Kena Razia Saat Melewati Pos Mudik, Pengendara Motor ini Pura-Pura Kesurupan. Ada-Ada Saja!

Razia pos mudik

Lebaran tahun ini tentunya menjadi dilema tersendiri bagi banyak orang di Indonesia. Pasalnya, semua pilihan yang tersisa rasanya serba salah untuk dilakukan. Memilih mudik dilarang pemerintah, tapi kalau tetap tinggal di perantauan udah tak ada lagi pekerjaan yang bisa dikerjakan. Selain itu, berbagai macam blunder pemerintah dan gagapnya mereka dalam menangani kasus pandemi ini pun menambah karut marut situasi saat ini.

Salah satunya yang jadi pro dan kontra di kalangan publik adalah adanya larangan mudik pada lebaran kali ini. Tak main-main, petugas berwenang pun sampai diterjunkan di setiap perbatasan kota untuk menjaga para pemudik yang ngeyel. Namun, ada satu hal menarik pada persoalan mudik kali ini. Selain viralnya kabar para pemudik yang nekat ramai-ramai menerobos pos perbatasan yang dijaga ketat, ada seorang pengendara sepeda motor yang kedapatan pura-pura kesurupan saat terkena razia larangan mudik.

ADVERTISEMENTS

Kejadian viral ini terjadi di pos penyekatan larangan mudik Padalarang, Bandung Barat

Belakangan diketahui bahwa seorang laki-laki yang berpura-pura kesurupan tersebut terkena razia di pos penyekatan larangan mudik kawasan Padalarang, Bandung Barat. Dalam video singkat yang berdurasi 1 menit 30 detik ini, tampak seorang pengendara sepeda motor yang memakai jaket berwarna hitam berdiri gagah dengan tangan di pinggang. Tak cukup sampai di situ, pelototan matanya yang begitu tajam dan gestur tubuhnya yang seolah-olah menantang tersebut sontak membuat ia jadi perhatian masyarakat luas. Gimana nggak jadi perhatian kalau laki-laki itu sempat mengeluarkan kata-kata absurd, di mana ia mengaku bahwa daerah tersebut adalah miliknya. Untungnya, si pengendara motor ini nggak berlebihan dalam melakukan akting layaknya orang-orang yang memang benar-benar kesurupan pada umumnya.

ADVERTISEMENTS

Ternyata, si pengendara ini melakukan kesalahan karena tidak membawa kelengkapan dokumen perjalanan

Kena Razia Saat Melewati Pos Mudik, Pengendara Motor ini Pura-Pura Kesurupan. Ada-Ada Saja!

Pura-pura kesurupan / Credit: Twitter PRFMNews via twitter.com

Usut punya usut, melansir dari pemberitaan di laman CNN Indonesia, kejadian ini bermula ketika sang pengendara unik tersebut kedapatan tidak membawa surat keterangan sehat antigen sebagai salah satu syarat perjalanan ke luar kota.

Alhasil, ia bersama temannya disuruh petugas yang berjaga untuk melakukan tes antigen yang telah disediakan. Hasil dari tes antigen tersebut sebenarnya negatif alias tidak ada tanda-tanda si pengendara terpapar oleh virus. Akan tetapi, dirinya tidak memiliki kelengkapan dokumen perjalanan seperti STNK dan SIM. Polisi pun menilang pemilik kendaraan tersebut karena pelanggaran yang telah dilakukannya.

Apesnya, polisi yang berjaga di tempat itu menyadari jika dirinya hanya pura-pura, hingga akhirnya memilih untuk mengabaikan laki-laki tersebut.

ADVERTISEMENTS

Sejauh ini trik yang dilakukan masyarakat untuk melalui pos pemeriksaan mudik memang banyak sekali caranya

Kena Razia Saat Melewati Pos Mudik, Pengendara Motor ini Pura-Pura Kesurupan. Ada-Ada Saja!

Serba-serbi mudik 2021 / Credit: Twitter txtdarionlsop via twitter.com

Jika diperhatikan, sejak awal munculnya larangan mudik atau pulang kampung yang ditetapkan oleh pemerintah beberapa waktu lalu, orang-orang yang nekat memilih mudik pun punya caranya sendiri-sendiri untuk mengakali hal ini.

Ada yang naik truk besar biar disangka sedang mengangkut sayuran atau makanan, ada yang mobilnya rela dimasukkan ke bak truk juga, belum lagi yang rela menyewa jasa derek agar seolah-olah hanya sekedar membawa mobil macet.

Kejadian pengendara sepeda motor yang berpura-pura kesurupan ini menambah panjang daftar kelakuan unik orang-orang yang nekat mudik pada tahun ini.

Penanganan pandemi yang telah berlangsung beberapa waktu ini jelas membutuhkan keseriusan banyak pihak. Baik dari pemerintah maupun kita sebagai masyarakat sendiri. Pemerintah udah serius, tapi masyarakat susah diatur juga nggak akan bisa berhenti, begitu pula sebaliknya.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

CLOSE