Mungkin belum banyak orang tahu, kapan sih sebenarnya lensa kontak yang sering kita temui itu pertama kali diciptakan? Atau gimana awalnya orang menciptakan sesuatu yang bisa dipakai di dalam mata? Soalnya kalau berpikir pakai logika ‘kan orang bakal merasa perih kalau matanya kemasukkan benda asing. Contohnya aja debu. Tapi kenapa tiap pakai lensa kontak rasanya biasa aja. Ya awal-awal memang bakal aneh sih rasanya, tapi lama kelamaan pasti terbiasa juga.

Perbincangan soal lensa kontak ini jadi hangat karena unggahan akun gosip @lambe_turah kemarin. Tentu saja karena ada selebriti yang disorot di unggahan tersebut. Iya, yang Mulan Jameela itu. Jadi si Mulan ini belum lama mengunggah foto masa mudanya dan membubuhi kalimat “…belom kenal pensil alis” di akhir caption. Nah, memang dasar tipikal warganet Indonesia, beberapa ada yang langsung sibuk komentar soal “Belum kenal pensil alis tapi kok udah pakai softlens?“. Ya ‘kan terserah Mulan sih sebenarnya, ngapain banget diurusin?!

Unggahan Mulan Jameela yang diunggah @lambe_turah via www.instagram.com

Advertisement

Tapi ada yang menarik ditelaah dari unggahan Mulan itu. Di sana dia juga menuliskan tagar #2003, yang artinya foto itu diambil pada tahun tersebut. Lho, memang tahun segitu udah ada lensa kontak? Terus sebenarnya kapan ya benda itu pertama kali dibuat?

1508: Berawal di tahun ini, dimana Leonardo da Vinci pertama kali membuat sketsa rekaan lensa kontak. Ia terinspirasi dari pandangan mata yang berubah ketika berada di bawah air

Ide da Vinci amenginspirasi ilmuwan beratus tahun kemudian via dermaclue.com

1823: Baru pada tahun ini ada seorang ahli astronomi asal Inggris, Sir John Herschel, mengonseptualisasikan desain lensa kontak

Tapi soal siapa yang pertama kali mempraktikkan ide lama da Vinci, masih jadi perdebatan sampai sekarang. Ada yang bilang Herschel, F.A. Muller dari Jerman, dokter asal Swiss Adolf E. Fick, atau ahli optik asal Paris Edouard Kalt via blog.modernmechanix.com

1887: Puluhan tahun berikutnya, lensa kontak pertama dari kaca dibuat. Saat itu ukurannya masih cukup besar, sampai bisa menutupi seluruh permukaan mata, tak hanya bagian korneanya aja

Tahun-tahun selanjutnya ilmuwan merasa kaca bukanlah material yang tepat buat lensa kontak. Karena dengan memakai bahan kaca, mata jadi tak bisa ‘bernafas’ via gajitz.com

1939-1948: Akhirnya di tahun 1939, lensa kontak dari plastik pertama kali dibuat oleh Kevin Tuohy. Di antara tahun ini ilmuwan juga berinovasi membuat lensa kontak yang cuma menutup bagian kornea saja

Mereka mulai menyadari kalau lensa kontak nggak perlu menutupi semua permukaan mata via www.contactlenses.co.uk

1971: Di tahun ini perkembangan penemuan lensa kontak ini semakin maju. Ilmuwan berhasil membuat lensa kontak dengan bahan yang lebih lembut, atau yang sekarang kita kenal dengan nama softlens

Soft lenses via jcreiss.com

1978: Ilmuwan memperkenalkan lensa kontak GP (Gas Permeable). Mungkin di Indonesia jenis ini kurang populer ya. Tapi yang jelas lensa kontak GP ini dibuat dari fluorosilicone acrylate

Matamu tetap bakal bisa ‘bernafas’ karena oksigen bisa menembus bahan jenis ini. Katanya lensa kontak GP ini lebih tahan lama dari softlens biasa via www.rgpli.org

1981-1986: Di rentang tahun ini Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat mengeluarkan izin penggunaan lensa kontak semalaman, baik softlens biasa maupun jenis GP tadi. Jadi boleh dipakai tidur!

Tapi ingat ya, yang bisa dipakai tidur cuma jenis tertentu aja lho via www.express.co.uk

1987-1996: Nah baru di tahun 1987 ilmuwan memperkenalkan softlens yang punya waktu kadaluarsa. Jadi ada masa pakainya gitu. Lalu 9 tahun kemudian, mereka mengenalkan softlens yang sekali pakai langsung buang alias umurnya cuma sehari

Disposable contact lenses via www.allaboutvision.com

2002: Lensa kontak hidrogel silikon pertama kali dipasarkan. Contact lens jenis ini akan lebih memudahkan mata untuk menerima oksigen lebih banyak

Sekitar 8 tahun lalu, para ahli menyediakan layanan kustom untuk lensa kontak hidrogel silikon. Nantinya lensa kontak akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan mata pasien. Jadi keluhan mata bisa diminimalisir secepatnya via blog.eyedo.in

Melihat begitu tingginya permintaan lensa kontak di dunia, sepertinya bisnis barang satu ini akan terus berjalan. Kalau bisa berandai-andai, mungkin di masa depan bakal ada lensa kontak yang bisa ditanam langsung ke kornea mata manusia ya? Siapa tahu, ‘kan…

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya