya masih banyak banget kreasi-kreasi anak negeri yang sudah diakui dunia. Apalagi sekarang kreatifitas semacam ini sudah sangat diapresiasi, buktinya ada Badan Ekonomi Kreatif yang membawahi baik komunitas atau personal yang punya daya saing di bidang kerajinan atau kesenian. Sebagai warga negara yang baik sudah seharusnya kita mulai beralih ke produk-produk lokal, biar nggak ketergantungan sama negara lain.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya