PermataBank Gelar “PermataBRAVE 2021 Berdaya #DenganHati” untuk Pengembangan dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas

PermataBRAVE 2021

Masih sering kita dengar penyandang disabilitas kesulitan mendapat pekerjaan khususnya di sektor formal. Padahal, Undang-Undang No.8 tahun 2016 telah mewajibkan perusahaan swasta untuk mempekerjakan paling sedikit 1 persen penyandang disabilitas dari total keseluruhan pekerja, dan 2 persen untuk Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Advertisement

Berdasarkan Survei Sosial Ekonomi Nasional 2019, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia lebih dari 30 juta. Sebanyak 17,74 juta dari mereka berusia produktif. Namun, hanya sebanyak 7,8 juta yang bekerja. Ada banyak alasan untuk itu. Salah satunya kurangnya pendidikan yang menyiapkan penyandang disabilitas bekerja di sektor formal. Hal ini yang coba dihadirkan PermataBank lewat PermataBRAVE 2021 Berdaya #DenganHati.

Fokus PermataBRAVE 2021 adalah menyiapkan penyandang disabilitas masuk lapangan kerja

Head of Corporate Affairs PermataBank Richele Maramis | dok. Tangkapan layar/Zoom

Berjalan sejak tahun 2017, PermataBRAVE merupakan inisiatif di bawah payung corporate social responsibility (CSR) PermataBank, PermataHati. Pada tahun keempat ini, PermataBRAVE yang diberi tajuk Berdaya #DenganHati akan melakukan education, empowerment, dan enhancement kepada penyandang disabilitas yang menjadi peserta.

Head of Corporate Affairs PermataBank Richele Maramis menjelaskan fokus dari PermataBRAVE 2021 adalah mempersiapkan penyandang disabilitas untuk memasuki lapangan pekerjaan. Di sini PermataBRAVE 2021 menjalin kerja sama dengan Thisable dan Precious One serta beberapa mitra lainnya.

Advertisement

“PermataBRAVE 2021 lebih kepada job readyness. Peserta akan dipersiapkan untuk masuk lapangan kerja. Melalui education, empowerment dan enhancement dalam kegiatan ini, peserta akan punya lebih banyak kesempatan meningkatkan ilmu untuk berkembang secara berkelanjutan,” kata Richele dalam konferensi pers virtual peluncuran PermataBRAVE 2021 Berdaya #DenganHati, Jumat (10/9).

Dalam pilar education, PermataBRAVE 2021 akan memberikan pelatihan bagi yang peserta yang ingin melanjutkan karier di sektor formal. Pelatihan yang akan diberikan meliputi telesales, hospitality, dan barista.

Advertisement

Sementara pada pilar empowerment, bersama Thisable dan Precious One peserta akan melancarkan program pemberdayaan dengan fokus kewirausahaan. Bagi yang ingin membangun usaha sendiri, Richele menjalaskan peserta akan mendapatkan bimbingan dari mitra terkait.

“Melalui pilar ini peserta juga memiliki kesempatan untuk mendapat pekerjaan di tempat-tempat yang tengah membuka peluang. Kami akan salurkan,” lanjut Richele.

Sedangkan pada pilar enhancement, PermataBRAVE bersama berbagai mitra yang terlibat dalam kegiatan ini akan memberikan dukungan dalam bentuk alat bantu untuk menunjang produktivitas penyandang disabilitas yang membutuhkan.

PermataBRAVE 2021 terbuka bagi semua disabilitas

Chief Operating Officer of Thisable Nicky Claraentia | dok. Tangkapan layar/Zoom

Chief Operating Officer of Thisable Nicky Claraentia mengatakan PermataBRAVE 2021 terbuka bagi semua disabilitas, termasuk bagi penyandang disabilitas intelektual. Fokus area dari PermataBRAVE 2021 hanya di Jabodetabek lantaran pandemi Covid-19. Calon peserta diharuskan sudah menerima vaksin minimal dosis pertama, karena pelatihan akan dilaksanakan secara offline dan online.

“Kami mencoba sinergikan seluruh penyandang disabilitas, mulai dari disabilitas sensorik, fisik hingga intelektual. Kami berusaha untuk tidak memandang ragam penyandang disabilitas. Pelatihan akan kita lakukan di Jabodetabek dengan skema offline dan online,” terang Nicky.

Kendati terbuka bagi semua disabilitas, PermataBRAVE 2021 akan melakukan penilaian bagi pendaftar. Syarat yang diperlukan untuk terlibat dalam fokus kewirausahaan adalah wajib memiliki usaha atau bisnis dengan domisili Jabodetabek serta memiliki laporan laba dan rugi.

Sementara untuk fokus pelatihan, syarat yang ditetapkan adalah berusia 18-35 tahun, pendidikan terakhir minimal SMA, mampu membaca, menulis, berhitung dan menggunakan komputer, memiliki kapasitas untuk melakukan kegiatan sehari-hari dan mandiri serta berdomisili di Jabodetabek.

Pendaftaran PermataBRAVE 2021 telah dibuka sejak tanggal 2 September hingga 15 September 2021. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat menyambangi website resmi PermataBank atau media sosial Thisable dan Precious One.

Sebagai informasi, saat ini PermataBank telah mempekerjakan sebanyak 23 penyandang disabilitas dari total 7.500 pekerja. PermataBRAVE 2021 diharapkan dapat membantu PermataBank memenuhi mandat UU No.8 tahun 2016, yakni mempekerjakan 1 persen penyandang disabilitas dari total keseluruhan pekerja.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

get me away from here I'm dying

CLOSE