Mengenal 5 Jenis Blog di Indonesia Sesuai Peruntukannya

Di Indonesia aplikasi web ini punya banyak jenis sesuai tujuannya

Bagi kamu yang besar di era 90-an, pasti sudah nggak asing dengan diari yang saat ini perannya sudah tergantikan oleh blog. Hadirnya blog juga telah mengubah cara orang menuliskan sesuatu. Kalau diari identik dengan kerahasiaan isinya, orang-orang cenderung menggunakan blog karena ingin tulisannya dibaca. 

Advertisement

Nah, perubahan pandangan tersebut nggak lepas dari sederet benefit yang ditawarkan oleh blog, di antaranya menjadi terkenal hingga dapat menghasilkan uang. Maka nggak heran kalau sekarang mulai menjamur jasa-jasa yang menawarkan hosting terbaik dengan harga kompetitif, agar sebuah blog terkelola dengan baik. 

Akan tetapi, di Indonesia blog nggak hanya digunakan untuk menuliskan sesuatu yang bersifat personal seperti diari, loh. Berdasarkan tujuannya, berikut 5 jenis blog yang perlu kamu ketahui. 

1. Blog Pribadi

Blog pribadi

Ilustrasi blog pribadi | Photo by StockSnap from Pixabay

Blog pribadi adalah jenis blog yang mendekati konsep diari. Yup, jenis blog satu ini dapat kamu manfaatkan untuk mengekspresikan perasaan, pandangan atau untuk membagikan ilmu tertentu yang kamu miliki. 

Advertisement

Sesuai namanya, blog pribadi nggak terikat dengan lembaga atau pihak-pihak luar lainnya. Hal ini memungkinkanmu untuk menentukan jenis konten hingga gaya bahasa sesuka hati. Mau nulis dengan gaya bahasa ala tongkrongan pun boleh! 

Menariknya, jenis blog satu ini bisa dengan mudah dibuat, dan relatif mudah untuk berkembang. Sebab, blog pribadi umumnya berisi konten yang autentik berdasarkan pengalaman atau keilmuan blogger tersebut.

2. Blog Profesional

Blog profesional

Ilustrasi blog profesional | Photo by Kaboompics from Pixabay

Advertisement

Ini adalah jenis blog yang dibuat dengan berfokus pada satu tujuan. Sebagai contoh, jika kamu punya satu keahlian khusus dan tertarik untuk menawarkan jasamu, maka jenis blog satu ini pilihannya. Blog Profesional juga berguna untuk self branding.

Di Indonesia, jenis blog satu ini sangat populer karena bisa digunakan oleh perorangan maupun kelompok. Kamu bisa dengan mudah menemukan blog profesional seperti yang menawarkan jasa optimasi atau Search Engine Optimization (SEO).

Meski bertujuan menawarkan barang atau jasa, Blog Profesional biasanya juga berisi konten informatif berupa artikel terkait apa yang mereka tawarkan. Artikel tersebut biasanya bertujuan mengedukasi dan meyakinkan calon konsumen.

Selain itu, Blog Profesional biasanya juga punya tampilan yang sangat menarik, dan dilengkapi contact person bagi calon konsumen yang butuh informasi lebih lanjut. Tampilan jadi bagian penting blog profesional karena dapat mempengaruhi keputusan calon konsumen. 

Nah, kalau tertarik memiliki blog profesional, beberapa hal yang perlu kamu siapkan adalah domain dan hosting terbaik. Dua hal tersebut adalah bagian penting yang akan mempengaruhi kualitas blog profesional.

Hanya saja, untuk memiliki dua hal tersebut kamu harus mengeluarkan biaya yang tidak murah. Meski begitu, harga yang kamu bayarkan akan berbanding lurus dengan kualitas yang didapat. 

Selain itu, domain dan hosting terbaik juga dapat meningkatkan level profesionalitas. Terpenting, domain yang gampang dicari akan memudahkan visitor untuk mengunjungi blog kamu. Dengan begitu, blog profesionalmu akan lebih mudah dikenal. 

3. Blog Otoritas

Blog otoritas

Ilustrasi tampilan blog otoritas | Photo by Campaign Creators on Unsplash

Jenis blog satu ini hampir mirip dengan blog profesional. Pembedanya, blog otoritas hanya berfokus pada satu tema, dan tujuan dari blog ini adalah menjaga loyalitas dan mendatangkan visitor atau pengunjung blog setiap saat. 

Untuk mencapai tujuan tersebut, pengelola blog otoritas kerap memanfaatkan teknik SEO agar blog muncul pada urutan paling atas di mesin pencari. Namun, SEO bukan satu-satunya kunci agar blog otoritas bisa mencapai tujuannya, loh. 

Kunci keberlangsungan blog otoritas lainnya terletak pada tema yang difokuskan. Dalam hal ini, kamu harus punya keahlian atau pengetahuan yang cukup terkait tema yang dipilih. Dengan itu kamu bisa konsisten menghasilkan konten artikel yang autentik. 

Keautentikan atau keaslian sebuah konten artikel di blog otoritas adalah daya tarik bagi visitor. Hal ini juga membuka kemungkinan untuk karya tulismu dikutip oleh pengguna internet lainnya, loh.  

Dengan memahami tema yang dipilih, kamu juga akan dimudahkan untuk menulis artikel. Untuk blog otoritas, artikelmu diharuskan panjang dan mendetail. Sebab, untuk meningkatkan visitor menggunakan mesin optimasi, panjang ideal sebuah artikel adalah 1.000-1.500 kata. 

4. Blog Citizen

Wordpress

Ilustrasi tampilan blog citizen | Photo by Pixelcreatures from Pixabay

Konsep dari jenis blog citizen adalah dijalankan oleh banyak orang. Jenis blog satu ini membolehkan siapa pun untuk mengisi atau menuliskan artikel-artikel dengan tema yang mereka suka dan kuasai. Kamu hanya perlu memiliki akun pada sebuah blog jenis ini untuk dapat menuliskan artikel.

Di Indonesia, blog citizen cukup diminati. Di sini, seorang penulis nggak perlu memusingkan visitor karena umumnya blog citizen sudah punya basis pembaca. Selain itu, banyak orang tertarik menulis di blog citizen karena dapat melatih produktivitas dalam menghasilkan karya tulis yang beragam. 

Nah, satu hal yang jadi kelemahan blog citizen adalah keakuratan artikel yang diterbitkan. Oleh karena itu penting bagi siapa saja untuk melakukan cross-check setelah membaca sebuah informasi dari blog citizen, dan nggak disarankan mengutip informasi dari blog jenis ini untuk kebutuhan akademis. 

5. Blog Perusahaan

Blog perusahaan

Ilustrasi blog perusahaan | Photo by StartupStockPhotos from Pixabay

Sebelum era internet, hanya perusahaan besar yang punya media untuk menginformasikan aktivitas internal dan eksternal mereka. Namun, dengan hadirnya blog, semua perusahaan kini bisa menyebarkan informasi apapun dengan cepat, mulai dari informasi tentang perusahaan hingga penerimaan karyawan. 

Nah, blog perusahaan dapat dicirikan dari tampilannya yang resmi tetapi menawan. Selain itu, perbedaan lainnya juga dapat dilihat dari domain yang digunakan. Perusahaan yang bonafide pasti memperhatikan hal tersebut pada blognya. Hanya perusahaan abal-abal yang menggunakan tampilan ala kadar. 

Blog perusahaan juga sangat fokus pada kualitas konten. Untuk itu, perusahaan bahkan bersedia mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk menyewa jasa ahli dalam bidang blog demi memastikan kualitas konten yang disuguhkan.

Nggak hanya itu, blog perusahaan yang profesional juga dilengkapi fitur-fitur berkelas, seperti akses komunikasi dengan customer service dan banyak lainnya. Dengan kata lain, blog perusahaan mengemas berbagai hal yang dibutuhkan pelanggan atau visitor-nya untuk tetap terhubung.

Itu dia 5 jenis blog yang umum digunakan di Indonesia. Meski peruntukannya berbeda-beda, kelima jenis blog di atas perlu memperhatikan hal yang sama, yaitu domain, hosting terbaik dan tampilan yang menarik. 

Nah, untuk kebutuhan dan tujuanmu saat ini, kira-kira mana jenis blog yang cocok? Apapun itu, pastikan kamu memilih domain dan hosting terbaik. Apalagi sekarang ada banyak jasa yang menawarkannya dengan harga terjangkau, salah satunya Hostinger Indonesia. Nggak hanya sekadar menawarkan domain dan hosting terbaik dengan harga terjangkau, Hostinger Indonesia siap membantu mewujudkan tujuan blogmu.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

SEO Hostinger Indonesia

Editor

CLOSE