Sepelik apa pun kehidupan yang dijalani seorang ibu, peran yang mereka jalani seringnya membuat mereka justru jadi pribadi yang makin kuat. Para ibu berjuang dan bertahan untuk memberikan kebahagiaan pada malaikat-malaikat kecil yang ia kandung dulu selama 9 bulan. Melahirkan dan membesarkan anak juga bukanlah perkara mudah.

Adalah Nadya Suleman, dikenal dengan sebutan ‘octomom’, ia pernah mendapat perhatian internasional sejak kehamilan 8 anak kembarnya sekaligus pada tahun 2009. Padahal, wanita yang berusia 40-an ini telah memiliki 6 orang anak sebelumnya. Perjuangannya dalam merawat dan membesarkan ke-14 anaknya ini tentu saja melalui berbagai lika-liku yang panjang dan tidak mudah. Setelah 8 tahun berselang, kehidupan wanita yang menjadi sorotan ini telah banyak berubah.

Advertisement

Seperti apa potret kehidupan Nadya Suleman bersama belasan anak-anaknya tersebut hingga kini? Langsung saja simak ulasan dari Hipwee News & Feature berikut.

Ke-14 anak yang dikandung dan dilahirkan oleh Nadya Suleman dihasilkan melalui program bayi tabung

Nadya sewaktu hamil ke-8 anak kembarnya via www.dailymail.co.uk

Dilansir laman Worldation, pada awalnya Nadya Suleman pernah menikah pada tahun 1996 dengan Marcos Gutierrez, tapi kemudian bercerai pada tahun 2000. Ketidakmampuan Nadya Suleman untuk memiliki anak secara normal menjadi salah satu pemicu perceraian tersebut. Nadya memulai program bayi tabung yang (sebenarnya) tidak disetujui oleh suaminya pada tahun 1997. Akhirnya, Nadya berhasil memperoleh 6 orang anak dari 5 embrio yang ditanamkan di rahimnya berturut-turut sejak tahu  2001. Merasa ingin menambah satu lagi momongan, Nadya kemudian memutuskan untuk kembali menjalani program bayi tabungnya yang ke sekian. Alhasil, bukan hanya satu yang ia dapatkan, tapi 8 bayi yang kembar sekaligus dari 6 embrio yang ditanamkan ke rahimnya. Hal ini merupakan kasus yang jarang dan baru terjadi. Rezeki nomplok!

Nadya menderita kondisi mental di mana dirinya mengalami masalah psikologis yang kompleks sehingga menimbulkan kenaifan yang luar biasa

Nadya dan anak kembar delapan atau octoplets via www.dailymail.co.uk

Terlepas dari alasan budaya, keinginan Nadya untuk memiliki anak yang banyak rupanya dikarenakan kondisi mentalnya yang kurang stabil. Dijelaskan oleh Dr. Phil McGraw, Nadya mengalami sindrom Pollyanna Disconnect, yakni suatu kondisi di mana seorang individu memiliki kenaifan luar biasa saat berhadapan dengan kenyataan. Masalah psikologis yang kompleks sepanjang kehidupan masa mudanya menjadi salah satu faktor penyebabnya. Hal inilah yang membuatnya selalu ingin bertindak tanpa pertimbangan, termasuk keinginan memiliki keturunan. Nadya merasa mendapatkan kepuasan hidup dari anak-anaknya melebihi hubungan personalnya dengan siapapun juga.

Demi bisa menghidupi ke-14 anaknya, Nadya sempat terjerumus ke dunia gelap

Pernah berkarier sebagai bintang ‘dewasa’ via www.dailymail.co.uk

Advertisement

Sebelumnya, Nadya menganggur dan mengandalkan bantuan publik untuk membiayai ke-6 orang anak terdahulunya. Meski mendapat cibiran publik, Nadya justru menjadi tenar selepas kelahiran ke-8 anak kembarnya. Banyaknya jumlah anak yang dimiliki membuat Nadya harus memutar otak untuk menghidupi buah hatinya. Setelah sempat depresi dan nyaris bunuh diri, Nadya kemudian memanfaatkan ketenarannya untuk mendapatkan pekerjaan. Namun sayangnya, ia terpaksa harus terjun ke dunia gelap untuk membintangi film porno dan menjadi penari telanjang. Alkohol dan obat-obatan terlarang menjadi pelampiasan keputusasaan dan depresinya saat itu. Hal ini ia lakukan agar tetap bisa memenuhi kebutuhan ke-14 anak-anaknya.

Hingga pada titik tertentu, Nadya mendapat pencerahan dan bertekad untuk membenahi kehidupannya dan fokus untuk mengurus anak-anaknya

Berusaha berbenah demi kehidupan yang lebih baik via www.worldation.com

Suatu saat, Nadya bertemu dengan seseorang yang menyayangkan profesinya sebagai bintang ‘dewasa’ demi untuk menghidupi ke-14 anaknya. Dari situ ia menemukan titik balik kehidupannya dan memutuskan untuk meninggalkan profesi yang membahayakan kesehatannya tersebut. Pada tahun 2013, Nadya berhasil sepenuhnya hengkang dari dunia gelap. Ia mendapatkan pekerjaan baru sebagai konselor terlatih dan perawat psikiatri untuk memberi nasihat pada wanita-wanita yang bermasalah. Perlahan kehidupannya mulai berubah menjadi lebih baik baginya dan anak-anaknya.

Kini, Nadya semakin optimis menjalani kehidupannya bersama ke-14 anaknya dan menginspirasi ibu-ibu lain untuk berjuang lebih keras untuk buah hatinya

Nadya dan anak-anaknya tengah mempersiapkan perayaan natal via www.worldation.com

Sejak kematian ibunya karena kanker ovarium, Nadya semakin mendekatkan diri dengan anak-anaknya yang semakin bertumbuh besar. Ia mengesampingkan kehidupan sosial dan menggenggam penuh kehidupannya dan 14 anaknya. Nadya ingin mengubah cara pandang publik dan menunjukkan bahwa dia merupakan wanita dan ibu yang bertanggung jawab dan pekerja keras. Nadya juga berjanji jika ia akan memastikan bahwa anak-anaknya akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Seperti dilansir laman Daily Mail, Nadya berniat untuk menulis pengalamannya yang penuh tantangan dalam membesarkan 14 anak dalam sebuah buku. Ia berharap buku ini dapat mengilhami wanita untuk tetap bertahan dan pantang menyerah demi tumbuh kembang buah hatinya.

Kisah dari Nadya Suleman, yang kini beralih nama menjadi Natalie Suleman, mengajarkan kita bahwa menjalankan peran sebagai seorang ibu itu tidak mudah. Butuh perjuangan dan pengorbanan yang besar untuk bisa bertahan hidup demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Seorang ibu adalah sosok pahlawan yang tidak bisa digantikan oleh siapapun. Selamat Hari Ibu untuk ibu di seluruh dunia!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya