Apa yang terlintas di benakmu ketika berpapasan di bandara dengan segerombolan cewek yang berteriak histeris menyambut kedatangan artis Korea idolanya? Mungkin aja kamu berpikir: “Ihh…lebay banget sih mbak-mbak fangirl ini. Artisnya kelihatan aja enggak!” Diartikan sebagai cewek yang sangat bersemangat menggandrungi seseorang atau sesuatu, fangirl tampaknya memang selalu punya citra negatif.

Padahal sebenarnya fangirl itu gak melulu desperate, lebay, atau alay lho. Ada juga sisi kehidupan mereka yang menarik dan belum dimengerti kebanyakan orang yang menyindir mereka.

Advertisement

Nah, di artikel kali ini, Hipwee akan membeberkan alasan mengapa kamu tidak boleh memandang remeh kehidupan para fangirl. Mulai sekarang, jangan hakimi yang kamu nggak ngerti ya!

1. Semua orang boleh punya artis idola. Tapi, seorang fangirl gak akan puas mengagumi fisik atau menghapal lagu artis idolanya.

amalia-novita-mojokerto

Banyak remaja Indonesia yang sekarang jadi ahli bahasa Korea via sparkyuindonesia.files.wordpress.com

Fangirl itu hidup dengan antusiasmenya. Mereka tidak akan puas hati hanya dengan mengetahui lirik atau melodi lagu idolanya. Mereka pun tidak akan sekadar mengagumi tampannya sang idola. Lebih dari itu, mereka akan mencari tahu segala hal yang berhubungan dengan artis tersebut. Tidak sedikit lho dari mereka yang akhirnya mempelajari dan menguasai bahasa ibu sang idola.

Mempelajari bahasa asing, yang biasanya sulit bagi orang lain, ternyata jadi lebih mudah untuk mereka. Alah bisa karena suka. Tidak berhenti di bahasa saja, lama-lama mereka bakal jadi kamus berjalan tentang hal-hal yang berhubungan dengan negara asal idolanya. Misalnya saja kebudayaan, makanan khas, atau bahkan kondisi politik negara tersebut.

Advertisement

Kamu boleh jadi fans berat Britpop. Tapi apa kamu tahu bedanya Britania Raya sama Inggris? Atau justru selama ini masih sering manggil orang Skotlandia ‘orang Inggris’? Hmmm? HMMM? ^^

2. Dari usaha mengunjungi negara asal sang idola, banyak fangirl yang kemudian dapat beasiswa.

Dari suka Korea, jadi belajar di Korea!

Dari suka Korea, jadi belajar di Korea! via traveloguekorea.blog.iyaa.com

Banyak lho penggemar K-Pop yang akhirnya justru bisa melanjutkan kuliah di Korea Selatan. Berbekal semangat menggebu-gebu untuk menghirup udara yang sama dengan sang idola, mereka akan rajin menyambangi pameran-pameran pendidikan Korea. Korea Selatan pun royal dalam menyediakan beasiswa: ada KGSP/KGSP-U dari pemerintah, belum lagi beasiswa program pertukaran pelajar dari universitas seperti SNU atau Inha University.

Tingkat keberhasilan fangirls dalam mendapatkan beasiswa juga cukup tinggi. Jangan salah, banyak kok dari mereka yang punya prestasi akademis yang apik. Kedua, mereka punya nilai plus karena sudah lebih dulu paham bahasa dan kebudayaan Korea.

Tuh, lumayan banget ‘kan? Kamu yang suka Chelsea, udah pernah ke London belum? :p

3. Jadi Fangirl = Jadi Terbiasa Menabung

Fangirl money

Fangirl money via ferntheme17-4.tumblr.com

Ketika menjalani kehidupan sebagai fangirl, kamu akan terbiasa untuk menabung. Kenapa? Karena fangirl-ing itu tidak murah. Banyak barang seperti album dan pernak-pernik lain yang harus ingin kamu beli. Terutama jika kultur fansnya kuat, seperti artis-artis Korea atau Jepang. Wah, pernak-perniknya macam-macam: dari yang biasa sampai gantungan kunci dan kaos kaki, sampai yang rada aneh seperti makanan kucingnya L’Arc-en-Ciel.

Gara-gara ‘kebutuhan’ yang banyak itu, fangirl biasanya harus menyisihkan uangnya secara khusus. Terutama kalau semuanya harus beli dari luar negeri. Udah biasa deh nabung untuk beli album yang baru keluar tahun depan! Nah, punya kebiasaan nabung ‘kan gak jelek juga?

4. Dengan menjadi fangirl, kamu memperoleh keluarga baru dari seluruh penjuru dunia

Karena punya kesukaan yang sama, kalian bisa jadi cepat dekat

Karena punya kesukaan yang sama, kalian bisa jadi cepat dekat via dyedee.blogspot.com

Kalau penggemarnya Super Junior di seluruh Indonesia dikumpulin jadi satu ruangan, pasti jadinya bakal ramai banget. Mereka gak akan kehabisan bahan pembicaraan. Walau baru pertama kali ketemu sekalipun, mereka akan cepat merekat satu sama lain. Yaah, pasti kamu juga bahagia ‘kan ketika bisa berbagi antusiasme dengan orang yang mengerti antusiasmemu?

Hubungan fangirl dengan fangirl lain bisa menjadi lebih “global” dengan adanya forum-forum di internet. Sebagai fangirl, kamu nggak akan cuma ketemu sesama fangirl dari Indonesia aja, tapi juga negara-negara lain seperti Filipina, Thailand, bahkan Amerika. Kamu akan biasa berkomunikasi tiap hari, walaupun tidak pernah ketemu di dunia nyata. Dari antusiasme soal artis idola yang sama, pembicaraan kalian pun bisa meluas ke hal-hal yang menyangkut pribadi masing-masing. Dari situlah, kamu dan mereka bisa jadi teman yang sebenarnya!

5. Sekarang juga muncul tren positif yang mengarahkan kekuatan komunitas fangirl untuk tujuan yang lebih mulia

j14

Sumbangan beras penggemar aktor Korea, Joo Won, dari Indonesia dan Thailand via joowon-indonesia.com

Terjadi trend positif yang berkembang dari kehidupan fangirl. Dulu kebanyakan fangirl akan memberi hadiah atau kenang-kenangan khusus untuk idolanya. Tapi akhir-akhir ini, banyak juga yang justru memberikan sumbangan ke korban bencana alam atau kasus kemanusiaan tertentu atas nama idolanya. Karena mengetahui pengaruhnya dapat digunakan untuk tujuan yang lebih mulia, artis-artis pun juga mulai mendorong penggemarnya untuk berdonasi dibandingkan membeli hadiah pribadi untuk mereka.

Di Korea, sumbangan seringkali berupa beras yang nantinya akan disalurkan kepada kelompok yang membutuhkan. Sumbangan uang kepada badan amal tertentu juga sering dilakukan untuk memperingati ulang tahun artis kesayangan. Sumbangan ini akan berasal dari berbagai negara, sehingga jumlah yang terkumpul akan sangat banyak.

6. Menjadi fangirl juga akan menuntutmu jadi jauh lebih kreatif

Lee Kwang Soo Fan Meeting in Malaysia - TianChad-4751

Gara-gara artis kesayangan mirip jerapah, makanya pernak-perniknya jerapah semua via 4.bp.blogspot.com

Jadi fangirl berarti kamu akan selalu berusaha mengekspresikan kecintaanmu kepada artis idola dengan cara apapun. Tanpa disadari kamu jadi sering membubuhkan nama idolamu di tempat pensil atau menghias bukumu dengan gambarnya. Atau kamu juga terinspirasi untuk mengikuti gaya berpakaiannya, bahkan sampai membuat baju yang sama persis dengan idolamu.

Nah, kalau berkesempatan menonton konsernya, kamu akan memutar otak sekeras mungkin untuk dapat menonjol di antara penonton lain. Tujuannya? Apalagi kalau biar bisa dilirik sang idola! Kalau artis kesayanganmu mirip jerapah, kamu dan teman-teman satu geng bisa berdandan dengan pernak-pernik jerapah. Kamu juga bisa bikin banner atau headgear yang paling jumbo, warna-warni, atau bahkan berlampu.

7. Tahu nggak sih kalau fangirl juga bisa dijadikan ladang usaha?

P1000723-edited

Laris manis! via 4.bp.blogspot.com

Berbekal dari pengetahuan tentang artis favorit dan keinginan sesama fangirl, banyak fangirl yang menggunakan kreativitasnya untuk jadi usaha. Usaha yang banyak dijumpai dalam dunia fangirl adalah merchandise atau pernak-pernik. Dengan sedikit modal dan segudang kreativitas, mereka dapat mulai memproduksi sendiri gantungan kunci, poster, atau handuk dari artis idola. Terdapat juga banyak media promosi seperti forum online yang menjamin ketersediaan permintaan. Terutama untuk fangirl-fangirl yang malas buat sendiri, tapi tetap ingin gaya!

Jenis usahanya pun tidak terbatas hanya produksi merchandise saja. Banyak juga yang menyediakan jasa pembelian tiket konser, tur, sampai mengadakan gathering atau perkumpulan fans lokal. Makanya, jangan lihat para fangirl hanya dari seberapa banyak mereka “mengkonsumsi” produk-produk pop yang mereka suka. Mereka bisa mengubah antusiasme mereka jadi alat produksi!

8. Bahkan, cerita fiksi yang ditulis oleh fangirl bisa juga diterbitkan jadi buku

Buku fiksi yang awalnya terinspirasi dari EXO

Buku fiksi yang awalnya terinspirasi dari EXO via mahmud-bahasasastra.blogspot.com

Banyak fangirl yang terinspirasi membuat cerita fiksi tentang kehidupan idolanya. Ada yang menjodohkan idolanya dengan idola lain, atau membuat cerita khusus bagaimana sang idola jatuh cinta dengan penggemarnya.

Nah, beberapa cerita fiksi yang akrab disebut fanfiction itu menarik perhatian penerbit dan akhirnya diterbitkan menjadi buku. Makanya untuk fangirl diluar sana, jangan berhenti menuangkan cerita kreatif yang terinspirasi dari idolamu dalam bentuk tulisan. Siapa tahu bisa jadi buku!

9. Intinya, semua orang berhak menyukai atau tidak menyukai sesuatu. Apa yang fangirl sukai, itu bentuk aktualisasi diri.

Apapun yang mereka sukai, itu aktualisasi diri

Apapun yang mereka sukai, itu aktualisasi diri via hellokpop.com

Semua orang punya kegemaran masing-masing. Ada yang suka gulat WWF, balapan F1, sampai dangdutan dan campursari. Semua orang berhak menyukai atau tidak menyukai sesuatu. Menjadi fangirl mungkin memiliki citra negatif karena identik dengan kesan berlebihan. Tapi, tidak ada ukuran obyektif dari kata ‘berlebihan’. Apa yang menurut orang lain berlebihan, menurut kamu mungkin biasa aja. Begitu juga sebaliknya.

Yang jelas kalau kamu fangirl, status ini justru adalah ‘highlight‘ dari masa mudamu. Ini kesempatanmu menyalurkan seluruh semangat mudamu untuk hal-hal yang kamu gandrungi. Kesempatan kamu untuk aktualisasi diri. Apalagi, dalam prosesnya kamu malah mendapatkan banyak teman, menjadi lebih kreatif, dan menjadikan hobi sebagai ladang uang. Ada banyak pengalaman-pengalaman positif yang kamu dapatkan sebagai fangirl. Mau dicap negatif kayak apapun, hidup jadi fangirl itu seru banget, deh!

Ternyata banyak juga ‘kan sisi positif kehidupan fangirl yang nggak kamu pikirkan sebelumnya? Semoga, artikel ini bisa memberikan sedikit pemahaman kalau jadi fangirl itu gak melulu alay dan lebay. Sekali lagi: jangan membenci yang gak kamu pahami. Sebaliknya, berusahalah agar kamu mengerti! 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya