Cerita unik di dunia ini gak pernah ada habisnya. Selain keunikan bisa jadi nilai sebuah berita, cerita unik juga bisa bikin orang-orang terhibur, Biar gak terlalu tegang juga. Udah mah setiap hari otak cape sama tugas-tugas sekolah, kuliah atau kantor, masa kita dicekokin berita yang serius-serius terus.

Kali ini cerita unik datang dari belahan dunia yang kita kenal dengan benua biru. Dalam seminggu belakangan, cerita tentang dua guru yang sama-sama punya sampingan sebagai model tapi bernasib berbeda jadi perbincangan hangat media-media Eropa.

Kerja sampingannya ketauan, ibu guru seksi ini harus kehilangan pekerjaannya sebagai asisten guru.

Padahal cantik, malah dipecat 🙁 via metrouk2.files.wordpress.com

Cerita pertama datang dari Inggris. Seorang guru sekolah dasar bernama Gemma Laird mesti rela kehilangan pekerjaannya cuma karena nyambi kerja juga sebagai model. Petinggi sekolah Bloemfontein Primary County Durham dapet protes dari orang tua murid dan terpaksa harus memecat Gemma.

Gemma emang bukan seorang model biasa-biasa. Dia dikenal sebagai model pakaian dalam di Lexi Fashion.

Mengesankan. Laporan disampaikan setelah orang tua murid stalking profil Facebook-nya Gemma.

Advertisement

Di-stalking orang tua murid. via www.facebook.com

Usut punya usut, mbak Gemma ini ternyata dilaporin setelah ada salah satu orang tua murid yang stalking profil Facebooknya.

“Seseorang telah memeriksa laman Facebook saya dan menemukan bahwa saya kerja di dunia modeling,” kata Gemma pada Mirror.

Saya yakin yang lapor soal masalah ini ke pihak petinggi sekolah adalah ibu-ibu dari murid sekolah. Karena rasanya bakal susah ngebayangin kalo bapak-bapak yang ngelaporin. Susah. Bener deh.

Pihak sekolah udah dikasih tau Mbak Gemma kalo dia kerja modeling.

Di awal-awal masa kerjanya, pihak sekolah bilang kalo Mbak Gemma ini punya gaya alami dalam menghadapi anak-anak. Mereka suka dengan gayanya itu.

Dengan gaji sekitar 150 Pounds per minggu, Gemma sebelumnya sukses mengalahkan tujuh kandidat lainnya dalam sebuah wawancara. Mbak Gemma juga bilang sekolah udah tau soal sampingannya di dunia modeling.

Padahal baru seminggu kerja. Pihak sekolah bilang gak mau reputasi sekolah jadi rusak.

Alasan utama pihak sekolah memecat Gemma adalah menjaga reputasi baik sekolah. Mereka bilang gak mau kehilangan rasa hormat untuk sekolah kalo orang-orang tahu salah satu pengajarnya seorang model.

Dia (petinggi sekolah) membuat saya merasa kotor dan seperti nganggap saya adalah seorang pelacur. Itu konyol,” kata Gemma.

Kalo dipikir-pikir, apa salahnya seorang guru punya sampingan sebagai model? Dia punya anak, punya kekasih yang seorang mantan pemain bola, dan yang paling penting… dia kerja di bidang modeling, bukan prostitusi.

Di waktu yang sama, seorang dosen matematika malah dapet rezeki. Dia juga seorang model.

Beda nasib. via i.ytimg.com

Kamu, apalagi cewek-cewek, mungkin sedikit atau banyak tau soal kisah cowok yang dijuluki dosen terseksi di dunia ini. Namanya, Pietro Boselli. Dosen matematika paruh waktu di University College London Googled itu jelas bernasib jauh berbeda dengan Mbak Gemma. Bukan dipecat, tapi malah dapet rezeki.

Mbak Gemma di-stalking orang tua, Mas Pietro di-stalking mahasiswanya.

Mas Pietro harus terima kasih nih ke Mas Arif ini.

Status Mas Pietro sebagai model ditemukan mahasiswanya yang bernama Arief Azli. Dalam laman facebooknya Arief mengunggah foto dengan caption: Momen ketika Anda menyadari dosen matematika Anda adalah seorang top model.

Durian runtuh! Mas Pietro dikontrak rumah mode tersohor Italia.

Diikat kontrak GA. via www.thefashionisto.com

Semenjak berita soal Mas Pietro ini mengemuka, dosen terseksi di dunia ini malah dapet durian runtuh. Pekan kemarin, Mas Pietro resmi jadi wajah baru di jajaran model rumah mode Giorgio Armani. Selamat ya, Mas.

Setelah tau kisah unik ini, gimana pendapat kalian soal perbedaan nasib yang diterima dua pengajar ini?