Sejauh ini, mungkin sudah ada ratusan bahkan ribuan kasus aborsi yang pernah terjadi di negeri ini. Jika memang itu semua harus dilakukan karena alasan kesehatan, mungkin masih bisa diterima. Namun, lain halnya kalau aborsi dilakukan semata-mata karena tidak mau mengasuh anak tak berdosa yang telah dikandungnya dari hubungan di luar nikah. Ini beda lagi ceritanya kalau pelaku aborsi merupakan korban pemerkosaan ya.

Yang ingin ditekankan di sini adalah pasangan suka sama suka yang melakukan hubungan intim di luar nikah tanpa memikirkan risiko ke depannya matang-matang. Seperti remaja perempuan di Gowa, Sulawesi Selatan ini, ia kepergok warga menggugurkan kandungannya di dalam masjid. Dengan bersimbah darah, ia ditemukan tergeletak lemas. Selain mengorbankan nyawa bayinya, tanpa sadar ia juga telah mempertaruhkan nyawa dirinya sendiri.

Perempuan 16 tahun di Gowa diduga telah menggugurkan kandungannya di dalam Masjid Sirotal Mustakim. Ia ditemukan tergeletak lemas dengan bekas darah di mana-mana. Mau marah tapi kok kasihan…

Remaja yang diduga gugurkan kandungan di masjid via news.rakyatku.com

Advertisement

Peristiwa ini pertama kali diketahui pengurus masjid pada Rabu 16 Oktober, yang curiga dengan bau darah. Saat dicek di lantai 3 ternyata ia menemukan ada ceceran darah dan seorang perempuan yang tergolek lemas di atas karpet yang biasa dipakai salat. Diduga ia baru saja menggugurkan janin hasil hubungan di luar nikah. Melihat kondisinya yang semakin lemah, pengurus masjid membawanya ke RSUD Syeikh Yusuf Sungguminasa untuk mendapat bantuan medis.

Sedangkan “teman lelaki” yang membantunya menggugurkan kandungan kabur. Dan sekarang ia masih dalam kejaran polisi.

Remaja di atas hanya satu di antara sekian banyak orang yang takut mempertanggungjawabkan perbuatannya. Bagi siapa pun yang sekiranya belum siap menikah dan punya anak, tolong jangan bertindak gegabah

Tolong, jangan gegabah via www.malangtimes.com

Kasus hamil di luar nikah bukan baru sekali ini terjadi. Masalahnya nggak semua mau bertanggung jawab dan memutuskan untuk tetap melahirkan bayi yang dikandungnya. Banyak yang memilih menggugurkan dengan alasan yang beragam, ada yang takut dimarahi orangtua, takut masa depannya hancur, takut diomongin tetangga, atau memang karena dipaksa pacarnya.

Apapun alasannya, please, jangan lagi menganggap aborsi itu hal yang simpel. Jangan pula menjadikan aborsi sebagai jalan keluar jika suatu saat kamu dan kekasihmu khilaf

Aborsi bukan hal yang simpel via nasional.tempo.co

Advertisement

Banyak yang bilang cinta itu bisa bikin mabuk kepayang. Mungkin ungkapan tersebut terbukti benar adanya jika melihat banyaknya kasus kehamilan di luar nikah. Sulitnya membendung hasrat, sering jadi penyebab maraknya remaja terlibat pergaulan bebas. Parahnya, nggak sedikit juga yang menganggap aborsi bisa jadi jalan keluar, seolah makin membuat mereka tidak takut melakukan hubungan di luar nikah.

Padahal, selain bisa menghilangkan nyawa bayi tak berdosa, nyawa dirinya sendiri pun bisa jadi taruhannya, apalagi jika dilakukan sendiri tanpa bimbingan tenaga profesional. Belum lagi perasaan bersalah yang akan menghantui seumur hidup. Intinya, aborsi itu tidak sesimpel yang dibayangkan. Sebelum banyak-banyak menyesal, lebih baik stop dari sekarang.

Untuk perempuan yang kerap dipaksa kekasih melakukan hubungan terlarang dengan embel-embel dia akan bertanggung jawab, cobalah untuk berpikir lagi ribuan kali. Sadarilah kalau dirimu jauh lebih berharga dan layak mendapat masa depan cerah.

Advertisement
loading...

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya