Sudah bosan dengan film Indonesia yang penuh drama? Film “22 Menit” yang akan tayang 19 Juli 2018 di bioskop menjanjikan sebuah film yang penuh aksi ledakan dan baku tembak. “22 Menit” terinspirasi dari kisah nyata teror bom di Jakarta yang trailer resminya telah ditonton lebih dari satu juta orang. Film ini merupakan film aksi pertama untuk sutradara Eugene Panji yang bertekad untuk memberikan ketegangan senyata mungkin.

“Tim produksi kami berkonsultasi dengan Kepolisian agar bisa mengerti prosedur mereka menangani krisis bom, apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan di lapangan saat kejadian. Karena itu, meskipun ini film fiksi, kami serius dengan detil-detil yang kami sajikan,”

Advertisement

Film “22 Menit” memiliki tim khusus untuk special effects yang dilakukan saat pengambilan gambar, dan tim visual effects yang sibuk bekerja di ruang pengeditan gambar. Salah satu adegan yang cukup membuat penonton menahan napas adalah adegan baku tembak antara aparat dengan pelaku pengeboman. Di salah satu adegan, seorang anggota Densus 88 menembakkan peluru dari senapannya dari sebuah gedung dan kemudian peluru tersebut bergerak dalam slow motion.

Detil ini yang dipercaya bisa menambah efek ketegangan untuk penggemar film action.

Film “22 Menit” dibintangi oleh Ario Bayu yang berperan sebagai Ardi, anggota unit anti terorisme yang berusaha menangkap pelaku pengeboman di Jakarta. Kasus tersebut berhasil diselesaikan aparat kepolisian dalam 22 menit. Drama aksi ini juga dibintangi oleh Ardina Rasti, Ade Firman Hakim, Hana Malasan dan Ence Bagus.

Advertisement

“Pokoknya kalau ingin menonton film action Indonesia yang banyak ledakan dan tembak-tembakan, kalian harus nonton film ’22 Menit.” kata Ario.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya