Ini Update Terbaru Kasus Hilangnya Pendaki di Bondowoso, Setelah Viral Karena Video Suara Misterius

Misteri pendaki hilang di Bondowoso

Sebuah video misterius berisi suara ‘Thoriq’ minta tolong, belakangan ramai tersebar di berbagai platform media sosial. Thoriq yang dimaksud dalam video tersebut adalah Thoriq Rizki Maulidan, seorang pendaki yang dilaporkan hilang sejak tanggal 23 Juni 2019. Dilansir dari Kompas, Thoriq hilang saat ia bersama tiga orang temannya sedang mendaki Gunung Piramid di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Advertisement

Video yang berdurasi sekitar 25 detik itu, membuat banyak orang bergidik ngeri. Pasalnya, terdengar jelas suara orang meminta tolong tetapi sosok Thoriq tidak terlihat. Sepanjang video, tertulis juga keterangan seperti “Thoriq minta tolong tapi tidak tau ada di mana“.

Banyak yang menganggapnya sebagai fenomena mistis tetapi ada beberapa orang meyakini video itu hoax. Pihak yang bertanggung jawab dan turun langsung dalam pencarian Thoriq ini, juga sudah angkat bicara menanggapi video viral tersebut. Mau tahu seperti apa update terbaru kasus ini, yuk simak!

Berangkat mendaki Gunung Piramid bersama tiga orang temannya, Thoriq dilaporkan hilang sejak tanggal 23 Juni 2019 lalu

Thoriq, remaja yang baru saja lulus SMP  via batam.tribunnews.com

Sudah lebih dari satu minggu berlalu sejak Thoriq Rizki Maulidan dinyatakan hilang. Remaja yang baru saja lulus bangku SMP itu, dikabarkan menghilang saat mendaki Gunung Piramid di Bondowoso. Ia diketahui berangkat mendaki bersama tiga orang temannya. Namun kemudian, rekan-rekannya melaporkan Thoriq hilang setelah tak kunjung turun dari puncak.

Lalu mulai beredar video berisi suara minta tolong misterius yang diberi keterangan sebagai ‘suara Thoriq’. Padahal hingga kini Thoriq belum ditemukan

Screen shot video yang diupload akun Youtube, Exer Channel  via regional.kompas.com

Tak lama setelah itu, sebuah video singkat berisi teriakan minta tolong ‘Thoriq’ langsung jadi viral. Berlatar belakang hutan dengan beberapa motor dan orang terlihat berkumpul, terdengar jelas teriakan minta tolong dari sosok yang tidak terlihat.

Dilengkapi dengan kutipan “Thoriq minta tolong tapi tidak tau dimana :(“, banyak orang langsung berkesimpulan bahwa suara itu adalah suara Thoriq yang hilang saat mendaki di Gunung Piramid. Padahal Thoriq hingga saat ini belum ditemukan. Hilangnya Thoriq dan misteri suara minta tolong itu langsung membuat banyak orang penasaran dan ramai-ramai membagikan video misterius ini.

Tak ingin memperkeruh suasana atau sampai mengganggu proses pencarian, Kepala Kantor SAR Surabaya sendiri minta masyarakat lebih cermat dan tidak gampang percaya dengan video viral yang tak jelas sumbernya itu

Pencarian oleh tim gabungan  via kabarrakyat.id

Advertisement

Viralnya video “suara Thoriq minta tolong” tersebut akhirnya membuat pihak yang berwajib membuka suara dan memberikan klarifikasi terhadap hal tersebut. Dilansir dari Kompas, berdasarkan penelusuran digital belum diketahui apakah itu memang video pencarian Thoriq atau video lama yang kembali diunggah dengan menambahkan nama Thoriq.

Budi Prasetyo selaku kepala kantor SAR kota Surabaya, dalam wawancaranya bersama Kompas mengatakan bahwa masyarakat harus bisa berpikir secara rasional dan cerdas. Hal itu mengingat sumber dari video tersebut hingga saat ini belum diketahui kejelasannya. Pihaknya juga menyayangkan dalam situasi yang sedang sulit seperti ini masih ada saja masyarakat yang tega menyebarkan informasi-informasi yang bersifat hoax.

Setelah dilakukan penyisiran selama 7 hari dan belum menemukan korban, Tim SAR hari ini menghentikan operasi pencariannya

Pencarian akan dimulai kembali jika ada tanda-tanda via www.instagram.com

Telah diketahui sebelumnya bahwa Thoriq beserta 3 orang temannya melakukan pendakian di Gunung Piramid pada Selasa pagi, 23 Juni 2019. Ia dilaporkan menghilang setelah terpisah dari rombongannya ketika melakukan perjalanan turun gunung. Kemudian pada malam harinya dilakukan pencarian yang pertama kali oleh warga sekitar bersama dengan tim SAR.

Namun hingga hari Senin lalu, pencarian Thoriq belum juga membuahkan hasil. Akhirnya tim SAR bersama pihak terkait memutuskan untuk menghentikan sementara operasi tersebut. Hal itu juga diketahui dari foto yang diunggah oleh akun instagram @PMIkabBondowoso

View this post on Instagram

Senin, 1 Juli 2019 HASIL OPS SAR H7 LAPORAN HASIL OPS SAR KMM KMA SATU ORG PENDAKI HILANG DI GUNUNG PIRAMID KEC.CURAHDAMI KAB.BONDOWOSO Minggu, 30 Juni 2019 Pukul 19.00 WIB 》Hasil Ops SAR ✓ SRU 1 melanjutkan penyisiran dari camp Batu Langgar menuju sisa sektor 5 yg belum terjangkau melalui sisi atas tebing, kembali ke camp di pos 2 dgn hasil NIHIL ✓ SRU 2 berangkat dari posko melanjutkan penyisiran sektor 5 yg belum terjangkau melalui aliran sungai bawah tebing, kembali ke camp di pos 2 dgn hasil NIHIL ✓ SRU 3 berangkat dari posko menuju pos 2 melanjutkan sisa sektor 5 yg belum terjangkau melalui sisi atas tebing, kembali ke posko pukul 18.30 WIB dgn hasil NIHIL ✓ SRU 4 berangkat dari posko melanjutkan penyisiran sektor 5 yg belum terjangkau melalui aliran sungai bawah tebing bergabung dengan SRU 2, kembali ke posko pukul 17.45 WIB dgn hasil NIHIL * Kondisi cuaca cerah * Hasil Evaluasi Disepakati bersama keluarga dan Seluruh Unsur yg terlibat Operasi SAR dihentikan dan dilanjutkan pemantauan, jika terdapat tanda-tanda akan keberadaan Korban maka Operasi SAR akan di buka kembali. @palangmerah_indonesia @pmijawatimur @pmikabbondowoso @pos_sar_jember @kodim0822 @humas_polresbondowoso @irwanbachtiarr

A post shared by PMI Bondowoso (@pmikabbondowoso) on

Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evakuasi bersama seluruh tum terkait dan juga pihak keluarga Thoriq dikarenakan dalam kurun waktu seminggu memang sama sekali tidak ada tanda-tanda dari korban. Namun dari keterangan yang tertulis, disebutkan bahwa operasi yang dihentikan ini dilanjutkan dengan proses pemantauan.

Jika nanti terdapat tanda-tanda keberadaan korban, maka tim SAR akan membuka kembali proses pencarian tersebut. Semoga Thoriq segera ditemukan ya…

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE