Di era digital, mencari tahu tentang seseorang bisa dilakukan melalui media sosial. Termasuk HRD yang sedang menyeleksi calon karyawan. CV yang dikirimkan saja tidak cukup dijadikan acuan, banyak juga HRD yang mencari tahu sampai akun media sosial. Karena itulah, akan lebih bijaksana jika kita mulai mengontrol konten di media sosial.

Nah, buat kamu yang tengah menunggu panggilan dari perusahaan yang kamu lamar, kamu bisa memerhatikan dan menghindari untuk memposting hal-hal di bawah ini. Nggak mau kan kamu dicoret cuma gara-gara unggahan media sosial… :’)

1. Untuk kamu yang hobi selfie, pilih foto yang paling kece saja. Jangan semua-muanya diposting, ya ~

pilih foto paling bagus via www.pexels.com

Saat memotret diri sendiri alias selfie, pasti kita mencoba menciptakan foto sebagus mungkin. Memotretnya dari berbagai sudut pandang sehingga menghasilkan foto selfie yang paling ciamik. Dalam satu momen, kamu bisa selfie puluhan kali sampai dapat yang paling ‘klik’ di hati. Tapi ingat, meskipun hasilnya bagus semua, akan lebih bijak kamu memilih satu atau dua foto terbaik untuk diunggah. Jika feeds media sosialmu kebanyakan foto selfie, bisa-bisa kamu dicap suka main-main dan nggak bisa serius nanti ~

2. Screenshot obrolan di aplikasi chat. Itu privasi, jangan sampai membuat blunder di sini

ini bagian privasi via www.pexels.com

Beberapa di antara kita pasti suka mengunggah screenshoot atau cuplikan chat bersama pasangan atau teman-teman di grup. Oke, mungkin buatmu ini cuma iseng-iseng doang. Namun alangkah baiknya kamu menahan diri untuk mengunggahnya di media sosial. Selain karena isi percakapanmu itu belum tentu dianggap penting oleh orang lain, bisa jadi screenshot tersebut malah disalahgunakan oleh orang-orang yang nggak suka sama kamu. Yang lebih bikin ngeri, percakapanmu dan orang lain dalam chat itu masuk ranah privasi. Bahaya lho~

3. Foto-foto objek yang ngeblur tolong dihapus dulu ya. Banyak kok referensi foto-foto objek keren yang bisa kamu sontek dengan gaya sendiri

kumpulin foto yang bagus aja via www.pexels.com

Sudah saatnya kamu menata feed Instagram. Mumpung masih menunggu undangan interview pekerjaan, kamu bisa mulai mengatur feedmu sebagus mungkin. Mungkin sebelumnya kamu mengunggah foto-foto hanya untuk memenuhi feed saja tanpa memperhatikan kelayakannya. Foto-foto asal jepret kamu unggah, padahal kalau dilihat secara overall, feeds-mu malah jadi kayak nggak tertata.

Makanya kamu perlu mulai peduli dengan foto-foto yang kamu ambil. Pastikan kualitasnya layak buat masuk feeds dan nggak malah bikin malu. Biar hasil jepretanmu aman dan kece, kamu bisa lho pakai kamera smartphone yang berkualitas seperti kameranya Samsung Galaxy J4|J6. Kamu nggak perlu khawatir soal pencahayaan. Karena Samsung Galaxy J4|J6 dilengkapi dengan adjustable LED flash yang bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan. Say good bye deh sama foto-foto blur yang nggak elegan ~

4. Foto dengan caption menyindir seseorang. Meski orang nggak tahu siapa yang kamu maksud, tapi itu nunjukin kalau kamu orang yang suka ngomong di belakang

jelek-jelekin orang nomention via www.pexels.com

Mungkin kamu pernah melihat atau malah mengalami sendiri yang namanya “curhat colongan” melalui postingan Instagram yang diberi label #nomention. Nah, ini bisa jadi bumerang buat kamu sendiri, lho. Karena unggahan seperti itu menunjukkan kalau kamu adalah sosok yang kurang dewasa dalam menyelesaikan masalah. Kamu juga terlihat seperti tipe seseorang yang “suka ngomong di belakang”. Jangan sampai hal ini membuatmu dicoret dari daftar wawancara perusahaan yang kamu lamar, ya. Sayang aja ‘kan cuma gara-gara postingan kayak gini kamu gagal bekerja di perusahaan impian?

5. Foto yang sering dihapus lalu diunggah kembali atau foto dengan caption delete soon“. Kamu jadi terlihat nggak PD, suka mencari perhatian, atau bahkan nggak konsisten

nanti dikira caper via www.pexels.com

Satu lagi nih jenis postingan yang patut kamu hindari agar “selamat” dari pantauan HRD tempatmu melamar pekerjaan. Hindari kelakuan mengunggah foto-foto dengan caption “delete soon“. Ini bakal nunjukin kalau kamu seorang yang nggak konsisten. Ngapain diunggah kalau buru-buru didelete juga? Kamu bisa saja dianggap orang yang nggak percaya diri. Atau kalau ada unggahan dengan caption “delete soontapi nggak dihapus-hapus karena likes-nya banyak. Dampak parahnya, bisa-bisa kamu dianggap orang yang suka cari perhatian.

6. Feeds IG-mu banyak foto sendirian? Stop dulu dan coba unggah foto bareng teman-teman biar kamu terlihat bisa kerja dalam tim

foto bareng via www.pexels.com

Untuk menaikkan “citra”-mu di mata HRD atau pihak tempatmu melamar kerja, kamu bisa mulai mengunggah foto-foto kebersamaanmu dengan teman atau orang lain. Apalagi buat kamu yang suka foto sendirian aja nih. Foto yang diunggah bisa berisikan momen ketika kamu menghabiskan waktu bersama teman-teman, mengerjakan sesuatu, membahas hal-hal penting, atau interaksi dengan orang-orang sekitar lingkunganmu. Foto bareng teman juga bisa kok. Hal ini akan membuatmu terlihat sebagai pribadi yang gampang berbaur dengan orang lain, bisa bekerja dalam tim, dan termasuk orang-orang yang peka. Lumayan ‘kan buat poin plus 🙂

So, kalau kamu ingin media sosialmu “aman” dari pantauan HRD, kamu bisa memulai dengan menghindari postingan-postingan di atas ya. Karena terkadang apa yang kamu unggah di media sosialmu, terutama hal-hal sensitif, masih tertinggal jejaknya meski udah kamu hapus.

Tapi kamu nggak perlu terlalu khawatir kamu dicap jelek karena sering mengunggah sesuatu di medsos-mu. Asal kamu tahu aja, biasanya HRD akan memilih pribadi yang profesional dan bisa bekerja di mana saja. Selain itu, bila update-an mu bermanfaat dan up to date, pastinya orang akan melihat kamu sebagai sosok yang berawawasan luas dan terbuka pikirannya. Keberuntungan juga muncul dari sana. Ya nggak? Karena itu, Samsung Galaxy J4|J6 akan membantumu dengan Signal Max Technolgy, yang membuat smartphonemu punya koneksi yang lebih kuat. Browsing berita ataupun update IG nggak akan terkendala sinyal. Kerja di mana pun tetap profesional karena sinyalnya kuat~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya