Menjelang awal bulan adalah waktu di mana senyum ceria bakal terlukis indah di wajah para pekerja Indonesia. Rekening yang sudah surut pun pasang kembali. Toko-toko retail yang lesu karena sepi pembeli, kembali ramai dengan karyawan yang baru gajian. Seberapa besar gaji orang-orang di Indonesia itu pertanda penting kesejahteraan bangsa lho guys. Maka dari itu, tiap tahunnya pasti ada perdebatan untuk menentukan level gaji terendah atau minimal. Makin kuat ekonomi nasional, maka makin besar kemungkinan kenaikan gaji.

Beberapa waktu yang lalu, dilansir melalui CNN, Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) sudah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi atau UMP tahun 2018 sebesar 8,71%. Wah selamat! Tapi gimana sih sebenernya sistem perupahan di Indonesia dan gambaran di negara lain? Mending simak uraian Hipwee News & Feature berikut sih biar nggak bingung.

Upah Minimum Provisi naik 8,71%, tapi tahan emosi foya-foya ya guys!

Gaji minimal bakal dinaikkan~ via Kompasiana.com

Advertisement

Tahun depan akan mulai diterapkan besaran upah minimum baru di tiap provinsi dan bahkan kabupaten/kota. Upah minimum dipatok naik 8,71% oleh Kemenaker. Angka ini diperoleh dari data inflasi nasional sebesar 3,72% dijumlahkan dengan data pertumbuhan ekonomi sebesar 4,99% berdasarkan data dari BPS. Dari UMP yang ditetapkan ini gubernur diinstruksikan untuk memberikan sosialisasi di bulan November. Adapun soal UMK atau Upah Minimum Kabupaten/Kota merupakan otonomi setiap provinsi. Jika kabupaten/kota mampu mebayar pekerjanya lebih, maka kenaikan boleh saja lebih tinggi. Namun minimal kenaikan juga 8,71%.

Apasih bedanya UMR, UMK, dan UMP?

Sistem upah via invoiceinterchange.com

Perlu kamu tahu, UMR, UMK, dan UMP itu istilah yang berbeda lho. UMR (Upah Minimum Regional) kini sudah jarang digunakan karena penetapan upah minimum sekarang aturannya sudah diperjelas dengan adanya UMP (Upah Minimum Provinsi) dan UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota). UMP merupakan besaran upah minimal yang dibayarkan dalam provinsi tersebut. Sehingga besaran UMK dan UMP biasanya tidak sama, namun UMK tidak boleh lebih rendah dari UMP dimana kabupaten/kota tersebut berada.

Dengan naiknya UMP, Kabupaten Karawang menjadi kabupaten dengan upah karyawan tertinggi yang jumlahnya hampir Rp4 juta

UMK tertinggi via www.jawapos.com

Nggak heran kalau Kabupaten Karawang jadi incaran para pekerja di seluruh Indonesia karena kabupaten ini merupakan kuncinya industri di Indonesia. Upah minimum karyawan di Karawang pun yang tertinggi di Indonesia. Kalau pada 2017 UMK Karawang adalah Rp3,605,272, pada 2018 mendatang naik menjadi Rp3,919,291 lho. Ayo pasukan pekerja Karawang mana suaranya?!

Bersyukur ya UMP kita terus mengalami kenaikan. Tapi kalau di luar negeri perdebadatannya sudah ke arah bagaimana bisa menggaji pengangguran loh

Dapat duit meski nggak kerja via briefingpapers.co.nz

Advertisement

Universal basic income adalah sebuah konsep di mana pemerintah memberikan bayaran atau upah kepada seluruh penduduk, termasuk mereka yang pengangguran. Tujuan dari ini selain untuk mensejahterakan juga agar kreatifitas dan ide usaha bisa terbangun dan terealisasikan, bahkan bagi mereka yang belum pernah bekerja dan masih membutuhkan modal. Mark Zuckerberg adalah seorang yang sangat mendukung konsep ini untuk bisa diterapkan. Sementara Mark masih memperjuangkannya di Sillicon Valley, Canada dan Finlandia sudah menerapkan sistem universal basic income lho. Wah sejahtera banget ya, meski nggak bekerja tapi tetep diberi upah negara.

Universal basic income tentunya belum bisa diterapkan di Indonesia. Selain pemerintah kita tidak semaju Canada dan Finlandia, kesiapan masyarakatnya juga belum ada. Nggak apa-apa guys artinya kita tetap harus berusaha dan bekerja sesuai dengan kemapuan kita. Toh, pemerintah kita tidak menutup mata terhadap kesejahteraan pekerja kok! Semangat menunggu gajian. 😀

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya