Viral Rombongan Moge Lolos Pemeriksaan Antigen dan Ganjil Genap di Bogor, Begini Ceritanya

Viral moge lolos rapid antigen Bogor

Demi mengantisipasi libur panjang Imlek tahun 2021, pemerintah Indonesia mengimbau setiap pemerintah daerah memperketat penanganan pandemi Covid-19. Agar mobilitas masyarakat bisa ditekan, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro pun wajib dijalankan di Jawa dan Bali termasuk di wilayah Bogor. Pemerintah kota dan kabupaten Bogor bekerja sama menjalankan PPKM dengan menerapkan sistem ganjil-genap dan pemeriksaan surat rapid antigen untuk pendatang dari luar kota.

Advertisement

Baru beberapa hari kebijakan diterapkan, publik langsung dibuat heboh nih. Pasalnya rombongan motor gede alias moge lolos dari posko pemeriksaan. Video konvoi moge itu pun langsung ramai diperbincangkan di media sosial sampai akhirnya viral, hari Jumat (12/2) lalu.

Nggak hanya lolos pemeriksaan surat rapid antigen, rombongan moge juga melanggar aturan ganjil-genap lo

Iring-iringan moge tanpa pelat nomer dikabarkan masuk ke Kota Bogor pada hari Jumat pukul 08.30 wib. Konvoi tersebut masuk dari arah Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor. Ketika melintasi posko pemeriksaan surat rapid antigen di Simpang Gadog, Puncak, Kapubaten Bogor, rombongan moge yang terdiri 15 unit tersebut lolos begitu saja. Sebelumnya, rombongan pun melanggar sistem ganjil-genap yang diberlakukan di Kota Bogor.

Advertisement

Kejadian itu diabadikan oleh seseorang dan diunggah ke media sosial. Dalam hitungan menit, video tersebut menjadi viral. Publik mempertanyakan keseriusan pemerintah Bogor dalam menerapkan aturan. Padahal selama ini masyarakat yang masuk ke wilayah Bogor diwajibkan membawa surat rapid antigen. Kebijakan ganjil-genap pun diterapkan untuk semua jenis kendaraan tanpa pengecualian.

Mendengar rombongan moge lolos pemeriksaan surat rapid antigen, pemerintah Bogor dan pihak kepolisian pun buka suara

Advertisement

Selepas video soal moge melanggar kebijakan ganjil-genap dan melintas tanpa pemeriksaan menjadi viral, pemerintah Bogor pun memberikan respon. Bupati Kota Bogor, Ade Yasin, menyakinkan publik kalau rombongan moge bakal diperiksa di lokasi wisata tujuan. Rombongan moge boleh senang, tapi Ade memperingatkan masih ada posko-posko pemeriksaan lainnya.

“Kalaupun lewat dari (pemeriksaan) di sini, di lokasi (wisata) juga ada pemeriksaan,” ujar Ade Yasin, dilansir dari Kompas.

Karena kejadian itu, akun Instagram Ade Yasin pun diserbu warganet. Komentar yang dilontarkan oleh warganet masih seputar tindakan tegas dari Pemkot Bogor perihal pelanggaran tersebut. Mengingat sampai detik ini, Pemkot Bogor belum mengetahui identitas rombongan moge yang dikawal polisi saat memasuki wilayah Bogor.

Bima Arya selaku Walikota Bogor pun ikut menanggapi kasus moge tersebut. Ia geram usai mendengar konvoi moge lolos pemeriksaan. Bersama dengan kepolisian, ia akan mengevaluasi titik pemeriksaan agar tidak ada yang lolos lagi. Menurutnya, hukum harus ditegakkan tanpa kecuali sebab aturan dibuat untuk mengatur semua orang demi kemaslahatan bersama.

Di tempat yang berbeda, Kapolres Bogor AKBP Harun, menyebutkan kecil kemungkinan rombonga moge lolos dari pemeriksaan. Lantaran pihak kepolisian sudah menerapkan penjagaan berlapis, Harun menyakini rombongan moge belum tentu lolos dalam pemeriksaan selanjutnya.

“Jadi, kecil kemungkinan rombong (moge) Harley tersebut akan lolos, dikarenakan penjagaan di puncak berlapis. Bisa lolos di simpang Gadog, belum tentu bisa lolos di lokasi check point,” tegas Harun, dinukil dari Kompas.

Sejauh ini pemkot dan kepolisian Bogor masih melacak identitas rombongan moge tersebut. Terbaru, pihak kepolisan meminta konfirmasi dari komunitas Harley Davidson Club Indonesia di wilayah Bogor. Komunitas tersebut mengaku telah meniadakan seluruh aktivitas. Jadi konvoi moge tidak diadakan oleh komunitas motor mewah itu.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE