Lagi-lagi dunia dibuat penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi di Korea Utara. Negara terisolasi ini selalu saja menyisakan tanda tanya. Selain obsesi berlebihan Kim Jong-Un dengan nuklirnya, banyak sisi kehidupan Korea Utara yang misterius dan tidak pernah terungkap. Seperti kasus misterius yang baru saja terungkap.

Kisah bermula ketika seorang tentara Korea Utara melarikan diri dan melintasi zona demiliterisasi dengan jip curian yang ia bawa. Nahas, tentara itu sempat tertembak senapan AK47 dari tentara Pyongyang dan terbaring diantara dedaunan dalam kondisi kritis. Tapi justru ada yang membuat dokter tercengang  setelah memeriksa lukanya, bukan karena luka tembaknya, melainkan karena perutnya dipenuhi cacing-cacing dengan ukuran terpanjang 27cm. BBC bahkan menyebutkan bahwa cacing ini adalah temuan pertama sang dokter sepanjang 20 tahun kariernya. Daripada makin simpang siur penasaranmu, yuk simak uraian Hipwee News and Feature berikut ini ya!

Tentara Korea Utara membelot dan melakukan pelarian secara dramatis ke zona demiliterisasi dan ditemukan oleh tentara Korea Selatan

Zona demiliterisasi (ilustrasi) via sindonews.net

Advertisement

Seorang tentara dari Korea Utara yang diduga berusia sekitar 20an membelot dan melarikan diri ke zona bebas militer yang berada dekat dengan perbatasan Korea Selatan. Ia melarikan diri dengan kendaraan jip curian. Bukan tanpa arah, sang tentara yang kabur ini sempat ditembak oleh tentara Pyongyang dengan AK47 dan mengalami luka di bahu, lutut, dan tangannya. Beruntung, tentara Korea Selatan menemukannya dan segera membawanya ke dokter untuk menyelamatkan nyawanya.

Bukan soal luka tembaknya, dokter justru tercengang dengan isi perut sang tentara yang berisi cacing-cacing parasit

Cacing yang ada di perut tentara Korea Utara via foxnews.com

Lee Cook-jong, seorang dokter beda yang memimpin jalannya operasi terhadap sang tentara justru kaget dengan temuan yang tidak sengaja ia lihat. Isi perut sang tentara ternyata berisi cacing-caing parasit dengan ukuran terpanjang 27cm.

“Temuan pertama sepanjang 20 tahun karier saya sebagai dokter bedah, dan sejauh ini saya hanya lihat di buku pelajaran.” Lee Cook-jong melalui BBC.

Advertisement

Lee kemudian menunjukkan foto-foto isi perut tentara itu pada media, cacing-cacing parasit yang nampak sangat tidak biasa. Tentunya isi perut tentara ini tidak bisa kita simpulkan sebagai gambaran keseluruhan kondisi masyarakat Korea Utara. Namun mengingat tentara di Korea Utara memiliki kedudukan yang cukup elit, seharusnya penyakit yang serupa tidak dimiliki seorang tentara. Temuan ini justru membuat kita bertanya-tanya, jika seorang tentara saja menderita penyakit seperti ini apalagi penduduk sipil dan rakyat biasa?!

Spekulasi para ahli: pupuk yang digunakan Korut untuk bahan pangan terbuat dari kotoran manusia

Pupuk kotoran manusia sangat rentan terinfeksi bakteri (ilustrasi) via nypost.com

Para ahli berspekulasi bahwa ada yang kurang benar dari kebiasaan makan sehari-hari orang Korea Utara. Dari hasil pemeriksaan medis, isi perut tentara yang tertembak adalah jagung. Berarti Korea Utara memakan jagung untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Hal ini wajar saja karena Korea Utara mengalami kekeringan parah sejak 2001 dan tidak lagi bisa menggunakan nasi sebagai makanan pokok yang utama.

Selain kekeringan Korea Utara juga memerlukan pupuk untuk bertani. Namun seorang ahli mengatakan bahwa Korea Utara juga mengalami kekurangan sehingga menggunakan pupuk dari kotoran manusia dan hal inilah yang menyebabkan infeksi parasit.

“Tingkat infeksi parasit dan jumlah (parasit) harusnya rendah untuk usianya. Namun banyak parasit yang ditemukan. Walaupun ini adalah bukti tak langsung, saya yakin masalah parasit ini masih ada (di Korea Utara),” Hong Sung-tae, guru besar di departemen parasitologi dan penyakit tropis di National University College of Medicine, Seoul, melalui BBC.

Penemuan ini semakin membuat masyarakat internasional mempertanyakan standar kesehatan dan standar hidup di Korea Utara

Dokter dan tentara Korsel yang menolong tentara pelarian dari Korut via seattletimes.com

Puluhan tahun sudah Korea Utara terisolasi dari dunia sekitar. Seorang penelii Korea Selatan yang mempelajari tentang kesehatan para pembelot dari Korea Utara bahkan menemukan kalau rata-rata penyakit mereka adalah penyakit kronis seperti hepatitis, TBC, dan infeksi parasit.

Seseorang bisa terkena parasit melalui beberapa hal. Misalnya melalui serangga yang menggigit makanan yang akan dimakan manusia, hingga masuk melalui kulit. Kemungkinan parasit yang masuk dalam perut sang tentara adalah akibat kontaminasi makanan yang tidak higienis.

Melalui kasus ini banyak warganet yang berkomentar bahwa kehidupan di Korea Utara layaknya neraka yang jauh dari kata layak huni. Mulai dari aturan-aturan yang ketat, hingga kebutuhan dasar yang nampaknya sulit terpenuhi. Sampai kapan ya Korea Utara akan begini?!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya