Ini Penjelasan BMKG Soal Suhu Malam Hari yang Lebih Dingin di Berbagai Kota Besar di Indonesia

Kenapa dingin akhir-akhir ini

Apakah akhir-akhir ini kamu merasakan udara dan suhu yang lebih dingin di malam hari? Bagi orang yang tinggal di dataran tinggi, udara dingin tentu bukan hal aneh lagi. Udara dingin ini akan terasa aneh jika dirasakan oleh mereka yang tinggal di kota-kota yang dekat dengan pesisir pantai.

Advertisement

Nah beberapa waktu kebelakang, suhu dingin ramai diperbincangkan terjadi do kota Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa Tengah. Ternyata suhu dingin juga dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur dan juga Jawa Barat. Lantas apa sih penyebab suhu dingin di malam hari ini? yuk simak berita selengkapnya di bawah ini.

Suhu dingin malam hari melanda berbagai kota di pulau Jawa. Antara lain di Yogyakarta, Bandung, Dieng, Malang, Banyumas dan Cilacap. Bahkan di kota Cilacap suhu terendah ini adalah rekor selama 45 tahun terakhir

Ilustrasi suhu dingin via www.kompas.com

Suhu dingin di malam hari menerpa beberapa kota besar di pulau Jawa. Di antaranya Yogyakarta, Cilacap, Malang, Dieng dan kota Bandung. Terhitung sudah lima hari suhu udara di kota Yogyakarta minimum berkisar 18 sampai 20 derajat celcius. Hal yang sama juga terjadi di kota Cilacap dan Banyumas. Bahkan berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meterologi Tunggul Wulung dan Pos Pengamatan Cuaca Bandara Tunggul Wulung Cilacap, suhu udara minimum di kota tersebut adalah rekor selama 45 tahun terakhir sejak tahun 1975, seperti dilaporkan Tirto.id

Sementara itu di tempat lain kondisi suhu juga sama dinginnya. Contohnya di Dieng suhu udara bisa mencapai minum 4 derajat celcius. Bahkan membuat tanaman-tanaman di datarang tinggi tersebut diselimuti es. Sementara itu di kota Bandung suhu terendah di malam hari bisa mencapai angka 16 derajat celcius dan di kota Lembang sampai 13,6 derajat celcius. Sementara itu di kota Malang, Jawa Timur suhu dingin terendah di malam hari bisa mencapai 16 sampai 17 derajat celcius. Kabarnya suhu dingin ini akan mencapai puncaknya di bulan Agustus yang akan datang.

Advertisement

Penjelasan BMKG mengenai suhu dingin yang melanda beberapa kota besar di pulau Jawa

Ilustrasi suhu dingin via www.liputan6.com

Menurut Badan Meteorogi, Klimatologi dan Geofisika Yogyakarta, suhu udara dingin seperti ini justru terjadi karena ini puncak musim kemarau. Selain itu ada faktor lain yakni pegerakan udara dari Australia yang membawa massa udara dingin sekaligus kering ke daerah Asia dan melewati Indonesia yang disebut monsoon dingin Australia. Selain itu kandungan air tanah yang menipis dan kandungan uap di udara yang rendah menyebabkan udara semakin dingin. Kemunculan kabut juga adalah suatu yang wajar di musim kemarau seperti sekarang.

Sementara itu menurut BMKG, suhu dingin yang terjadi di daerah dataran tinggi seperti Bandung, Malang dan Dieng adalah hal yang wajar. Menurutnya di musim kemarau seperti ini, bumi nggak menerima radiasi matahari sebagai sumber panas namun bumi melepaskan udara panas ke angkasa. Saat kondisi udara cerah nggak berawan, maka secara otomatis udara pada malam hari akan lebih dingin dari biasanya.

“Pada kondisi seperti ini kondisi udara pada malam hari lebih dingin dibanding kondisi udara malam hari di musim hujan,” kata BMKG seperti dilansir oleh CNN

Advertisement

Karena udara dingin belum mencapai puncaknya, BMKG mengimbau masyarakat agar waspada pada masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan

Ilustrasi menghangatkan diri via www.liputan6.com

Karena udara dingin ini masih belum mencapai puncaknya, pihak BMKG menghimbau masyarakat agar tetap waspada pada masalah-masalah kesehatan yang bisa ditimbulkan. Masalah-masalah kesehatan tersebut antara lain bibir kering, mimisan, penurunan suhu tubuh secara drastis atau hipotermia, dan kulit kering karena udara dingin. Nah untuk menghindari risiko-risiko masalah kesehatan tersebut kita sangat perlu melakukan tindakan pencegahan seperti menjaga imunitas dengan mencukupi cairan dengan cara mengkonsumsi makanan dan minuman yang hangat, menggunakan selimut yang lebih tebal saat tidur dan menggunakan krim pelembab kulit.

Nah itu dia alasan kenapa akhir-akhir ini suhu malam hari terasa lebih dingin. Ya semoga saja kita semua diberi kesehatan dan jangan lupa agar terus melakukan tindakan pencegahan dan waspada pada efek kesehatan yang ditimbulkan oleh suhu dingin ini ya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Represent

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE