Jauh sebelum kamu mengenal banyak jejaring sosial dengan berbagai kecanggihan seperti saat ini, dulu di tahun 2002 kamu mengenal jejaring sosial bernama friendster. Jejaring sosial jadul ini kini jika dibuka katanya masih dalam perbaikan. Situs pertemanan yang dulu benar-benar kamu sukai itu, memang mulai meredup sekitar tahun 2008 karena kalah bersaing dengan jejaring sosial lain. Meski demikian, kenangan tentang friendster selalu ada di hatimu. Ini lah alasan kenapa friendster tetap jauh lebih keren dibanding jejaring sosial yang lainnya.

1. Di friendster kamu nggak bisa asal add, perlu ngisi nama belakang atau email dia dulu. Jadi, harus benar-benar kenal.

Friendster jadul via www.kawaiifuku.net

“Ih, siapa sih nih nggak kenal add-add…”

Advertisement

Kalau di jejaring sosial lain, kamu kadang sering merasa terganggu karena ada banyak orang nggak kenal yang nge-add kamu. Hal tersebut nggak akan terjadi saat di friendster karena untuk nge-add teman di friendster kamu butuh ngisi alamat email dari akun tersebut.

2. Atau kamu harus kirim pesan pribadi agar bisa jadi teman.

Tergila-gila friendster via www.independent.co.uk

Kalau nggak ngerti emailnya tapi beneran teman gimana? Kamu harus ngirim pesan pribadi ke akun tersebut…

“Halo, Mia… Add aku dong emailku www.kikan_cute69@rocketmail.com”

3. Kamu pun nggak bisa sembarangan kepo, karena yang bisa kepo cuma yang udah jadi teman aja.

Enggak boleh kepo sembarangan via tribolum.com

Advertisement

Kepo di friendster adalah hal yang mustahil kecuali kamu sudah menjadi teman akun tersebut. Kesulitan kepo ini membuat kamu nggak perlu baper atau gagal move-on. Bagi kamu yang suka dikepoin, privasi kamu juga jadi terjaga.

4. Dan kamu pun bisa melihat siapa saja yang kepoin kamu.

Enggak bisa kepo sembarangan via www.rappler.com

Friendster memang nggak banyak tombol interaktif seperti like, comment, dan lain sebagainya. Tapi ada satu layanan yang mungkin kamu harapkan di semua jejaring sosial media saat ini, yaitu bisa melihat siapa saja yang mengunjungi akunmu. Kamu bisa tahu siapa saja yang kepo di laman friendstermu.

5. Jumlah teman yang ada di friendster pun terbatas. Jadi lebih selektif memilih teman.

Jumlah teman terbatas via weblog.blogads.com

Dulu ini bisa dianggap kelemahan, tapi sekarang jumlah teman yang terbatas di jejaring sosial sepertinya jadi anugerah. Di friendster, jumlah teman yang bisa di-confirm terbatas hanya 1500 teman. Ini membuat kamu harus benar-benar menyeleksi pertemanan di friendster. Kamu pun bisa menolak orang yang nggak kamu kenal dengan alasan,

“maaph udah full…”

6. Tapi karena jumlah yang terbatas ini, kamu jadi sering melihat nama friendster: ‘Nina Canti Penuh Banget’, “Ari Anggara Full”, “Rian Hidayat 2”, “Ayu Ningrum 7”.

Awal-awal alay via agengindra.wordpress.com

Keterbatasan jumlah teman di friendster nggak membuat para pecintanya yang punya teman banyak kehilangan akal. Mereka membuat beberapa akun friendster. Enggak heran kalau dulu di friendster kamu sering melihat akun dengan embel-embel “Penuh banget”, “Full”, atau nama diikuti dengan angka, seperti “Cinta Celalu 3”.

7. Gara-gara friendster kamu jadi familiar dengan istilah ‘testimoni’. Awalnya testimoni berjalan selayaknya…

Testiin aku dong via ask.metafilter.com

“Testi in aku dong…”

Kamu jadi familiar dengan kata ‘testimoni’. Layanan ini yang bikin kamu sangat kangen dengan friendster. Pada mulanya, kamu mengisi kolom testimoni friendster temanmu dengan selayaknya testimoni:

“Halloo Bobi yg kRn! KnaL Bobi kRn sekLLas dArRi kLs 1 sMp sAmpEk sKrg kLas 3!! Nak nYa KuL aBis. Gak nYesEl pNy tMn kYk dIa… bLz tEsti kuw ya Bob…”

8. Tapi lama-lama testimoni jadi ajang ngobrol!

Jai komen-komenan via dennistheswindler.blogspot.co.id

“Woi… aiio basket!”

“Bsk jm 3 ku janjian sm anak2, ikut ja…”

“Kee…”

9. Di friendster, kamu nggak bisa share post. Jadi kamu nggak perlu termakan berita hoax.

Sekarang ini, kamu bisa mengakses berita dari mana saja termasuk jejaring sosial. Dengan mudah, teman-temanmu di jejaring sosial membagi sebuah berita yang entah benar entah salah. Gara-gara hal itu, kadang kamu jadi sering ketipu karena percaya pada berita yang ternyata palsu atau hoax. Enggak demikian di friendster, karena nggak ada layanan membagi tautan jadi nggak kamu nggak akan lihat teman kamu membagi berita secara nyampah di friendster.

10. Kamu juga nggak akan menemukan twitwar atau perang sosmed lainnya di friendster.

Nggak ada twitwar via www.bola.net

Enggak jarang di sosial mediamu saat ini, kamu melihat orang berdebat bahkan ada yang sampai berantem sungguhan. Hmmm… zaman friendster dulu kayaknya nggak ada yang sampai kayak gitu deh.

11. Kamu nggak perlu sebel sama postingan teman-teman kamu karena nggak bakal ada yang nyampah. Jarang banget teman gonta-ganti profil picture atau post foto setiap saat di friendster.

Masih suka buka nggak? via memegenerator.net

“Dih, si Lia nyampah banget deh dikit-dikit ganti profil picture. Dikit-dikit posting foto liburan… kan jadi pengen, eh…”

Di zaman friendster, kamu nggak akan kesel sama temanmu lantaran dia suka nyampah di sosmed. Ya iya lah, mau buka friendster aja dulu harus pakai komputer atau ke warnet. Mau posting foto, eh foto dari hapenya harus ditransfer dulu. Kamera digital juga belum banyak yang punya. Fotonya harus dicuci cetak dulu, terus di-scan baru deh bisa di posting ke friendster. Mau eksis susah ya zaman dulu…

12. Laman friendstermu bisa dimodifikasi sesuai dengan karakter kamu. Lebih warna-warni lebih gaul.

Emo profile via www.emo-corner.com

Tapi yang menarik, laman friendstermu bisa didandanin biar kelihatan heboh. Mau diganti warna-warni dan kelap-kelip juga bisa.

13. Dan karena sering memodifikasi friendster, kamu jadi ngeh koding program sederhana.

Semangat belajar coding via kenbimosultoni.blogspot.co.id

Kamu yang suka gonta-ganti tampilan friendster sedikit-sedikit jadi paham bahasa pemerograman komputer. Enggak cuma berjejaring sosial tapi juga nambah ilmu.

14. Selain dibuat warna-warni, lama friendstermu juga bisa diisi lagu yang kamu banget. Kurang keren apa coba?

Eh ada lagunya! via galuhristyanto.web.id

Bukan cuma bisa diganti-ganti warnanya, laman friendstermu juga bisa dikasi lagu. Jadi, ketika orang buka laman friendstermu, eh ada lagunya yang kamu banget.

15. Ada banyak jejaring sosial yang canggih-canggih, tapi kesederhanaan friendster tak akan pernah kamu lupakan.

Kangen banget via www.slideshare.net

Banyaknya jejaring sosial saat ini memudahkanmu untuk saling berhubungan dan berbagi informasi dengan teman. Meski demikian, kenangan tentang jejaring sosial bernama friendster masih selalu melekat. Banyak hal-hal yang tak terlupakan saat zaman friendster masih berjaya.

“Apa kenanganmu tentangmu friendster?”

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya