Makhluk halus itu menyeramkan. Sama seramnya dengan takut jomblo seumur hidup dan memenuhi kebutuhan biologis hanya dengan “sabun“. Belakangan ini, di media sosial ada isu soal jin yang menelan cairan sperma cowok kalau mereka kebanyakan melakukan self service.

Seram banget sih! via twitter.com

Terlepas dari masuk akal atau nggaknya isu menyeramkan ini, tim Hipwee Hiburan telah berhasil mewawancarai beberapa cowok yang sering melakukan pelayanan independen terhadap kebutuhan biologis mereka. Kenyataan bahwa mereka bakal punya keturunan dari bangsa jin tentu sangat mengagetkan. Simak pendapat mereka!

1. Meski sempat shock dan terheran-heran, tapi ada abang-abang yang berharap keturunannya bisa jadi tuyul dan menghasilkan uang baginya. Kapitalis!

“Oh, gitu, ya? Wah, kalau spermaku menghasilkan keturunan dari bangsa gaib, aku berharap yang lahir tuyul-tuyul. Kalau sudah agak besar mereka akan kusuruh cari uang buat aku. Hahaha!” – Kopsi, 29 tahun, lajang.

Abang-abang dengan nama samaran Kopsi ini awalnya nggak menyangka kalau perbuatan rahasianya bakal memancing makhluk gaib buat menelan bibit-bibit unggulnya yang dia rasa terbuang sia-sia. Namun dia segera menyadari adanya peluang untuk mengeruk keuntungan dari sana. Sungguh manusia yang otaknya hanya uang!

2. Karena kebanyakan menonton iklan rokok, salah satu cowok justru senang kalau punya anak dari bangsa jin. Katanya bisa kabulkan banyak permintaan 😀

Kuberi satu permintaan. Monggo~ via belagu.net

“He-he-he. Kalau misal memang begitu, saya bisa minta banyak hal dong. Satu jin saja bisa kabulkan tiga permintaan, ya, kadang satu kayak iklan rokok itu loooh. Apalagi kalau saya sering-sering dan punya banyak anak jin. Panen permintaan, makmur saya nih!” – Bima Ksatria, 25 tahun, baru menikah sebulan lalu.

Nggak tahu kenapa, cowok satu ini justru senang kalau punya keturunan jin. Bisa jadi karena kebanyakan nonton iklan rokok yang jinnya bisa mengabulkan permintaan. Di sisi lain, cowok tipe seperti ini mungin punya banyak banget cita-cita yang belum kesampaian. Makanya, walaupun khayal, dia berharap kalau suatu saat cita-citanya bisa terwujud. Bukankah sebuah harapan bisa membuat orang bertahan hidup?

3. Terkadang punya anak adalah sebuah misi untuk meneruskan impian orang tuanya yang tertunda. Salah satunya untuk jadi pemimpin besar dan berpengaruh dalam dunia jin~

Raja jin keturunan manusia. via www.akuislam.id

“Kalau spermaku ditelan jin, dan bikin jin cewek pada hamil dari hasil keturunanku … paling nggak ada harapan anak keturunanku bakal jadi raja jin. HAHAHAHA.” – Fufu Fuad, 26 tahun, pegawai swasta.

Jabatan raja memang terlihat keren dan berwibawa. Tapi kalau rajanya dunia jin, apakah tetap keren? Sayangnya cowok satu ini menganggap begitu. Pokoknya yang penting jadi pemimpin dan punya jabatan di masyarakat, otomatis akan membuatnya bangga. Sungguh optimis. 😀

4. Terinspirasi dari keluarga Halilintar yang banyak anak, banyak adsense. Maka punya keturunan jin mungkin membuka jalan jadi youtuber

Bakal jadi bapak gen. via www.cnbcindonesia.com

“Keluarga Halilintar udah ngasih bukti; banyak anak, banyak adsense. Punya anak jin bikin kans gue jadi youtuber makin tinggi. Tema horor nggak pernah sepi, Guys!” – Tungkai, 23 tahun, berusaha untuk serius.

Melihat fenomena Gen Halilintar, cowok ini jadi terinspirasi dan mensyukuri apa yang terjadi. Kalau punya banyak anak jin, mereka akan dipekerjakan sebagai youtuber, mengingat topik soal horor nggak pernah sepi. Memang sih, jadi pembuat konten di YouTube itu nggak butuh legitimasi sebagai bangsa manusia atau bangsa jin. Yang penting subscribers nambah, adsense jalan terus. Semangat, Kak!

5. Cowok selanjutnya justru terkekeh dan merasa mendapat ilham saat mengetahui gosip ini. Dia menyimpulkan bahwa selama ini keturunannya telah melindungi dia

Keluarga saling melindungi. via happyreign.com

“Ya, nggak apa-apa sih ini. Aku tuh nggak pernah lihat penampakan, mungkin mereka (anak-anakku) tahu aku nggak suka lihat gaib-gaib. Jadi mereka melindungiku dari melihat bangsa-bangsa keturunanku sendiri. Rasa sayang seseorang, kan, nggak melulu dengan bunga. Dengan tindakan perlindungan begini juga.” – Armanyong, 28 th, mencobai semua wanita.

Lega dan bangga, mungkin begitulah kira-kira perasaan yang dirasakan cowok satu ini. Ketika diwawancarai, raut wajahnya sungguh nggak terbayarkan, layaknya seorang ayah yang mengetahui putra-putrinya sukses. Kasih sayang keluarga memang nggak selamanya terucap, namun hanya dengan tindakan perasaan ini bisa terungkap.

Kira-kira itulah jawaban dari beberapa cowok yang tim Hipwee Hiburan temui. Jawaban di atas tentu sama sekali nggak mewakili jawaban umum, jadi janganlah menyimpulkan. Artikel ini juga hanya sebuah lelucon, sebagai reaksi dari para cowok tentang isu onani yang nggak jelas juntrungannya itu. Lagipula, buat apa sih nyabun? Mending mandi sekalian, kan~ 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya