Laku 10,8 Miliar, Video Viral “Charlie Bit My Finger” akan Dihapus dari YouTube Setelah 14 Tahun Diunggah

Video Charlie Bit My Finger dihapus

Dunia bisnis karya seni digital seperti foto, video dan meme, nampaknya semakin menggiurkan. Pasalnya, konten-konten yang diunggah di dunia maya nggak hanya menghasilkan uang dari adsense atau iklan saja. Konten yang berhasil viral ternyata bisa laku dengan nilai yang sangat fantastis. Hal ini dibuktikan setelah satu per satu konten viral laku hingga miliaran rupiah.

Advertisement

Beberapa konten viral laku dengan harga fantastis ketika dijual dalam bentuk Non-Fungible Token (NFT). NFT sendiri merupakan sertifikat yang menyatakan keabsahan pihak pemilik foto, video atau karya seni digital lainnya. Usai menjual meme “Bad Luck Brian” yang laku senilai 525 juta dan “Disaster Girl” senilai 7,2 miliar, kini ada video viral”Charlie Bit My Finger” juga berhasil dijual dengan dalam bentuk NFT.

Video ini menampilkan seorang bayi bernama Charlie yang mengigit jari Hary, kakaknya. Awalnya Hary menangis saat jarinya digigit, tapi setelah Charlie melepaskan gigitannya, Hary justru tertawa keras. Video yang diunggah pada tahun 2007 ini sukses membuat penonton gemas hingga akhirnya bisa viral. Setelah 14 tahun berlalu, keluarga Howard Davies-Carr, pemilik video memutuskan untuk menjual video viral tersebut.

Video “Charlie Bit My Finger” laku terjual 760.999 dolar AS atau sekitar 10,8 miliar rupiah

Cuplikan video “Charlie Bit My Finger” | Tangkapan layar HDCYT via www.youtube.com

Howard dan keluarganya membuka lelang untuk video yang sudah ditonton sebanyak 880 juta kali ini dalam bentuk Non-Fungible Token (NFT).  Lelang yang dilakukan pada Sabtu, 22 Mei 2021 lalu akhirnya dimenangkan oleh akun 3fmusic. Selain berhak memenangkan sertifikat NFT, pemenang juga berhak untuk mengolah video dengan versi apa pun.

Advertisement

Sebenarnya Howard nggak menyangka jika lelang tersebut terus menunjukkan hasil yang meningkat. Pasalnya, ia baru pertama kali mencoba NFT dan keluarganya pun nggak mau berharap video mereka bisa laku mahal. Namun, setelah pemenang dan nominal yang berhasil ia raih diumumkan, akhirnya Howard yakin bahwa ia bisa berkarir di NFT.

Setelah bertemu dengan pemenang lelang, Howard berencana segera menghapus video “Charlie Bit My Finger” dari channel YouTube-nya

Charlie dan Hary yang sudah beranjak remaja | Tangkapan layar Story Tender via www.youtube.com

Dilansir dari BBC, Howard mengungkapkan alasannya menjual video “Charlie Bit My Finger” karena ia berpikir NFT merupakan hal baru yang ingin ia coba. Apalagi saat ini, Charlie dan Hary, anak Howard dalam video tersebut sudah remaja. Howard dan keluarganya pun ingin mengulang kesuksesan mereka seperti saat pertama kali mencoba YouTube yang saat masih baru.

Video yang telah terjual di NFT selanjutnya akan digunakan oleh pemilik terbaru untuk diolah atau dikreasikan menjadi video baru yang lebih modern. Sehingga, Howard pun memutuskan segera menghapus video asli miliknya untuk kepentingan produksi bagi pemenang. Sebelum dihapus, kamu bisa menonton video “Charlie Bit My Finger” yang asli di sini.

Advertisement

Sebelum menjual video, keluarga Howard sudah lebih dulu meraup miliaran rupiah dari video “Charlie Bit My Finger” tersebut

Dilansir dari Dailymail, channel YouTube Charlie Bit Me telah mendapat uang mencapai 20 miliar rupiah dari video “Charlie Bit My Finger” saja. Saat ini channel tersebut memiliki lebih dari 387 ribu subscriber yang menyaksikan kegiatan keluarga Howard. Setelah melepas video legendaris tersebut, Howard dan keluarga mengaku siap menghadapi babak baru di dunia seni digital supaya bisa mengulang kesuksesan mereka seperti di video “Charlie Bit My Finger”.

Wah, keren ya! Ternyata konten-konten viral saat ini bisa laku terjual hingga miliaran rupiah. Ada yang berniat menyusul kesukesan keluarga Howard?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Penikmat buku dan perjalanan

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE