12 Pulau di Indonesia Ini Rawan Tenggelam. Kalau Nggak Ditangani ya Tinggal Tunggu Waktu aja

Pulau Indonesia rawan tenggelam

Jangan bosan dulu buat bahas isu pemanasan global. Masalah yang sedang dialami seluruh manusia di bumi ini bisa dibilang “diam-diam mematikan”. Bagi kita mungkin pemanasan global masih belum begitu terasa dampaknya. Maksudnya, kita masih bisa hidup nyaman meski sebetulnya bumi sudah mulai “sekarat”. Kayak contohnya, para pakar mengatakan bahwa suhu global telah meningkat sekian derajat. Tapi adanya AC seolah mengaburkan fakta tersebut. Kalau kepanasan ya tinggal ke mall. Atau rebahan di kamar dan nyalain AC aja sembari nonton Netflix. Padahal semakin kita sering pakai listrik, ya bakal makin memperburuk keadaan.

Advertisement

Nggak kaget kalau faktanya, masih banyak banget orang yang skeptis sama global warming –atau lebih ke nggak peduli sih.

Pemanasan global juga sudah terbukti melelehkan es-es di kutub. Kita mungkin mikir, “Ah, kutub kan jauh, nggak bakal kerasa sampai sini.” Tapi sejatinya, melelehnya es itu bikin permukaan laut naik. Iya, laut di Indonesia juga. Efeknya? Salah satunya wilayah pesisir atau dataran rendah jadi sering kena banjir. Percaya nggak kalau banjir Jabodetabek kemarin, sedikit banyak juga disebabkan global warming, ditambah ulah manusia juga tentunya. Dan lebih parah lagi, cepat atau lambat, bakal ada pulau-pulau di Indonesia yang hilang dan tenggelam! Apa saja ya?? Simak, yuk, daftarnya seperti yang dilansir dari Kompas ini.

Pulau Marore via www.hipwee.com

Pulau Miangas via www.hipwee.com

Pulau Marore, Miangas, dan Marampit terletak di utara Provinsi Sulawesi Utara. via www.hipwee.com

Pulau Berhala ada di perairan timur Sumatera Utara via www.hipwee.com

Pulau Sekatung terletak di Laut Cina Selatan sebelah utara Kepulauan Riau via www.hipwee.com

Pulau Nipah berbatasan dengan Singapura via www.hipwee.com

Lokasi Pulau Rondo ada di ujung barat laut Provinsi Aceh via www.hipwee.com

Pulau Fani via www.hipwee.com

Pulau Fanildo via www.hipwee.com

Pulau Fani, Fanildo, Bras berada di sebelah barat laut Kepala Burung Provinsi Irian Barat, berbatasan dengan negara kepulauan Palau via www.hipwee.com

Pulau Dana ada di bagian selatan Nusa Tenggara Timur yang berbatasan dengan Pulau Karang Ashmore, Australia via www.hipwee.com

Sedangkan Pulau Batek berlokasi di Selat Ombai yang berada di antara pantai utara Nusa Tenggara Timur dan Oecussi, Timor Leste via www.hipwee.com

Lagi dan lagi, mungkin banyak dari kita bakal mikir kalau pulau-pulau itu lokasinya jauh banget dari tempat tinggal kita. Soalnya memang 12 pulau di atas termasuk pulau-pulau terluar Indonesia. Tapi coba deh mikir sisi logisnya, kalau pulau-pulau di atas beneran tenggelam, berarti cepat atau lambat, pulau-pulau lain yang letaknya lebih ke dalam, kayak yang sekarang kita tinggali, kemungkinan bakal tenggelam juga. Tentu saja jika pemerintah nggak reaktif, ditambah kitanya juga masih bodo amat sama kerusakan alam.

Selain pulau-pulau di atas, sebenarnya masih banyak lagi pulau lain yang rawan banget tenggelam. Kementerian Kelautan dan Perikanan memperkirakan, jika nggak ada upaya penyelamatan, maka hingga tahun 2030, Indonesia akan kehilangan ribuan pulau karena tenggelam. Bahkan Hira Jhamtani, aktivis Third World Network, menyebut kalau Pulau Bali yang sering jadi destinasi wisata itu, sebagian wilayahnya juga terancam tenggelam pada 2050!

Prediksi tenggelam ini selain dipengaruhi pemanasan global juga makin dikuatkan dengan adanya bencana alam atau abrasi. Abrasi makin mungkin terjadi kalau di sekitar pesisir pantai nggak ada perlindungan alami seperti bakau. Sebenarnya sejak 2005, penelitian Badan Riset Kelautan dan Perikanan DKP menyebutkan ada 24 pulau di Indonesia yang sudah tenggelam. Ini jadi bukti kalau pemanasan global memang sudah berlangsung jauh sebelum kita sadar kalau sedang berada di tengah kerusakan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE