Baru-baru ini, santer sekali isu yang beredar perihal sebuah perusahaan TV swasta, NET TV, hendak melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap para karyawannya. Berita ini ramai dibicarakan warganet di berbagai platform media sosial dalam beberapa hari belakangan. Diketahui sebelumnya, saluran televisi yang digadang-gadang menjadi televisi masa kini ini memang sedang mengalami kendala.

Menanggapi isu tersebut, Wisnutama Kusubandio sebagai Komisaris Utama PT NET Mediatama Televisi mengatakan bahwa isu yang beredar di masyarakat tersebut adalah hoaks. Ia menjelaskan bahwa pihak NET TV tidak berniat untuk memutus hubungan kerja karyawannya secara sepihak, meskipun saat ini pihaknya memang sedang mengalami beberapa masalah.

Santernya kabar PHK karyawan oleh NET TV ini berawal dari isu bahwa stasiun televisi masa kini ini kalah bersaing dengan perusahaan TV lainnya

isu Net TV bangkrut via www.kompasiana.com

Advertisement

Melansir dari laman Kompasiana, sebelum beredar adanya isu bahwa NET TV akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap para karyawannya, mereka terlebih dahulu diisukan mengalami kebangkrutan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kabar bahwa mereka kalah bersaing dengan TV lain secara konten.

NET TV sebelumnya memang dikenal memiliki acara yang sangat berbeda dengan TV lainnya. Konten mereka lebih ke arah yang lebih eksklusif dan mendidik. Dalam saluran TV ini, kita akan sulit untuk menemukan acara-acara seperti sinetron dan semacamnya. Namun pada akhir tahun 2018, banyak program yang mulai menghilang.

Dari sini, barulah beredar kabar terbarunya yang berlanjut ke isu PHK terhadap karyawan

isu PHK oleh NET TV via www.netmedia.co.id

Setelah ramai berhembus berita bahwa NET TV mengalami kekalahan secara konten dan rating, isu tentang NET TV bakal memutus hubungan kerja terhadap para karyawannya alias PHK mulai ramai beredar. Bahkan sempat menjadi salah satu trending topic di media sosial.

Advertisement

Nggak sedikit juga warganet yang menyayangkan akan berita bahwa NET TV mengalami kekalahan bersaing dengan stasiun TV lainnya. Pasalnya, hanya NET TV inilah yang selama ini digadang-gadang memiliki konten televisi yang mendidik dan nggak cuma memperhatikan rating seperti perusahaan TV lainnya. Namun, memang faktanya NET TV telah banyak berubah setelah mengalami beberapa kali perombakan mulai dari CEO hingga acara-acara yang ditayangkannya.

Menanggapi isu yang beredar, Wishnutama berikan klarifikasi resminya dan sekaligus menampik bahwa berita tersebut adalah hoaks

Wishnutama via www.moneysmart.id

“Kami enggak ada PHK massal, kami enggak ada. Yang ada kami itu sebenarnya begini, ini, kan, kami juga di era sekarang ini dengan kompetisi yang semakin berat, jadi kami melakukan restrategi terhadap perusahaan. Jadi kami membuat strategi-strategi baru begitu lho. Nah terkait juga soal strategi human resource kami,” ujar pihak COO PT NET saat dihubungi Kompas.com

Menanggapi isu yang sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat Indonesia tersebut, Wishnutama selaku Komisaris Utama PT NET Mediatama Televisi memberikan klarifikasi sekaligus menampik isu bahwa perusahaannya tengah melakukan PHK massal.

Dilansir dari Kompas, ia menjelaskan bahwa pihaknya tidak melakukan PHK secara sepihak dan memaksa, namun memberikan tawaran tidak terikat dengan mempersilakan jika ada karyawannya yang hendak mengundurkan diri. Tentunya akan diberi benefit yang sesuai.

Semoga tetap baik-baik saja deh, sayang banget kalau televisi sekelas NET harus kalah dengan stasiun TV lain yang kebanyakan kontennya mengecewakan, khususnya bagi anak muda zaman sekarang.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya