Di Balik Video Desahan ASMR Vanessa Angel, Dokter Ungkap Risiko Bahayanya Bagi yang Nonton

Video desahan Vanessa Angel

Nama Vanessa Angel tak henti-hentinya jadi bahan perbincangan (atau gunjingan?) warganet jagat maya. Semenjak Vanessa tersandung kasus prostitusi online beberapa waktu lalu yang sempat membuatnya mendekam di balik jeruji besi, perhatian publik seperti nggak bisa lepas dari aktris 27 tahun itu. Apalagi belakangan ini, Vanessa kayak makin sengaja memancing netizen dengan mengunggah konten-konten sensasional.

Belum lama ini Vanessa lagi-lagi dihujat gara-gara bikin vlog berisi desahan-desahan manja di YouTubenya. Konsepnya sih semacam video ASMR gitu. Vanessa merekam berbagai kegiatannya, mulai dari merias wajah sampai makan eskrim dengan penuh penghayatan. Meskipun banyak dihujat, tapi nggak sedikit orang penasaran sama tingkah Vanessa itu. Padahal, ada risiko nggak diharapkan yang bisa aja dialami penonton videonya.

Video ASMR Vanessa mendapat kecaman warganet karena dianggap terlalu sensasional. Walau sebenarnya mungkin nggak sedikit juga yang menikmati 😀

Sepulang dari penjara, Vanessa rupanya mencoba merambah dunia YouTube dengan mengunggah sebuah video perdana ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) di saluran pribadinya. Tapi rupanya video yang diunggah 31 Agustus kemarin itu justru mengundang cibiran warganet, lantaran dianggap terlalu sensasional. Di video itu Vanessa memang kelihatan banget sengaja memasukkan unsur-unsur 17+ meski maksudnya mungkin bercanda.

Walaupun banyak dicibir, mungkin kenyataannya juga nggak sedikit yang malah penasaran nonton. Apalagi format videonya ASMR, yang bagi sebagian orang bisa menimbulkan efek “menenangkan”.

Video dengan format ASMR sendiri memang bagi sebagian orang dianggap bisa bikin rileks atau istilahnya “brain orgasm“. Inilah yang membuat ASMR lumayan banyak peminatnya, apalagi yang mukbang-mukbang gitu

Video mukbang ASMR via 9ekor.com

ASMR sebenarnya udah mulai booming beberapa tahun lalu. Di Indonesia kemungkinan besar ASMR dikenal lewat video-video mukbang orang Korea. Mendengar mereka mengunyah, menggigit, atau mengecap makanan, membuat sebagian orang merasakan semacam kepuasan tersendiri. Tapi ya ada juga yang biasa aja.

Fenomena ASMR ini sampai bikin penasaran para ilmuwan di University of Sheffield, Inggris, yang akhirnya mendorong mereka melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh ASMR terhadap psikologis tubuh manusia.

Dilansir Elite Daily, dari penelitian itu ditemukan fakta bahwa detak jantung responden turun drastis setelah menonton video ASMR dibandingkan dengan yang tidak menonton.

Ini artinya video ASMR bisa memunculkan perasaan positif, menurunkan stress, dan menimbulkan rasa rileks dan tenang. Pada 2015, dua peneliti dari Swansea University, Inggris —Emma L. Barratt dan Nick J. Davis— juga mengungkapkan respon positif dari penderita depresi yang dipertontonkan video ASMR.

Tapi ternyata nggak semua orang merasakan efek positif dari video ASMR. Sebagian justru merasakan perasaan yang tidak nyaman yang malah cenderung berbahaya

Ada efek yang tak diinginkan via www.huffpost.com

Efek yang ditimbulkan dari menonton ASMR ini ternyata berbeda-beda bagi setiap orang. Ini semua tergantung sama pengalaman fisiologis maupun mental yang dapat memicu memori dan pengetahuan kognitifnya. dr. Pukovisa Prawiroharjo, SpS, dokter spesialis saraf di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), seperti dikutip Detik Health, mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati saat menonton video ASMR yang diklaim bisa mengatasi insomnia, karena bagi sebagian yang mendengar malah bisa menimbulkan mimpi buruk. Nggak enak banget ‘kan kalau tidurnya malah jadi terganggu gara-gara mimpi buruk.

Senada dengan dr. Pukovisa, fisikawan Amer Khan juga nggak menyarankan penderita insomnia buat terus-terusan mendengarkan ASMR. Karena khawatirnya malah bikin kecanduan.

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.