Lagu adalah persilangan antara alunan nada dan lirik dengan fungsi umum sebagai media hiburan telinga. Lagu, acap kali menjadi teman setia kita kapan saja; saat bekerja, di waktu senggang, menjelang malam, dan di waktu-waktu lainnya sesuai selera masing-masing. Saking besarnya pengaruh sebuah lagu, sepertinya bagi sebagian orang, agak sulit jika membayangkan hidup ini berjalan begitu saja tanpa mendengarkan lagu. Rasanya hampa.

Namun, kita mesti pandai memilah lagu yang cocok untuk kita dengarkan. Nggak semua lagu bisa menghibur kita, semua tergantung situasi dan kondisi yang kita alami. Terlebih, akhir-akhir ini cukup banyak bermunculan lagu yang nggak kurang  berfaedah untuk didengarkan—baik dari segi lirik dan alunan nada. Lagu-lagu semacam ini sejatinya justru berpengaruh buruk ketika didengarkan loh. Nah, berikut ini adalah beberapa lagu yang menurut Hipwee sebaiknya kamu hindari, bukan karena lagu itu jelek, namun lagu itu kerap kali didengarkan di waktu dan orang yang salah.

1. Lagu ‘Aku Cuma Punya Hati’ dari Mytha ini memang diperuntukkan orang patah hati, tapi saat ditelaah lagi, liriknya justru bisa bikin orang frustasi dan nggak percaya diri

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Advertisement

Alih-alih memberi solusi bagi mereka yang cintanya menemui kegagalan—entah bertengkar dengan pacar, putus cinta, atau diselingkuhi—lagu ini justru menuntun pendengarnya untuk pasrah dan menerima diperlakukan buruk oleh kekasihnya gara-gara cinta. Hmm, rugi banget. Cinta sih cinta, tapi kalau bikin sakit melulu, apa kita masih harus menerimanya? Sayangi hidupmu!

2. Kalau sudah tahu susah move on, mendengarkan lagu semacam ‘Akad’ ini berpotensi membangkitkan kesedihanmu yang ditinggalkan mantan pas sedang sayang-sayangnya~

Panggah akad, coy

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Advertisement

Mendengarkan lagu juga harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Kalau sedang galau, mestinya dengarkan lagu yang motivatif dan membangkitkan semangat. Kalau sedang sedih, hiburlah diri dengan lagu yang menyenangkan hati. Begitu pula ketika kamu sedang patah hati dan nggak bisa move on, hindarilah lagu semacam ‘Akad’ di atas, sebab bisa membuatmu terpuruk kembali.

3. Nah, kalau lagu ini nggak cocok didengarkan bagi kaum jomblo. Salah-salah, nanti malah pengen, tapi nggak bisa ngapa-ngapain. Makanya langsung cari istri jangan cari pacar melulu!

Entiaw

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Jadi jomblo juga nggak bisa sembarangan memilih lagu untuk didengarkan. Dan lagu ini jelas nggak cocok untuk jomblo. Malah akan terlihat menyedihkan.

Aku sedang ingin bercinta, karena mungkin ada kamu di sini, aku ingin~

4. Sedangkan lagu ini seakan melengkapi imbauan untuk nggak mendengarkan lagu di atas. Makanya, mending langsung nikah daripada jadi kayak cerita di lagu ini

Lagu baru Ariana grande

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Jangan, kalau belum menikah, jangan tidur berduaan. Ingat dosa!

5. Banyak beredarnya kabar miris tersebut, barangkali juga disebabkan oleh minimnya lagu anak, sehingga lagu dewasa menjadi konsumsi anak-anak. Duh! 🙁

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Meski nggak secara gamblang tercantum pada liriknya, lagu ini jelas diperuntukkan orang dewasa. Jadi, ketika ada anak kecil di sekitar kita, lebih baik mendengarkannya pakai headset agar nggak membawa dampak buruk bagi anak-anak.

