OATSIDE Diluncurkan Sebagai Produk Susu Plant-Based Pertama di Asia

Punya 3 varian rasa, produk ini bisa jadi alternatif bagi lactose intolerant

Susu merupakan salah satu produk dairy populer karena memiliki kandungan nutrisi penting bagi tubuh. Sayangnya, ada beberapa orang yang nggak bisa mengonsumi produk satu ini karena alergi kandungan laktosa. Selain itu, belakangan ini peternakan sapi juga tengah menjadi perhatian karena dinilai menghasilkan emisi yang cukup tinggi.

Advertisement

Nah, sebagai solusi atas dua persoalan di atas start-up makanan asal Singapura OATSIDE menciptakan produk susu oat berbasis plant-based yang  ramah lingkungan dan nikmat karena lebih creamy dan malty dari produk sejenis.

OATSIDE perkenalkan susu plant-based pertama di Asia

Susu oat OATSIDE

Peluncuran susu oat berbasis plant-based | dok. OATSIDE

Diluncurkan secara resmi pada Rabu (26/1), OATSIDE menjadi produk susu oat pertama di Asia. Susu berbasis plant-based ini terbuat dari bahan dasar gandum hasil pengembangan Benedict Lim pada saat awal pandemi Covid-19 merebak.

Benedict menjelaskan, tekstur dan rasa yang disuguhkan oleh OATSIDE sengaja diracik sesuai dengan lidah orang Asia. Ia bahkan menyebut kalau OATSIDE mampu membawa kembali kenangan masa kecil saat menikmati minuman dengan rasa yang ‘malt’.

Advertisement

“Melalui pengembangan awal OATSIDE, saya menyadari bahwa versi susu yang saya suka adalah yang memiliki tekstur creamy dan rasa yang malty. Tekstur dan rasa ini cukup familier bagi orang-orang yang tinggal di Asia, karena seperti dibawa kembali ke kenangan masa kecil oleh minuman dengan rasa yang ‘malt’. Rasa familier inilah yang membuat konsumsi susu plant-based tidak terasa asing,” tutur founder sekaligus CEO OATSIDE, Benedict Lim dalam keterangan tertulis yang diterima Hipwee, Jumat (28/1).

Proses pembuatan menggunakan bahan baku terbaik dan memerhatikan sisi ramah lingkungan

Susu oat OATSIDE

Peluncuran susu oat berbasis plant-based | dok. OATSIDE

Proses produksi OATSIDE berlangsung di Bandung dan menggunakan bahan baku kualitas terbaik. Di sini OATSIDE juga berkomitmen hanya akan menggunakan air yang berkualitas dari sumber mata air alami pegunungan karena air merupakan bagian paling krusial dari proses produksi.

Advertisement

Tak hanya itu, OATSIDE juga menjanjikan bahwa setiap orang yang mengonsumsi susu oat dapat membaca daftar komposisi bahan dengan mudah karena produk ini nggak menggunakan pengawet dan pewarna buatan.

Susu oat dari OATSIDE juga mengandung beta-glukan yang baik untuk kesehatan jantung, dan mampu mengurangi kolestrol, meningkatkan kekebalan tubuh serta memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah.

Dalam produksinya, OATSIDE membutuhkan 90 persen lebih sedikit lahan serta air, dan memproduksi emisi 70% lebih sedikit daripada susu sapi. Selain itu, OATSIDE menggunakan bahan bersertifikat Rainforest-Alliance dan menggunakan kemasan papan kertas dari Forest Stewardship Council yang dapat didaur ulang.

Susu oat ini memiliki tiga varian rasa yang akan segera rilis

Susu oat OATSIDE

Peluncuran susu oat berbasis plant-based | dok. OATSIDE

OATSIDE akan merilis tiga varian rasa susu plant-based, mulai dari OATSIDE Barista Blend yang memiliki cita rasa kopi dan teh yang dapat dijadikan bentuk foam untuk latte art.

“Kami mengerti bahwa rasa seringkali menjadi penghalang bagi banyak orang untuk mengonsumsi susu plant-based atau produk ramah lingkungan. Maka dari itu, kami ingin mengembangkan susu oat yang dapat mendobrak persepsi ini,” ujar Benedict.

Selanjutnya, ada varian OATSIDE Chocolate yang dapat dinikmati oleh semua kalangan usia karena nggak mengandung perasa buatan dan memiliki kadar gula paling sedikit dibanding susu coklat lainnya. Varian coklat dibuat dari biji kakao 100% campuran Indonesia-Afrika bersertifikat Rainforest Alliance.

Terakhir, ada varian Chocolate Hazelnut yang sangat lembut dengan kandungan dark-hazelnut yang tinggi. Varian ini juga nggak mengandung perasa buatan dan mengandalkan rasa hazelnut berkualitas tinggi bersertifikat Rainforest Alliance dari Turki.

“Kami telah bekerja sangat keras untuk mengembangkan susu plant-based yang tidak mengorbankan kualitas, rasa dan tekstur. Kami berharap dapat berkontribusi bagi perkembangan produk plant-based di mana memilih produk berkelanjutan tidak lagi terasa seperti kewajiban,” pungkas Benedict.

Nah, bagi kamu yang tertarik dengan susu  plant-based ini, dapat mengakses informasi selengkapnya melalui laman oatside.com atau melalui Instagram @oatside. Atau kamu juga bisa langsung menyambangi e-commerce favorit untuk segera mencoba minuman sehat satu ini.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

CLOSE