Siapa bilang jatuh cinta cuma bisa dari pandangan pertama aja?

Sering nggak sih, kalau lagi dengar radio, kamu jatuh cinta sama suara penyiarnya? Atau, pas di angkutan umum ada mas-mas yang tampangnya biasa aja, tapi pas ngomong Vino G. Bastian banget. Diam-diam pun kamu jadi sering curi-curi dengar setiap kali orang itu bersuara. Curi-curi dengar, bukan curi-curi pandang! Hehehe

Advertisement

Nggak bisa dipungkiri lagi, selain wajah, suara seseorang juga bisa jadi sumber daya tarik. Seperti halnya cowok dengan suara serak-serak basah macam Sandhy Sandoro, Afgan, Cakra Khan atau Vino G. Sebastian. Diam-diam, kamu pun mengharapkan kelak pasanganmu punya suara serak.

1. Suara serak yang bikin kamu tertarik padanya pertama kali. Lalu, dari telinga turun ke hati <3

Ngomong lagi dong...

Ngomong lagi dong… via www.mirror.co.uk

Eh, coba ngomong lagi dong…

Duh, suaranya enak banget, serak dan renyah gimana gitu di telinga!

Kamu bukan penyiar atau penyanyi, ‘kan?

Kalau biasanya “dari mata turun ke hati”, yang lebih tepat dalam kasusmu adalah “dari telinga turun ke hati”. Suara serak dari cowok ini bikin kamu tertarik dan akhirnya ketertarikan itu bermuara di hati. Nggak berlaku juga kan istilah, cinta pada pandangan pertama. 🙂

2. Suaranya bisa jadi modal buat nyanyi. Siapa yang nggak mau dinyanyiin lagu-lagu sama dia? Dijamin hatimu luluh tak bersisa

Duh dinyanyiin bikin senyum-senyum sendiri

Duh dinyanyiin bikin senyum-senyum sendiri via www.modayacamim.com.br

Advertisement

Bayangin aja, di momen-monen spesial si dia yang bersuara serak melantunkan sebuah lagu khusus untuk kamu. Wah, yakin nggak mau dengarnya? Musik pengiringnya emang cuma sebuah petikan gitar minimalis, tapi jangan salah niatnya bernyanyi yang khusus dilakukan buat kamu itu, lebih ngena banget di sanubari. Bahkan penampilan Cakra Khan atau Afgan dengan lagu-lagu galaunya lewat gitu aja di depanmu. Maklum, kali ini cinta itu buat kamu tuli. Pokoknya cuma suara dia yang paling enak didengar. Hehehe~

3. Ngobrol sama dia yang bersuara serak juga nggak membosankan. Semua ucapannya berasa lebih berkarakter, pokoknya bikin hati kamu gemetar

Luls

Luls via metro.co.uk

Kok, diam aja An? Dari tadi aku terus yang kamu suruh cerita, berasa kayak tukang jamu deh, ngomong sendiri terus, hehehe…

Padahal di dekat teman-teman kamu sosok yang cerewet sekali. Tapi, saat bersama dia, kamu justru lebih banyak diam. Bukan karena kamu nggak nyaman ngobrol dengannya, tapi kamu emang cuma pengen terus mendengarkan suara dia. Buat kamu semua ucapan yang keluar dari pita suaranya itu berkarakter sekali. Meski maknanya tak seistimewa kata-kata para pujangga, tetap saja hati kamu berhasil dibuat gemetar olehnya.

 Iya, kamu emang ‘tukang jamu’ yang berhasil buat aku sembuh dari sakit hati di PHP-in mantan atau gebetan yang lain~

4. Suara ketawanya yang pastinya khas banget juga bikin salah tingkah. Ketawa aja renyah, duh jantung kamu jadi makin berdebar-debar nggak karuan

Couple holding hands in cafe bar

Couple holding hands in cafe bar

Jangankan ngomong, cuma ketawa aja suara si serak tetap terdengar khas banget. Diibaratkan, menikmati suara dia seperti makan popcorn, renyahnya yang lembut bikin kamu nggak bisa berhenti buat terus mengecap. Tuh ‘kan, bercanda sama dia buat kamu salah tingkah menahan jantung yang berdebar-debar nggak karuan.

Berasa pengen kamu rekam kan suaranya? Hehehe…

5. Suaranya yang serak juga bisa meredam nada tingginya. Mau teriak-teriak kayak apa, marah-marah pun percuma

nggak usah teriak-teriak, bisikin aku aja... Eh...

nggak usah teriak-teriak, bisikin aku aja… Eh… via blogtasticlondon.tumblr.com

Kamu juga suka bingung membedakan nada dia saat marah atau saat ngomong biasa. Soalnya mau teriak-terik kayak gimana, suara seraknya tetap terdengar kalem. Nggak heran dia akhirnya malas sendiri untuk marah-marah dengan nada tinggi, percuma juga soalnya. Udah, sabar aja ya Mas. Nggak usah marah-marah, suara serak kamu udah cukup bikin telinga orang luluh, siapa tahu juga nasehat kamu sampe ke pendengarannya dengan utuh.

The power of voice…

6. Kalau dia lagi ngomong di telepon dengan suara cukup pelan, udah pasti suaranya bikin kamu “tenggelam” ;p

Suaranya ditelpon, Duh...

Suaranya ditelpon, Duh… via youqueen.com

Halooo, Nis….

Duh, suara ‘halo’nya aja udah berhasil mengalihkan duniamu. Apalagi saat dia sudah mulai bercerita ditelpon dengan suara yang cukup pelan. Bisa-bisa kamu ketiduran, karena bukan cuma telinga kamu aja yang dibuatnya tenggelam, tapi juga mata kamu jadi pengen terus terpejam. Berasa kayak didongengin gitu sama kamu.

7. Dari banyak penelitian, cowok bersuara serak ini memiliki sifat yang kalem dan nggak agresif atau posesif. Bukankah kamu pengen punya cowok yang bisa mengerti dan memperlakukan kamu sebaik-baiknya

kalem aja lagi

kalem aja lagi via www.huffingtonpost.ca

Nah, ini juga yang paling penting kamu tahu. Sudah ada penelitian yang menjelaskan, jika cowok bersuara serak itu nggak agresif. Cara dia menarik perhatianmu bukan dengan lirikan mata atau bahasa tubuh yang lain. Dia cukup mengatur dan menekankan caranya bertutur. Bukankah dengan seperti ini dia juga terlihat lebih sopan dan cerdas.

Jika dipikir-pikira lagi, sifat yang nggak agresif pun bisa jadi pertanda, dia sosok yang kalem dan nggak posesif dengan hal-hal sepele. Kamu pun nggak perlu khawatir, dia pasti bisa dipercaya untuk jadi pasangan yang pengertian dan memperlakukanmu dengan sebaik-baiknya. 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya