Apresiasi Budaya Pecinan, Pantjoran PIK Jalin Kolaborasi dengan Gardu House Adakan Kompetisi Mural

Kompetisi mural Pantjoran PIK dan Gardu House

Bagi warga Jakarta dan sekitarnya pasti sudah tak asing lagi dengan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Sebagai salah satu destinasi rekreasi favorit baik individu maupun keluarga, PIK menawarkan berbagai spot wisata yang bisa mengakomodasi berbagai kebutuhan liburan. Mulai dari pantai, lintasan sepeda bagi yang ingin gowes, hutan mangrove untuk akhir pekan yang menyegarkan, wisata permainan anak yang seru, hingga kuliner-kuliner menarik untuk dinikmati bersama orang terdekat.

Advertisement

Salah satu spot kuliner terkenal di PIK adalah Pantjoran PIK, atau yang lebih dikenal sebagai China Town PIK. Tak hanya menawarkan jajanan dan kuliner legendaris, Pantjoran PIK juga bisa menjadi tempat berkumpul bagi anak muda dengan atmosfer dan budaya Pecinan yang kental. Sebagai bentuk apreasi atas budaya Pecinan, Pantjoran PIK bekerja sama dengan Gardu House menggelar kompetisi mural yang sudah dimulai sejak 15 September 2021 lalu.

Pantjoran PIK merupakan kawasan kuliner terbaru di Jakarta Utara yang memiliki arsitektur menarik dan lekat dengan budaya pecinan

Kawasan kuliner Pantjoran PIK | dok. Pantjoran PIK

Pantjoran PIK berlokasi di Golf Island, Pantai Maju, Pantai Indah Kapuk. Kawasan ini merupakan karya kolaborasi antara Agung Sedayu Group dan Salim Group. Dibuka pertama kali pada bulan November 2020, Pantjoran PIK menyajikan berbagai pilihan kuliner khas Pecinan mulai dari Wong Fukkie, Karilam, dan juga Es Kopi Takkie. Selain itu, lokasi ini juga memiliki arsitektur yang menarik dan terdiri dari beragam mural yang bercerita tentang sejarah Pecinan.

Untuk menjaga kelestarian budaya dan sebagai bentuk apresiasi terhadap budaya Pecinan, Pantjoran PIK melakukan kolaborasi dengan Gardu House untuk mengadakan kompetisi mural yang berlangsung mulai dari tanggal 15 September – 15 November 2021.

Advertisement

“Aktivitas kompetisi mural ini merupakan wujud dari misi Pantjoran PIK untuk memelihara semangat kecintaan budaya nusantara, khususnya budaya Pecinan. Dengan menampilkan budaya tersebut ke khalayak yang lebih luas, diharapkan lebih banyak masyarakat dapat mengapresiasi budaya tersebut,” ujar Natalie Kusumo, CEO Hotels dan Malls Divisi 2 Agung Sedayu Group, sesuai rilis yang Hipwee terima, Selasa (21/09).

Gardu House merupakan komunitas grafiti dan seni mural yang terbesar di Asia Tenggara

Gardu House merupakan sebuah komunitas, ruang seni, galeri, dan toko perlengkapan grafiti yang mendapatkan predikat sebagai komunitas grafiti dan seni jalanan terbesar di Asia Tenggara. Komunitas ini turut mengambil peran dalam beberapa acara grafiti terbesar seperti Street Dealin Festival, Street Beat, Ironwall, Sunday Sketch Jammin’, dan masih banyak lagi.

Saat ini, Gardu House juga aktif membagikan hasil karya dan seputar kegiatan mereka di media sosial Instagram dengan jumlah pengikut sebanyak 82 ribu dan 10 ribu pengikut di YouTube.

Advertisement

Dalam pelaksanaan kompetisi mural, Pantjoran PIK juga didukung oleh beberapa seniman mural kenamaan Indonesia

Kompetisi mural Pantjoran PIK didukung seniman mural ternama Indonesia | dok. Pantjoran PIK

Selain menggandeng Gardu House, Pantjoran PIK juga didukung oleh sejumlah nama besar seniman mural Indonesia seperti Adi Dharma, Popomangun, dan juga Yopey.

“Jadi selain menjaring bakat-bakat baru, kegiatan ini adalah upaya kami untuk dapat merangkul lebih banyak seniman mural dan mendorong berkembangnya seni mural di Indonesia,” tambah Natalie.

COO Retail dan Commercial Divisi 2 Agung Sedayu Group, Sawitri Setiawan juga memberikan penjelasan mengenai tata cara dan pelaksanaan kompetisi mural ini.

“Secara garis besar, peserta akan diminta mengirimkan desain bertema Chinatown, di platform media sosial. Setelah dilakukan penyaringan, 8 peserta terbaik akan mengikuti Babak Final dan menggambar langsung mural karya mereka di Pantjoran PIK pada 1-5 Desember 2021. Kompetisi ini berhadiah total Rp 32 juta,” ujar Sawitri.

Informasi lengkap mengenai pelaksanaan dan cara mengikuti kompetisi mural

Bagi kamu yang tertarik untuk mengikuti kompetisi mural yang diadakan oleh Pantjoran PIK, berikut informasi lengkap mengenai pelaksanaan dan tata cara mengikuti kompetisi mural Pantjoran PIK:

  • Peserta mengirimkan desain mural beserta 5 foto mural/graffiti terbaik yang pernah mereka buat ke garduhouse@gmail.com, dengan tema mural Chinatown
  • Peserta wajib mengunggah desain mereka di Instagram Feed, disertai tag dan mention @garduhouse @pantjoranpik, serta hashtag #pantjoranpikmuralcompetition
  • Karya tersebut harus orisinal, belum pernah dipublikasi di mana pun, tidak mengandung SARA dan pornografi
  • Peserta bisa berupa perorangan atau kelompok (1 kelompok maksimal 3 orang)
  • Peserta diperbolehkan mengirimkan desain sebanyak-banyaknya
  • Pengumpulan karya berlangsung dari 15 September – 15 November 2021
  • Pengumuman 8 Pemenang akan diadakan pada 20 November 2021
  • 8 Pemenang terpilih diwajibkan mengikuti Babak Final dan menggambar langsung mural karya mereka di Pantjoran PIK pada 1-5 Desember 2021
  • Alat-alat mural (cat tembok, cat semprot, kuas, dll) pada Babak Final akan disediakan oleh panitia
  • Penilaian dilakukan oleh tim juri dari Agung Sedayu Group dan Gardu House, keputusan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat

Semoga kompetisi mural yang diadakan oleh Pantjoran PIK dan Gardu House bisa menarik minat para seniman dan anak muda Indonesia untuk tetap kreatif dalam berkreasi di masa pandemi seperti sekarang ini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE