Lebi dari Dua Setengah Juta Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia, Yuk Segerakan Bagi yang Belum Divaksin

Vaksin Covid-19

Sejak awal Januari 2021, Pemerintah Indonesia telah menggencarkan program vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Untuk itu, setidaknya lebih dari 250 juta rakyat Indonesia harus sudah divaksinasi. Pemerintah pun menargetkan jumlah tersebut dapat tercapai pada akhir tahun 2021.

Advertisement

Untuk mendukung target tersebut, menjaga ketersediaan vaksin adalah hal yang penting di samping terus mengupayakan sosialisasi kepada masyarakat. Dalam hal ini, Pemerintah Indonesia secara bertahap hingga Juli 2021 telah berhasil mendatangkan vaksin sebanyak 90 juta dosis.

Terbaru, kedatangan vaksin Covid-19 tahap ke-38, 39 dan 40 sebanyak 2.578.280 dosis vaksin jadi akan diterima Indonesia secara bertahap mulai tanggal 19 hingga 20 Agustus 2021 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Kedatangan dosis vaksin jadi ini melibatkan perjanjian B2B dan hibah dari Pemerintah Belanda

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin | dok. Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Dijelaskan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, penyediaan vaksin di Tanah Air melibatkan beberapa jenis perjanjian, seperti bussines to bussines (B2B), mulitilateral dan hibah. Pada tahap ke-38, 39 dan 40 ini, penyediaannya melibatkan perjanjian B2B dan hibah dari Pemerintah Belanda.

Advertisement

Secara rinci, pada tiga tahap terbaru ini Pemerintah Indonesia melakukan pembelian langsung sebanyak 1.560.780 dosis vaksin jadi merek Pfizer dan sebanyak 567.500 dosis vaksin jadi merek AstraZeneca. Sisanya, sebanyak 450.000 dosis vaksin jadi merek AstraZeneca merupakan hibah dari Pemerintah Belanda.

“Kedatangan sebanyak 1.560.780 dosis vaksin jadi Pfizer dan sebanyak 560.000 dosis vaksin jadi AstraZeneca adalah yang pertama dari perjanjian B2B kita. Diharapkan sampai akhir tahun ini kita bisa dapat 50 juta vaksin secara B2B dari Pfizer, dan sekitar 20-30 juta vaksin secara B2B dari AstraZeneca,” kata Budi Gunadi dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/8).

Advertisement

Adapun sebanyak 450.000 dosis vaksin jadi hibah Pemerintah Belanda merupakan pengiriman tahap pertama. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjelaskan bahwa Pemerintah Belanda melalui mekanisme kerja sama bilateral telah berkomitmen untuk memberikan dukungan sebanyak tiga juta dosis vaksin jadi.

“Hari ini kita menerima sebanyak 450.000 dosis vaksin jadi Astrazeneca dari Pemerintah Belanda. Ini merupakan pengiriman tahap pertama dari komitmen Pemerintah Belanda untuk memberikan dukungan tiga juta vaksin bagi indonesia melalui mekanisme kerja sama bilateral, do sharing mechanism,” jelas Retno.

uta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert C. Grijns | dok. Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Disampaikan oleh Duta Besar Belanda untuk Indonesia Lambert C. Grijns, kolaborasi dan mewujudkan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara merupakan kunci untuk dapat mengatasi pandemi Covid-19. Dalam hal ini, ia mengatakan hibah vaksin dari Pemerintah Belanda merupakan bentuk solidaritas antar bangsa.

“Melalui donasi ini kami ingin menunjukkan solidaritas kami kepada Indonesia. Indonesia memiliki tempat yang berarti di hati Belanda, dan kami berharap donasi vaksin ini bisa membantu lebih banyak orang di Indonesia,” kata Lambert C. Grijns.

Pemerintah akan terus berupaya penuhi kebutuhan vaksin Indonesia

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi | dok. Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Lebih lanjut mengenai ketersediaan vaksin di Tanah Air, Budi mengatakan Indonesia juga tengah menunggu persetujuan dari pihak di Amerika untuk 50 juta dosis vaksin merek Novavax yang akan keluar persetujuannya dalam waktu dekat. Sementara Retno menyampaikan pihaknya akan terus bekerja untuk memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia dari semua jalur dan mekanisme yang tersedia.

Sebagai catatan, untuk dapat mencapai kekebalan kelompok dengan vaksinasi sebanyak dua dosis terhadap 250 juta rakyat Indonesia, dibutuhkan sekurangnya sebanyak 400 juta dosis vaksin jadi.

“Kemenlu dan diplomasi akan terus bekerja, bekerja dan bekerja untuk memastikan keamanan pasokan vaksin bagi Indonesia dari semua jalur, dengan segala mekanisme yang tersedia. Diplomasi indonesia juga akan terus menyuarakan agar kesetaraan vaksin untuk semua negara terwujud,” pungkas Retno.

Seperti telah disinggung di paragraf awal, ketersediaan vaksin yang terus diupayakan Pemerintah Indonesia ini harus diimbangi dengan kedisiplinan masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Jadi, buat yang belum divaksinasi, yuk segera lakukan.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE