Unggahan Lawas di Media Sosial, Aib Paling Absurd yang Mengingatkan Kita Betapa Konyolnya Masa Dulu

Aib media sosial

Perkembangan media sosial dari waktu ke waktu mau nggak mau harus membuat kita mengikuti zaman tersebut. Jika dulu kita mungkin mengenal sederet media sosial seperti Yahoo Messenger, Mig33, Mxit, dan lain sebagainya, sekarang kita udah berada di zaman Instagram dan juga Twitter. Namun, dari banyaknya media sosial yang bisa dibilang udah berumur, ada beberapa yang hingga kini masih bertahan dan banyak digunakan. Salah satunya yang saat ini masih ramai penggunanya adalah Facebook.

Nah, ngomongin tentang Facebook ini ada hal yang menarik banget buat dibahas lo! Ingat nggak sih dulu zaman-zaman di mana alay masih dianggap sebagai tren tersendiri. Pada masa tersebut, nggak jarang dari kita yang seneng banget update-update status nggak jelas entah memang punya maksud atau tujuan tertentu atau cuma mau caper aja.

ADVERTISEMENTS

Ada pepatah mengatakan, “Tuhan udah menutup aibmu, tapi ternyata kamu belum tutup akun media sosialmu yang lama”, Ya sama aja~

Unggahan Lawas di Media Sosial, Aib Paling Absurd yang Mengingatkan Kita Betapa Konyolnya Masa Dulu

Postingan masa lalu Jessica Jane / credit: Twitter txtdrkaumbengek via twitter.com

Bagi sebagian orang, menutup akun media sosial miliknya yang lama atau sekedar menghapus postingannya di masa lalu mungkin udah menjadi suatu keharusan karena berbagai alasan tertentu. Namun, bagi beberapa orang rupanya malah ingin tetap membiarkan hal itu pada tempatnya untuk mengenang betapa kocaknya dirinya sendiri di masa lalu. Kalau kata orang-orang zaman sekarang bilang sih, “Tuhan udah menutup aibmu biar nggak dilihat sama orang lain, tapi ternyata kamu belum menutup akun media sosial milikmu yang lama”. Paham kan maksudnya? Apalagi kalau kamu punya banyak teman yang tipikalnya resek banget, udah pasti hal-hal beginian bakalan jadi bahan buat ngeceng-cengin kamu biar malu. Duh 🙁

ADVERTISEMENTS

Lewat postingan itu kita bisa melihat betapa konyolnya kita masa lalu. Mulai dari persoalan cinta, persahabatan, sampai keluarga

Unggahan Lawas di Media Sosial, Aib Paling Absurd yang Mengingatkan Kita Betapa Konyolnya Masa Dulu

Postingan jadul / Credit: Pinterest

Kita yang sekarang udah pasti berbeda jauh dengan kita di masa lalu, dan memang seharusnya begitu sih daripada mandek di situ-situ aja alias nggak ada perubahan yang baik. Tapi, kalau kamu pensaran gimana konyolnya teman-temanmu atau mungkin dirimu sendiri di 5-10 tahun ke belakang, coba cek postingan Facebook di zaman-zaman itu deh. Mulai dari persoalan cinta, persahabatan, keluarga, hingga hal-hal yang nggak penting pun dijamin bakal ketemu semua. Tapi jangan kaget sih kalau kamu nanti bakal merasa geli dan malu sendiri setelah lihat posting-annya. Kira-kira kita dulu kenapa sih, bisa mikir sampai begitu kelakuannya!? Hmmmmm.

ADVERTISEMENTS

Beruntunglah kamu yang sejak dulu nggak kebanyakan tingkah di media sosial, hidupnya sekarang pasti lebih tenang

Unggahan Lawas di Media Sosial, Aib Paling Absurd yang Mengingatkan Kita Betapa Konyolnya Masa Dulu

Ilustrasi zaman alay via www.hipwee.com

Ada yang biasa-biasa aja, tapi nggak sedikit pula yang malu dengan kelakuan diri sendiri di media sosial pada masa lalu. Pokoknya sih yang jelas beruntung banget deh orang-orang  yang sejak zaman dulu kalau di media sosial nggak kebanyakan tingkah. Nggak dikit-dikit curhat, nggak hobi nulis status nggak jelas, dan yang terpenting sih tingkat alaynya nggak kebangetan. Pasalnya, orang-orang semacam itu udah pasti hidupnya bakalan lebih tenang di masa kini karena nggak ada ancaman bakal ditroll sama teman sendiri. Hadeeeh!

Secara nggak langsung ini juga bisa jadi pelajaran berharga buat kita semua lo, kalau yang namanya jejak digital itu susah banget dihapus. Mau kamu tutup akun aja terkadang ada aja orang-orang yang menyimpan bukti kelakuan konyolmu itu. Makanya, nggak perlu aneh-aneh di media sosial ya, Guys! Cukup masa lalu kita semua aja yang barbar, kalau sekarang jangan~

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

Editor

Kadang menulis, kadang bercocok tanam