5 Harapan Pemotor buat Tukang Parkir yang Jarang Banget Terjadi. Kita Semua Butuh Jukir yang Asyique!

Jukir ideal untuk Indonesia lebih baik

Hidup dan tukang parkir itu bagaikan roti tawar dan selai stroberi, saling melengkapi dan harmonisasinya bikin makin lezat. Sebagai negara yang jumlah motornya disinyalir lebih banyak daripada jumlah orangnya, urusan parkir adalah hal yang benar-benar mendasar dan penting. Maka dari itu tim Hipwee Hiburan merumuskan sebuah harapan terpendam dari pemotor di seluruh Indonesia. Simak!

1. Pemotor menginginkan keberadaan jukir secara utuh. Datang pas awal-awal mau parkir sambil bilang, “Jangan dikunci stang, ya, Mz.” itu udah super melegakan

Yak, kiri, jangan dikunci stang, ya! via regional.kompas.com

Advertisement

Jukir alias juru parkir, tentu aja bukan hantu, melainkan partner yang kita percaya buat jagain motor dan helm kita. Keberadaannya di awal-awal sangat membantu menentukan di mana kita perlu meletakkan motor atau bahkan mobil. Biasanya kita jadi tahu kalau anjuran nggak dikunci stang adalah buat memudahkan mereka menata kendaraan. Bahkan kalau dikasih tiket, kita pun jadi merasa lebih aman.

2. Meski helm nggak seberapa berharga dibanding motor kita, tapi benda pelindung ini sama pentingnya. Paling nggak, helmnya diikat dan ditata di motor

Mantap, Pak! via palembang.tribunnews.com

Meski cuma helm, tapi nggak ada yang mau, kan, kalau helmnya tergores-goreng bahkan pecah karena jatuh. Makanya, kayaknya hampir semua pemotor ingin banget jukir juga memperhatikan letak helmnya. Paling nggak, diikatkan deh atau kalau pas hujan jangan dibiarkan jadi alat penampung air hujan.

3. Kayaknya bakal membantu banget kalau pas kepanasan, joknya ditutupin terpal atau kardus deh. Biar pas cabut nanti pantatnya nggak gosong~

Biar nggak kepanasan. via palembang.tribunnews.com

Cuaca memang nggak bisa ditebak, ketersediaan perlengkapan kayak kardus atau terpal buat menghalangi jok motor dari panasnya matahari juga penting tuh. Sebel banget, kan, kalau pas cabut pantat langsung berasa mateng sampai gosong karena autopanggang?

Advertisement

4. Nah, terpenting kalau pas mau balik dan udah dikasih uang parkir, jangan ngacir dong, Bang. Paling nggak, dibantuin nyebrang, syukur-syukur kalau joknya dilapin dulu, duh senang!

Mantul ditarikin juga. via kuningantoday.com

Kadang ada jukir yang ngambek dan setelah dibayar langsung kembali duduk atau bahkan cari kesibukan lain. Padahal para pemotor hanya ingin dipastikan keselamatannya lo. Tapi sebagai imbalan, bayarnya juga harus sesuai tarif dong. Jangan nawar-nawar melulu karena udah murah. Kecuali kalau jukirnya kasih tarif yang nggak sesuai banget sama Perda, nah, baru ditawar!

5. Kalau beneran ada jukir yang menata sesuai merek dan warna, ini baru bonus. Keren dan salut banget sih ini!

Rapi parah! via twitter.com

Pernah nggak sih kamu menemui jukir yang sukarela menata motormu sesuai dengan jenis dan warna motornya? Meski kayak nganggur banget, penataan ini bakal memudahkan kita buat mencari di mana motor kita nantinya. Lagian jadi kelihatan rapi dan tertata begitu. Kacau sih dedikasi jukirnya, luar biasa!

Kalau udah begini, jukir nggak akan lagi dianggap sebagai hantu yang awalnya nggak ada, tiba-tiba muncul dan nagih uang. Asal sebagai pemilik kendaraan yang parkir juga punya etika yang nggak sembarangan. Kalau disuruh jangan kunci stang, ya, jangan dong! Biar bisa terjalin hubungan yang makin asyique.

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Sonyaruri---

CLOSE