Sudah Masuk Puncak Musim Hujan, tapi Cuaca Terasa Panas. Begini Penjelasan BMKG

Belakangan ini cuaca di beberapa daerah di Indonesia terasa panas. Langit pun terlihat biru dan matahari begitu terik di siang hari. Padahal, bulan Januari seharusnya sudah masuk puncak musim hujan di Indonesia. Namun, alih-alih hujan deras, hampir sebagian besar pulau Jawa hingga Nusa Tenggara justru nggak hujan sama sekali pada enam hari terakhir.

Advertisement

Nggak heran masyarakat di wilayah yang merasakan cuaca panas jadi heran dengan kondisi alam saat ini. Nah, menjawab rasa penasaran itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait sebab cuaca panas di tengah musim hujan seperti saat ini dan apa saja yang perlu diwaspadai, yuk simak seperti apa penjelasannya.

Beberapa wilayah menempati peringkat teratas suhu maksimum di Indonesia

musim hujan kenapa panas

Ilustrasi cuaca panas | Foto dari Deposiphoto

BMKG melalui unggahan di Instagram menanggapi keluhan masyarakat terkait fenomena alam yang membuat cuaca beberapa hari terakhir terasa cukup panas. Berdasarkan pantauan suhu maksimum harian mulai 9 Januari 2023, beberpa wilayah menunjukkan suhu maksimnya.

Salah satunya Ciputat dan sekitarnya yang mencapai 34 derajat celcius. Bahkan, di tanggal 12 Januari 2023, menjadi hari terpanas dengan maksimum suhu harian yang mencapai 35,4 derajat celcius. Nggak hanya itu saja, pada awal hingga pertengahan Januari, sebagain besar wilayah Indonesia mengalami jeda hujan hingga  lebih dari enam hari.

Advertisement

Melansir dari Tempo, BMKG NTT mengungkap satu dari dua puluh tujuh zona musim di wilayh mereka belum memasuki musim hujan hingga awal Januari 2023. Padahal, BMKG sebelumnya tela memproyeksi bahwa Januari 2023 memasuki puncak musim hujan. Zona musim itu meliputi Kabupaten Kupang bagian tenggara dan Kabupaten Timor Tengah Selatan, bagian selatan.

Kondisi suhu udara yang tinggi dan adanya jeda hujan membuat cuaca akhir-akhir ini jadi terasa cukup panas. Lalu, apakah penyebab peningkatan suhu dan jeda hujan padahal sedang di musim hujan itu?

4 penyebab suhu panas di musim hujan

Jika biasanya Januari jadi puncak musim hujan, tapi Januari tahun ini memang cukup berbeda. Ada beberapa penyebab yang membuat musim hujan kali ini terjadi fenomena peningkatan suhu di beberapa wilayah. BMKG mengungkap penyebab suhu panas di musim hujan itu melalui Instagram yang diunggah pada Minggu (15/1) kemarin. Berikut penjelasannya:

Advertisement

1. Tutupan awan berkurang di beberapa wilayah

Berdasarkan citra Inframerah Himawari pada tanggal 9 hingga 11 Januari 2023, terdapat wilayah yang nggak ditutup awan ataupun hanya sedikit yang ditutup awan. Wilayah tersebut meliputi seluruh Pulau Jawa ke bagian timur, hingga Nusa Tenggara.  dan hujan nggak turun.

2. Radiasi matahari yang optimum mencapai permukaan

Tutupan awan pembawa hujan yang nggak muncul di beberapa wilayah tersebut membuat radiasi matahari berada pada tahap maksimum untuk mencapai permukaan bumi. Akhibatnya, suhu di wilayah tersebut jadi meningkat.

3. Terjadinya jeda hujan di beberapa wilayah

Jeda hujan di beberapa wilayah juga membuat suhu jadi makin terasa panas. Musim hujan yang harusnya tertutup awan mendung pembawa air hujan justru terasa terik dan langit terlihat biru tanpa awan. Meski sedang di musim hujan, tapi beberapa wilayah sama sekali nggak hujan.

4. Terjadi gangguan sirkulasi Monsun Asia

Jeda hujan (dry spell) dan berkurangnya tutupan awan di Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara disebabkan blocking Monsun Asia atau angin yang bergerak dari arah barat dengan membawa massa udara. Hal itu membuat pusaran angin (vortex) sering muncul di Samudera Pasifik bagian barat, di Laut Cina Selatan, serta di barat daya Sumatera.

Melansir dari Kompas, Kepala Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG Miming Saepudin menjelaskan bahwa gangguan Munson Asia menyebabkan aliran masa udara lembab yang membawa air hujan jadi terhambat, dan instrusi udara kering dari selatan lebih dominan. Maka, hujan yang harusnya turun, jadi tertunda, dan suhu jadi terasa lebih panas.

“Kondisi tersebut juga menjadi salah satu pemicu dan retaif berdampak mengurangi potensi hujan intensitas tinggi di wilayah Indonesia bagian selatan ekuator secara umum,” kata Miming Saepudin.

Akibat beberapa kondisi alam tersebut, beberapa wilayah terutama di Indonesia selatan mengalami suhu yang panas di tengah musih hujan. Nah, jadi sudah terjawab ya SoHip kenapa akhir-akhir ini matahari terasa terik, suhu panas dan nggak turun hujan. Bagaimana di wilayahmu, apakah mengalami suhu yang panas juga?

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE