Sepasang suami istri tua duduk di kursi roda. Rambut mereka sudah beruban, kulit juga penuh keriput. Tetapi, pancaran di mata mereka tetap sama seperti 82 tahun lalu. Itulah Masao Matsumoto dan Miyako, pasangan tertua di dunia. Masing-masing sudah berumur lebih dari 100 tahun. Perjalanan cinta mereka telah melalui berbagai ujian dan bertahan hingga sekarang. Keren banget, ya.

Masao Matsumoto lahir pada 9 Juli 1910, sementara Miyako Sonoda lahir pada 24 November 1917. Saat itu kondisi Jepang belum secanggih sekarang. Keduanya hidup dalam keterbatasan di Prefektur Oita. Hingga akhirnya, mereka dipertemukan oleh seorang kenalan. Masao dan Miyako saling jatuh cinta dan menikah pada 20 Oktober 1937. Dalam kondisi perang, mereka nggak bisa mengadakan pesta pernikahan yang sewajarnya.

Niat Masao dan Miyako untuk menikah harus ditunda karena panggilan perang. Duh, sedihnya…

Masao dan Miyako saat masih muda via www.todayonline.com

Advertisement

Mereka hampir saja nggak jadi menikah. Waktu itu, Miyako dan orangtuanya datang ke rumah Masao. Tetapi lelaki itu nggak ada karena dikirim untuk menjadi tentara perang. Masao dan Miyako dipisahkan oleh jarak berkilo-kilometer jauhnya. Mereka nggak bisa bertemu, hanya bisa berjumpa di alam mimpi. Kondisi itu bertambah buruk karena kepulangan Masao tertunda. Soalnya, dia harus membayar utang-utang saudaranya. Sisa uangnya nggak cukup untuk perjalanan kembali ke rumah.

Dua sejoli ini pun harus sabar menunggu. Akhirnya, Masao bisa pulang ke rumah dan berjumpa lagi dengan Miyako. Kebahagiaan mereka nggak terkira besarnya. Masao dan Miyako pun menjadi pasangan suami istri. Hari demi hari, mereka menjalani hidup bersama di bawah satu atap. Kadang-kadang terjadi masalah dan perselisihan. Terutama karena Masao memiliki sifat yang cukup keras. Untungnya, sang istri lebih sabar dan berhasil mendamaikan suasana.

Setelah beberapa lama menikah, pasangan ini dianugerahi buah hati. Seorang bayi perempuan yang lucu meramaikan kehidupan mereka. Ia diberi nama Etsuko. Beberapa tahun kemudian, kelahirannya disusul oleh sang adik. Kini Masao dan Miyako memiliki dua orang putri yang cantik. Sebagai ayah, tentu Masao ingin melindungi mereka. Tetapi sayangnya, perang mengharuskan ia untuk kembali jauh dari keluarga

Selama Perang Dunia II, Masao tiga kali dipanggil untuk menjadi tentara. Betapa sedihnya ia harus jauh dari keluarga tercinta

Masao dan Miyako sedang makan bersama via news.abs-cbn.com

Advertisement

Selama Masao pergi berperang, Miyako dan kedua anak mereka tinggal bersama sekelompok kerabat. Saat itu kehidupan begitu sulit tanpa tulang punggung keluarga. Miyako pun berusaha keras untuk menghidupi anak-anaknya. Ia ingin memberi yang terbaik bagi mereka. Sebab, keduanya adalah harta yang begitu berharga.

Walau begitu, keberadaan putri-putrinya nggak bisa menghalau kesedihan Miyako karena terpisah dengan Masao. Ia terus berharap agar Masao cepat pulang. Hingga akhirnya, ia mulai putus asa dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk. Bisa saja Masao nggak pernah kembali dan mati dalam perang. Tetapi, cinta sejati selalu menemukan jalan untuk bersatu lagi. Akhirnya Masao pulang pada 1946. Kondisinya kelihatan parah, seperti hanya tinggal tulang dan kulit yang tersisa. Kehangatan keluargalah yang membuat kondisinya perlahan-lahan pulih.

Walau sudah bersatu lagi, cobaan tetap menerpa bertubi-tubi. Cinta, komitmen, dan kesabaran membuat Masao dan Miyako berhasil melalui segalanya

Masao dan Miyako masih bersama sampai sekarang via www.todayonline.com

Kehidupan di Jepang setelah perang sangatlah sulit. Masao dan Miyako harus berusaha keras agar bisa makan. Apalagi, kini mereka punya tiga orang anak lagi. Total ada lima anak yang harus diberi makan setiap hari. Syukurlah, berkat usaha yang tak henti-henti, kesulitan pun berlalu. Satu per satu anak beranjak dewasa dan membentuk kehidupan sendiri. Masao dan Miyako tinggal berdua lagi. Mereka pindah ke panti werda dan menghabiskan masa tua bersama.

Pada 25 Jul 2018, Masao dan Miyako mendapat penghargaan sebagai pasangan tertua di dunia dari Guinness World Records. Kini mereka sudah memiliki 5 anak, 13 cucu, dan 25 cicit. Semuanya saling menyayangi. Semoga Masao dan Miyako terus bersama sampai maut memisahkan, ya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya