Selama ini Joko Widodo jadi idola banyak orang di Indonesia. Sosoknya berhasil meraih simpati dari mana-mana. Kepopulerannya berhasil membuat Jokowi terpilih jadi presiden lagi. Setelah dinyatakan menang pemilu pada 21 Mei lalu, Jokowi tinggal menunggu waktu buat dilantik jadi presiden pada 20 Oktober mendatang.

Sejak sekarang Jokowi udah merencanakan berbagai hal buat Indonesia. Pada Minggu (14/8), dia menyampaikan pidato di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat. Pidato yang berjudul Visi Indonesia itu telah kami sarikan menjadi 5 poin utama berikut:

1. Buat menjangkau lebih banyak rakyat kecil, pembangunan infrastruktur harus dilanjutkan. Misalnya membangun jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara

Jokowi berpidato di Sentul International Convention Center

Advertisement

Saat ini berbagai infrastruktur besar udah dibangun di Indonesia. Nah, Jokowi ingin menghubungkan infrastruktur itu dengan kawasan industri kecil. Contohnya membangun jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara. Kawasan Ekonomi Khusus juga perlu disambungin dengan kawasan-kawasan pariwisata besar.

2. Kemajuan Indonesia tergantung pada sumber daya manusianya. Jadi kesehatan dan pendidikan rakyat bakal lebih diperhatikan

Jokowi menggantungkan harapan pada rakyat Indonesia via brandanews.co.id

Bisa dibilang, rakyat Indonesia adalah ujung tombak kemajuan negara. Jadi kesehatan sumber daya manusia harus terjamin. Target Jokowi adalah lebih memerhatikan kesehatan ibu hamil, bayi, balita, dan anak usia sekolah. Soalnya itu masa-masa keemasan yang menentukan kualitas seseorang. “Jangan sampai ada stunting, jangan sampai ada kematian ibu, atau kematian bayi meningkat. Tugas besar kita ada di situ!” kata Jokowi.

Selain kesehatan, kualitas pendidikan juga perlu ditingkatkan. Rencana Jokowi adalah membangun lembaga Manajemen Talenta Indonesia. Tugasnya adalah mengenali, mendukung, dan memfasilitasi bakat-bakat di Indonesia. Jadi kualitas sumber daya manusia bakal meningkat. Dengan begitu, Jokowi berharap rakyat Indonesia bisa bersaing secara global. Semoga terlaksana ya, Pak~

3. “Jangan alergi pada investasi”. Izin buat berinvestasi harus dipermudah biar memperluas lapangan kerja

Jokowi ingin permudah investasi via www.merdeka.com

Advertisement

“Yang menghambat investasi, semuanya harus dipangkas, baik itu perizinan yang lambat, yang berbelit-belit, apalagi ada punglinya! Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau diperlukan,” kata Jokowi.

Jokowi mengimbau rakyat agar jangan alergi pada investasi. Soalnya, investasi adalah gerbang buat membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya. Karena itulah perizinannya harus dipermudah. Jokowi sampai mau mengejar pihak-pihak yang menyusahkan, bahkan berniat menghajar mereka kalau perlu. Hmm, tapi usaha-usaha kecil harus didukung juga ya Pak, supaya tidak jadi kanibal.

4. Birokrasi harus dibuat lebih sederhana. Jadi orang-orang nggak perlu repot kalau mau mengurus segala sesuatu

Jokowi ingin permudah birokrasi via nusantaranews.co

Selama ini Jokowi menilai birokrasi di Indonesia belum efektif. Karena itulah dia ingin meningkatkan kecepatan dalam pelayanan dan perizinan. Jadi, orang-orang bakal lebih mudah buat mengurus segala sesuatu. Contohnya saat mengurus KTP, paspor, dan sebagainya.

“Tidak ada lagi pola pikir lama! Kita juga ingin, tidak ada lagi kerja linier, tidak ada lagi kerja rutinitas, tidak ada lagi kerja monoton yang begitu-begitu saja, tidak ada lagi kerja di zona nyaman. Penyakit kita ada di situ. Kita harus berubah! Kita harus berubah! Sekali lagi, kita harus berubah,” kata Jokowi.

5. Penggunaan uang negara harus fokus dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang dikeluarkan harus bermanfaat buat rakyat

Jokowi ingin memberi manfaat sebanyak mungkin pada rakyat via ekonomi.bisnis.com

Dalam pidato Jokowi, dia ingin penggunaan APBN lebih maksimal. Jangan sampai salah sasaran dan membuat uang rakyat jadi terbuang sia-sia. Setiap rupiah yang dikeluarkan negara harus bermanfaat buat rakyat. Tujuannya agar kesejahteraan rakyat meningkat dan merata di seluruh Indonesia.

Supaya target-target itu tercapai, Jokowi mengimbau rakyat buat bersatu. Jangan sampai ada yang terpecah-pecah. Selain itu, Jokowi juga ingin agar rakyat lebih optimis dan percaya diri. Soalnya Indonesia adalah negara yang hebat. Nggak hanya kaya akan sumber daya alam, tapi juga sumber daya manusia. Jumlah penduduk Indonesia saat ini adalah 267 juta jiwa, sebagian besar berada di usia produktif! Jadi sangat mungkin buat memajukan negara, bahkan bersaing secara global.

“Ini bukanlah tentang aku, atau kamu. Juga bukan tentang kami, atau mereka. Bukan soal Barat atau Timur. Juga bukan Selatan atau Utara. Sekarang bukan saatnya memikirkan itu semuanya. Tapi ini saatnya memikirkan tentang bangsa kita bersama. Jangan ragu, jangan pernah ragu untuk maju karena kita mampu jika kita bersatu!” kata Jokowi mengakhiri pidatonya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya