Nasib tak mengenakkan dialami oleh seorang dokter dan pasangannya kala berada di pesawat United Airlines pada Minggu 9 September kemarin. Karena kursi yang overbooked, dokter tersebut diseret dengan paksa oleh pihak maskapai agar turun dari pesawat. Tak terima hendak diturunkan, si dokter pun meronta. Jelas saja kejadian ini membuat panik seisi kabin pesawat.

Banyak penumpang yang mempertanyakan soal perlakuan kasar pihak maskapai tersebut. Beberapa penumpang bahkan mengunggah video tindakan kasar maskapai tersebut dan menyebarkannya ke internet. Anehnya, United Airlines mengaku itu sebenarnya menurunkan penumpang karena overbooked itu sebenarnya prosedur standar. Tapi memang tak seharusnya pakai kekerasan. Maka dari itu pihaknya telah memberikan sanksi suspend kepada petugas berkaitan. Tapi tetap aja kok bisa ya ada peraturan seperti itu? Buat yang penasaran, Hipwee News & Feature sudah buat ulasan khususnya.

Advertisement

Please share this video. We are on this flight. United airlines overbooked the flight. They randomly selected people to kick off so their crew could have a seat. This man is a doctor and has to be at the hospital in the morning. He did not want to get off. We are all shaky and so disgusted. #unitedairways -To use this video in a commercial player or in broadcasts, please email licensing@storyful.com-

Nai-post ni Audra D. Bridges noong Linggo, Abril 9, 2017

Kejadian bermula saat pesawat hendak lepas landas dari Chicago ke Louisville. Karena ada 4 awak pesawat yang harus bekerja esok harinya, maskapai memaksa 4 penumpang untuk turun dari pesawat!

Sedih… via newsinc.com

Kejadian overbooked sepertinya memang sering terjadi di Amerika sana. Cuma mungkin baru kemarin, penolakan penumpang untuk turun dari pesawat bisa seviral video kemarin itu. Dari video di atas terlihat jelas bahwa pihak petugas sampai menyeret dan menganiaya sosok Asia yang ternyata adalah seorang dokter tersebut, sampai ia terluka dan berdarah.

Advertisement

Menurut para penumpang yang ada di dalam pesawat, kejadian tersebut bermula dari pihak maskapai yang kurang siap dalam menanggulangi kondisi pesawat yang overbooked. Katanya ada 4 orang awak pesawat yang harus diprioritaskan terbang karena mereka harus bekerja esok harinya, jadinya ada penumpang yang harus diturunkan paksa. Yah seperti yang terlihat di video, cara menurunkannya kamu tahu ‘kan sekasar apa…

Pihak maskapai sendiri sejatinya memang diizinkan untuk ‘menurunkan paksa’ penumpang saat pesawat overbooked. Namun harusnya tetap memperhatikan situasi penumpangnya juga

Perlakuannya kasar banget! via www.asiancrush.com

Sejatinya, mekanisme overbooked itu dilakukan hampir semua penyedia jasa di dunia. Dari pesan kamar hotel atau antri di dokter, probabilitas tidak datangnya konsumen atau orang yang pesan tiket itu selalu dihitung. Ya karena tidak mau rugi, makanya pihak-pihak penyedia jasa itu overbooked. Nah untuk maskapai penerbangan Amrik, pihak yang mengatur terkait ketentuan overbooked adalah US Department of Transportation’s Fly-Rights.

Ketika pesawat overbooked, yang pertama harus dilakukan adalah membicarakannya pada penumpang dan menawarkan kompensasi bagi penumpang yang secara rela untuk turun dari pesawat dan menukar tiketnya. Kompensasinya pun nggak tanggung-tanggung, bisa loh mencapai $1000. Namun jika tak ada penumpang yang secara suka rela, pihak maskapai ternyata memang diberi izin untuk menurunkan paksa.

Hanya saja menurunkan paksa pun tak boleh semena-mena. Selain kompensasi, pihak maskapai harus mempertimbangkan jarak penerbangan, ketersediaan penerbangan selanjutnya untuk penumpang yang turun hingga harga tiketnya. Penumpang pun harus diberi pengertian dengan sebaik mungkin. Jadi tak boleh asal memilih penumpangnya. Kalau kejadian kemarin, yang diturunkan paksa adalah seorang dokter yang esok pagi harus melayani pasiennya di rumah sakit dan penerbangan selanjutnya adalah besoknya pula. Ya jelas saja sang dokter menolak memberikan kursinya.

Atas kejadian ini banyak penumpang yang mengalami trauma. Meski CEO-nya sudah minta maaf, namun ada yang mewacanakan boikot United Airlines

Kejadian tak mengenakkan ini seharusnya tak perlu terjadi. Menurut pihak The Chicago Department of Aviation, kejadian ini tidak termasuk dalam SOP mereka. Dengan cara yang begitu kasar, wajar jika nasib 4 orang awak pesawat yang duduk di kursi mereka yang terusir tadi diperlakukan tidak sopan. Mereka diteriaki layaknya orang barbar yang tak peduli hak orang lain. Kalau kejadiannya sudah seperti ini, ‘kan kondisi pesawatnya jadi nggak nyaman.

Yah meskipun pihak CEO United Airlines, Oscar Munoz sudah meminta maaf namun tetap saja kejadian ini menimbulkan trauma. Para penumpang pun banyak meluapkan kekesalannya dan wacana boikot United Airlines pun mencuat di sosial media. Meski petugas yang bersangkutan sudah diberi sanksi, tetap saja ‘kan kejadian ini akan berimbas negatif terhadap perusahaan.

Banyak diantara kita yang baru tahu kalau teryata ada ketentuan semacam overbooked. Apa iya kita perlu merasa was-was meski sudah memesan dan membayar tiket pesawat?! Ya mulai sekarang dilihat dan dibaca lebih teliti saja ketentuan maskapai-maskapai langgananmu. Siapa tahu ada aturan beginian dan pelajari kompensasi apa yang seharusnya kamu terima. Biar nggak rugi atau bahkan mengalami kejadian seperti bapak di video itu…

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya