Kolaborasi Aksi Remaja Sehat Ajak Remaja untuk Berani Speak Up tentang Kesehatan Seksual dan Reproduksi

Kolaborasi Aksi Remaja Sehat

Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) barangkali adalah sesuatu yang masih minim diketahui. Terutama di kalangan remaja dan anak muda Indonesia. Sebagian merasa terlalu tabu untuk membahasnya, sebagian yang lain memang tak punya akses yang layak untuk mendapatkan informasi terkait hal tersebut.

Advertisement

Padahal, pemahaman tentang HKSR sangatlah penting, terutama dalam melindungi anak, remaja, dan anak muda, khususnya dari kekerasan seksual. Sebagai generasi penerus bangsa, tentunya para remaja ini berhak untuk mendapatkan akses informasi yang layak terkait hak-haknya sendiri, khususnya HKSR. Mereka pun harus diberi ruang untuk berani bertanya ataupun bicara. Hal itulah yang diupayakan oleh Aliansi Satu Visi (ASV), yang dituangkan dalam program Get Up Speak Out (GUSO).

Dalam misi memenuhi HKSR remaja, saat ini GUSO telah menjangkau ratusan ribu remaja dengan melibatkan berbagai pihak

Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Remaja (foto: pressfoto/freepik)

Tujuan dari GUSO adalah untuk memberdayakan remaja melalui peningkatan akses terhadap pendidikan dan informasi tentang HKSR. Sehingga nantinya remaja diharapkan lebih berani untuk bersuara akan hak kesehatan seksual dan reproduksi mereka sendiri. Saat ini, telah memberikan pendidikan seksualitas yang komprehensif kepada lebih dari 190.000 remaja melalui 128 sekolah dan 85 komunitas remaja. Pendidikan seksualitas diberikan oleh lebih dari 400 pendidik yang terdiri dari guru, pendidik sebaya, dan juga orang tua.

Program ini berhasil dijalankan dengan bekerja sama dengan pemangku kepentingan setempat di Kota Bandar Lampung, DKI Jakarta, Semarang, Kupang, dan Denpasar. Bukan hanya mendapatkan pendidikan seksualitas yang layak, para remaja juga mendapatkan layanan yang ramah remaja dari lebih dari 100 petugas kesehatan yang bermitra, mulai dari Puskesmas, klinik, sampai bidan swasta. Terakhir, GUSO juga telah mendukung 368 inisiatif inovasi kolaborasi remaja dalam melakukan advokasi dan kampanye untuk isu-isu HKSR Remaja.

Advertisement

Kabar baiknya, progam GUSO terus berlanjut dengan munculnya program-program dengan tujuan yang sama

Talkshow interaktif dalam acara KOLASE: Kolaborasi Aksi Remaja Sehat (dok. Tangkapan layar YouTube Aliansi Satu Visi)

Program GUSO sendiri telah berjalan selama 5 tahun di bawah ASV bersama 9 lembaga anggota yaitu Ardhanary Institut, Instituta Hak Asasi Perempuan, PKBI Lampung, PKBI DKI Jakarta, PKBI Jawa Tengah, PKBI Bali, PMI Jakarta Timur, RutgersWPF Indonesia, dan Yayasan Pelita Ilmu. GUSO telah melahirkan beragam praktik baik dalam model pemberdayaan pendidikan seksualitas komprehensif, pelayanan seksual dan reproduksi bagi remaja, serta peningkatan kesadaran publik dan advokasi untuk Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi remaja dan anak muda.

Program ini ternyata nggak berhenti begitu saja, lho. Manfaat nyata dari program ini menjadikan banyak pihak ingin membuatnya sebagai program berkelanjutan. Misalnya pemangku kepentingan di Kota Denpasar dan Kota Semarang yang berkomitmen untuk melanjutkan praktik-praktik baik program GUSO dengan pendanaan mandiri (APBD), forum musyawarah guru di Kupang dan DKI Jakarta, Modul Pendidikan Kespro untuk Pegangan Guru untuk Anak Didik dengan Disabilitas Intelektual dari Kementerian Pendidikan, serta Kementerian Kesehatan yang mengadopsi panduan monitoring untuk Posyandu Remaja.

Bertepatan dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober 2020, keberhasilan program ini dirayakan melalui kegiatan KOLASE

KOLASE: Kolaborasi Aksi Remaja Sehat via www.hipwee.com

Advertisement

Keberhasilan, dampak positif, hingga perkembangan program ini memang patut dirayakan. Untuk itu, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada tanggal 28 Oktober 2020 lalu, ASV menyelenggarakan kegiatan Kolaborasi Aksi Remaja Sehat (KOLASE) yang disiarkan secara Live melalui kanal YouTube Aliansi Satu Visi.

Duo musisi Yayasan Pelita Ilmu dalam acara KOLASE: Kolaborasi Aksi Remaja Sehat (dok. Tangkapan layar YouTube Aliansi Satu Visi)

Bukan hanya diisi dengan sharing cerita baik dari semua pihak yang terlibat dalam program GUSO, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi remaja untuk bersuara tentang HKSR melalui berbagai aktivitas menarik. Mulai dari penampilan apik duo remaja dari Yayasan Pelita Ilmu, Akmal dan Riska, yang membuka pagelaran dengan musikalisasi puisi berjudul Suara Muda, talkshow interaktif “Cerita Tokoh Penggerak Pemberdayaan Remaja”, Live Quiz berhadiah menarik, Pengumuman Challenge Tiktok, Poster, dan Photovoice, dan tentunya pertunjukkan Stand Up Comedy yang dibawakan oleh Comica Sakdiyah Ma’ruf.

Comica Sakdiyah Ma’ruf dalam acara KOLASE: Kolaborasi Aksi Remaja Sehat (dok. Tangkapan layar YouTube Aliansi Satu Visi)

I Komang Sutrisna, selaku Ketua Pengurus ASV, menyatakan bahwa selama berlangsungnya program GUSO, ASV telah berproses bersama pemerintah, naik nasional maupun tingkat daerah, dan telah menumbuhkan berbagai praktik baik di seluruh wilayah pelaksanaan program GUSO.

“Kami berharap praktik-praktik baik ini dapat menjadi aura positif untuk mengembangkan
program-program pemberdayaan, khususnya untuk Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi
remaja di masa yang akan datang,” ungkap I Komang Sutrisna, sesuai rilis yang Hipwee terima, Senin (02/11/2020).

Kegiatan yang disaksikan oleh hampir 5.000 penonton ini berlangsung sukses dan disaksikan
oleh berbagai komunitas remaja lintas daerah. Semoga kegiatan ini terus berlanjut hingga tahun-tahun mendatang sehingga bisa memberikan dampak positif serta menginspirasi baik remaja maupun berbagai pihak yang berkepentingan lain untuk ikut berpartisipasi, ya. Jangan lupa, yuk, peduli Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi demi generasi yang sehat dan berdaya!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE