Kampanyekan Penyediaan Air Bersih di NTT, Ratusan Pelari Ikuti Fun Run Jelajah Timur 2022

Kegiatan ini digelar oleh Yayasan Plan International Indonesia sebagai pembuka kampanye "Jelajah Timur"

Ketersediaan air bersih begitu penting untuk menunjang kehidupan masyarakat. Meski demikian, nggak dimungkiri bahwa saat ini masih ada wilayah Indonesia yang kekurangan sumber air bersih.

Advertisement

Berangkat dari persoalan terserbut, Yayasan Plan International Indonesia (YPII), sebuah organisasi kemanusiaan yang berfokus pada pemenuhan hak-hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan pun menjalankan kampanye “Jelajah Timur”.

Rangkaian kampanye tersebut dibuka oleh kegiatan “Jelajah Timur Fun Run 2022” pada Minggu (18/9) dengan titik start di Senayan Park Jakarta. Puncaknya akan digelar pada 28-29 Oktober 2022 di rute Ruteng-Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak hampir 500 pelari menempuh jarak sejauh 10 kilometer untuk mengampanyekan penyediaan air bersih bagi masyarakat di NTT

Sebanyak hampir 500 pelari dari berbagai latar belakang ikut andil dalam kegiatan pembuka kampanye Jelajah Timur tersebut. Mereka menempuh jarak sejauh 10 kilometer untuk mengampanyekan penyediaan air bersih bagi masyarakat di NTT.

Advertisement

Selain diikuti oleh publik, Direktur Resources and Mobilisation Plan Indonesia Linda Sukandar mengatakan kegiatan ini juga diikuti oleh berbagai komunitas, mulai dari komunitas lari hingga pecinta lingkungan seperti Aksi Muda Jaga Iklim.

Nggak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga turut diikuti oleh sejumlah figur publik, seperti pemain film Yunita Siregar dan beberapa selebritas lain.

Advertisement

“Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk hadir di Fun Run ini, yang merupakan bagian dari kampanye Jelajah Timur, sebuah agenda kampanye sosial tahunan untuk membantu penyediaan air bersih di desa-desa yang membutuhkan, terutama di daerah dampingan Plan Indonesia di NTT,” ujar Linda dalam keterangan tertulis yang Hipwee terima, Senin (19/9).

Linda pun menjelaskan mengapa provinsi NTT dipilih menjadi fokus dari kampanye ini, yaitu karena NTT merupakan salah satu daerah di Indonesia yang setiap tahun pada musim kemarau paling rawan mengalami krisis air.

Hasil riset Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di tahun 2016 menyebutkan terdapat 20 kabupaten dan kota di NTT yang memiliki potensi kekeringan setiap tahun.

“Kekeringan yang berkepanjangan menyebabkan krisis air, dan akhirnya akan berdampak pada berbagai isu sosial, seperti krisis sosial pada perempuan, yang biasanya memiliki peran dan tanggung jawab untuk memenuhi persediaan air di rumah tangga bagi keluarga, baik untuk minum, memasak, maupun mandi,” papar Linda.

Kegiatan Fun Run ini juga akan digelar di kota-kota lain seperti Bandung, Bandar Lampung, dan Semarang sebelum event puncak di NTT

Kegiatan “Jelajah Timur Fun Run 2022” Minggu (18/9), Senayan Park, Jakarta | dok. YPII | dok. YPII

Dijelaskan lebih lanjut bahwa kegiatan Fun Run di Senayan tersebut dibuka oleh nyanyian lagu Indonesia Raya dari para peserta yang dipimpin oleh musisi Teddy Adhitya.

Dalam kegiatan tersebut, para pelari dari komunitas Aksi Muda Jaga Iklim pun berinisiatif melakukan plogging (jogging sambil memungut sampah) sebagai bagian dari aksi menjaga lingkungan.

Linda pun menyampaikan bahwa kegiatan serupa akan digelar di kota-kota lain seperti Bandung, Bandar Lampung, dan Semarang, sebelum event puncak, yaitu Charity Ultra-Marathon 111 KM Ruteng-Labuan Bajo pada 28-29 Oktober 2022.

Ia juga menjelaskan alasan YPII memilih ajang lari sebagai bentuk kegiatan kampanye Jelajah Timur adalah karena selain menyehatkan dan menyenangkan, ajang ini juga murah dan dapat diikuti oleh semua kalangan masyarakat.

Seperti diungkapkan salah satu peserta Adita Irawati, ajang Fun Run Jejalah Timur ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk tidak hanya sehat, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi sesama.

“Fun run ini jadi ajang untuk silaturahmi pelari sekaligus menyebarkan pesan kebaikan kepada sesama pelari dan masyarakat luas,” ujar Adita.

Selain itu Linda mengatakan kalau setiap tahunnya, ada sekitar 50 pelari ultra marathon terpilih yang akan berlari sambil menggalang dana untuk pembangunan akses air bersih.

“Dalam tiga tahun terakhir, kegiatan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp4,7 miliar, dan sudah berhasil membantu sembilan desa di NTT untuk bisa mendapatkan akses air bersih,” ujar Linda.

Tahun ini YPII menargetkan membantu penyediaan air bersih di tiga desa NTT

Pada tahun 2022 ini, Plan Indonesia menargetkan membantu tiga desa di NTT, masing-masing dua desa di Kabupaten Manggarai, dan satu desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Jika terget tersebut terpenuhi, maka akan ada sekitar 1,500 keluarga yang akan mendapatkan manfaatnya. Masyarakat umum juga bisa ikut mendukung misi ini loh. Caranya dengan menyalurkan bantuan melalui kitabisa.com/JelajahTimur.

Kurangnya akses air bersih di NTT telah mengharuskan perempuan dan juga anak-anak mengumpulkan air dari sumber yang letaknya sangat jauh dari rumah.

Kondisi tersebut mengakibatkan tenaga dan waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja dan belajar habis untuk mengambil air. Krisis air juga memberikan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat karena kekurangan asupan air.

“Ketersediaan akses air bersih yang mudah dicapai dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat, termasuk anak-anak, untuk bekerja dan belajar dengan lebih baik, meningkatkan kualitas kesehatan, dan ekonomi,” tandas Linda.

So, buat kamu yang ingin berpartisipasi dalam penyediaan air bersih bagi masyarakat NTT, bisa ikut serta dalam kegiatan kampanye Jelajah Timur atau langsung menyalurkan bantuan melalui kitabisa.com/JelajahTimur.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

CLOSE