6. Tentu saja kita masih ingat lagu ‘Jablay’ yang beberapa waktu lalu booming dan justru kerap dinyanyikan anak-anak. Ckck!

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Lay.. lay.. lay panggil aku si jablay, abang jarang pulang aku jarang dibelai~

Miris nggak sih kalau dengar lagu semacam ini dinyanyikan oleh anak-anak?

7. Begitu pula lagu ‘Despacito’ yang memuncaki posisi teratas lagu yang paling sering didengarkan tahun 2017. Jika lirik lagu ini diartikan, artinya sungguh nggak layak untuk dinyanyikan oleh anak-anak

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Berikut ini terjemahan dari lirik lagu Despacito.

Despacito (Pelan-pelan)
Quiero respirar tu cuello despacito (Aku ingin bernafas di lehermu pelan-pelan)
Deja que te diga cosas al oído (Biarkan aku berbisik ditelingamu)
Para que te acuerdes si no estás conmigo (Supaya kau bisa mengingat aku saat kau tak bersamaku)
Quiero desnudarte a besos despacito (Aku ingin melepas pakaianmu secara perlahan sambil menciummu)
Firmo en las paredes de tu laberinto (Memasuki “dinding labirin” mu)
Y hacer de tu cuerpo todo un manuscrito (Dan membut tanda di seluruh tubuhmu)

8. Kalau lagu ‘Gloomy Sunday’ ini adalah lagu yang berbahaya jika didengarkan ketika kamu sedang stres. Konon, siapa pun yang mendengarnya akan merangsang keinginan untuk bunuh diri 🙁

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Lagu ‘Gloomy Sunday’ yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Minggu yang Kelam’ diciptakan pada 1933 oleh seorang komposer Hungaria, bernama Rezső Seress. Lagu ini dikenal sebagai lagu pengiring kematian pada era itu, karena telah banyak yang menjadi korban bunuh diri karena terbawa suasana suram lagu ini. Di tahun 1997, Billy Mackenzie, seorang penyanyi yang merekam lagu Gloomy Sunday juga ditemukan mati bunuh diri di dekat rumah ayahnya.

9. Sedangkan lagu ini, jangan pernah kamu putar ketika malam-malam kamu sedang sendirian di rumah. Bisa-bisa ada yang, secara mengejutkan, ketawa dari belakang~

Lagu baru yg lagi hits nih

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Silakan coba sendiri kalau pengen bertemu mbak-mbak berambut panjang.

10. Kita perlu selektif mendengarkan lagu, sebab nggak semua lagu punya pesan yang baik. Seperti halnya lagu ‘Ingin Dicocol’ yang dinyanyikan oleh Mimi Peri di bawah ini

Cocolatos

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Siapa yang mau dicocol Mimi Peri? Wqwq. :))

11. Selain itu, terkadang nggak cuma lagunya saja sih yang salah, tapi juga pendengarnya. Contohnya adalah lagu Ajeng ‘Aceng Pilek’ seperti dalam video di bawah ini

Ai bilip ai ken play

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Duh!

12. Lagu terakhir adalah ‘Aisyah Jatuh Cinta pada Jamilah.’ Lagu ini jelas bisa bikin orang hilang arah -___-

A post shared by Bu Rokhim (@bu_rokhim) on

Lagu ini menjadi salah satu penyebab aplikasi Tik Tok diblokir. Lagu ini yang menghantarkan aplikasi Tik Tok hit kali pertama di Indonesia. Lagu ini terbukti bisa membuat pendegarnya kesurupan sebagaimana video bocah di atas. 😀

Memilih lagu untuk didengarkan, sejatinya mesti disesuaikan dengan situasi, kondisi, dan suasana hatimu agar fungsi lagu tersebut nggak berubah—entah sebagai penyemangat, penghibur, moodbuster, sampai sumber inspirasi. Sayangnya, dalam beberapa waktu belakangan, agaknya penyesuaian itu hampir seperti nggak ada. Banyak lagu yang nggak layak didengar, tapi laku di pasaran. Hmm, entahlah.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya