Ketika kamu sedang beraktivitas pasti pernah mengalami mata kedutan. Salah satu kelopak mata bagian atas atau bawah yang terasa seperti bergoyang ini bikin kamu cukup terganggu. Saat itu terjadi, katanya sih ada yang lagi kangen sama kamu. Bahkan, ada yang bilang juga kalau mata sedang berkedut berarti sebentar lagi kamu akan dapat rezeki, lho. Wah, apa benar begitu?

Secara ilmiah mata kedutan ada penyebabnya. Kejadian yang nggak berlangsung lama ini bisa dialami siapapun tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Penasaran? Simak jawaban ilmiah dari mata kedutan dalam ulasan Hipwee News & Feature ini ya!

Mata kedutan adalah hal alami yang terjadi saat otot terganggu. Kamu nggak perlu khawatir

Mungkin matamu sedang lelah via www.davidwolfe.com

Advertisement

Mata kedutan adalah peristiwa alami yang terjadi saat otot terganggu. Ketika itu terjadi, otot halus dan syaraf di sekitar mata akan terstimulasi. Penyebabnya yaitu kelelelahan yang berpengaruh pada kondisi mata. Kamu yang sering kurang tidur atau sedang sangat stres bisa mengalaminya. Dilansir dari Independent, stres dianggap mampu memperkuat tekanan darah yang akan berganti menjadi kejutan pada otot, sehingga timbullah kedutan. Di sisi lain, efek kafein berlebih yang kamu konsumsi juga bisa memengaruhi karena tingkat adrenalin dalam tubuh, lalu akan mempercepat detak jantung dan membuat syaraf serta otot berkedut.

Mata kedutan memang bukan masalah serius. Hal ini pun merupakan kontraksi yang mengaitkan otot

Sebenarnya hal wajar yang sering terjadi via www.health.com

Kamu nggak perlu khawatir saat mata sedang berkedut karena itu merupakan hal umum yang wajar terjadi. Dikutip dari Detik, menurut Burt Dubow, OD, FAAO, pakar mata dari Contact Lens and Cornea Section of the American Optometric Association, mata kedutan adalah kontraksi yang melibatkan otot orbicularis oculi. Serabut saraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat dan denyutan pada pembuluh darah secara tiba-tiba terasa seperti terjadi rangsangan yang menaikkan aliran listrik melalui nervus facialis yang menyebabkan mata kejang beberapa sesaat.

Selain itu, kondisi mata yang kering dan nutrisi yang diperlukan tubuh tidak cukup juga dapat menyebabkan mata kedutan

Timbul karena mata kering akibat terlalu lama menatap layar monitor via unsplash.com

Aktivitas yang sering kamu lakukan berlama-lama menghadap layar monitor laptop atau komputer lambat laun membuat matamu kering. Selain itu, terlalu sering memakai lensa kontak dan minum alkohol lambat laun bisa menimbulkan mata kering. Nah, mata kering ini dapat menyebabkan mata kedutan. Tidak hanya itu, asupan gizi yang kurang seperti magnesium dalam tubuh bisa membuat kelopak mata menjadi kejang.

Pada dasarnya kedutan akan hilang dengan sendirinya, tapi kamu perlu waspada kalau berlangsung lama

Jika terjadi terlalu lama, sebaiknya diperiksakan ke dokter via thelifesquare.com

Advertisement

“Kedutan yang menahun bisa jadi gelaja penyakit Parkinson atau juga tanda adanya kerusakan syaraf dan otak,” – kata Siobhan Fenton, editor laman kesehatan Independent, dikutip dari CNN Indonesia.

Walau kedutan terjadi sebentar dan akan hilang dengan sendirinya ketika tubuh dan pikiranmu sudah merasa lebih rileks dari sebelumnya, kamu tetap nggak boleh menyepelekan saat tidak hilang-hilang. Jika tetap kedutan dan berlangsung lama, maka kamu harus ke dokter untuk menjalankan pemeriksaan kesehatan mata lebih lanjut.

Kini, kamu sudah tahu kalau mata kedutan bukan gara-gara mitos belaka. Malahan mata kedutan adalah pertanda kalau salah satunya kamu sedang kelelahan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya