Wujud Asli Bangunan di Bikini Bottom yang Sering Bikin Penasaran. Beneran Ada di Kehidupan lo!

Bangunan asli Bikini Bottom

Bagi para penggemar kartun Spongebob tentu sudah nggak asing lagi dengan nama Bikini Bottom. Yup, Bikini Bottoms merupakan kota bawah laut tempat di mana para tokoh dari kartun ini tinggal. Kalau kamu ngeh, ada beberapa bangunan ikonis yang sering terlihat di Bikini Bottoms, seperti rumah Spongebob maupun Krusty Krab. Ternyata bangunan-bangunan di kartun ini terinspirasi dari benda-benda yang ada di dunia nyata lo!

Advertisement

Meski kelihatannya nggak masuk akal, namun nyatanya benda tersebut bisa jadi bangunan yang menarik dan ikonis di kartun bawah laut ini. Mungkin kamu sudah tahu beberapa wujud asli bangunan ikonis di Bikini Bottoms, tapi bangunan lainnya? Nah, daripada cuma menebak-nebak dan malah pusing sendiri, coba deh cari tahu dari ulasan Hipwee Hiburan berikut. Pasti nggak kepikiran deh~

1. Kalau rumah Spongebob pasti tahu dari benda apa, kan? Wujudnya sudah jelas-jelas berbentuk nanas

rumah Spongebob | credit: Foorzine via www.foozine.com

Saking ikonisnya rumah Spongebob ini, sampai-sampai bangunannya dijadikan inspirasi untuk membuat penginapan bernama The Pineapple yang berada di Nickelodeon Hotel & Resort Punta Cana Republik Dominika. Selain bentuk rumahnya yang sangat mirip, ternyata interior di dalam penginapannya pun dibuat sama persis dengan rumah nanas Spongebob.

2. Restoran tempat Spongebob bekerja, Krusty Krab ternyata merupakan perangkap kepiting yang biasa digunakan di dasar laut

Krusty Krab asli | credit: Kaskus via www.kaskus.co.id

Menurut cerita, dulu pemiliki perangkap kepiting lupa meletakkan dan mengambilnya. Jadi perangkat kepiting ini nggak pernah kembali dan malah dibuat jadi restoran oleh Tuan Krabs.

Advertisement

3. Sedang rumah Mr. Krabs sendiri merupakan jangka kapal laut yang tersangkut di tumpukan karang

rumah tuan Krabs | credit: Nkriku via nkriku.com

Sama dengan Krusty Krab, ternyata rumah Tuan Krabs juga punya cerita sendiri. Usut punya usut, ini merupakan jangkar kapal yang diputus oleh awaknya karena tersangkut di karang dan malah dijadikan oleh Tuan Krabs dan anaknya Pearl.

4. Chum Bucket merupakan restoran milik Plankton yang berada di sebrang Krusty Krab. Meski bentuknya seperti ember biasa, ternyata benda punya cerita juga lo!

Chump Bucket | credit: Indozone via www.indozone.id

Menurut cerita, ember ini merupakan tempat menaruh ikan milik seorang pemancing. Tapi nggak diketahui pasti alasan kenapa ember ini bisa berada di dasar laut. Nah, karena ada yang punya, makanya di atas Chum Bucket ada ikon tangan biru sedang pegang embernya.

5. Dilihat dari sudut mana pun, rumah Patrick tetaplah berbentuk batu bulat biasa. Tapi jangan salah, ada wujud aslinya ternyata

rumah Patrick | credit: Bobo Grid via bobo.grid.id

Di Wonogiri Jawa Tengah ada rumah batu seperti milik Patrick di Bikini Bottom. Konon menurut pemiliknya, rumah ini sudah berdiri sejak 16 tahun lalu, tapi memang baru viral beberapa tahun ke belakang karena diunggah ke media sosial.

Advertisement

6. Meski nggak selalu muncul di tiap episode Spongebob, ternyata stadion Demolition Derby cukup mengundang perhatian. Konon bangunan ini aslinya ialah velg traktor yang sudah berkarat

studio Demolition Derby | credit: Kaskus via www.kaskus.co.id

Nggak diketahui pasti, kenapa velg ini bisa berada di dasar laut. Namun ada yang menyebut kalau ini merupakaan bawaan salah satu kapal yang pernah melintas.

7. Rumah warga Bikini Bottom atau Bottomite yang kerap muncul di awal episode sebenarnya adalah pipa pembuangan uap kapal

rumah warga lokal Bikini Bottom | credit: Indozone via www.indozone.id

Kalau dilihat dari bentuknya sih memang mirip dengan corong atau pipa pembuangan perahu. Katanya, pipa ini sengaja dibuang ke dasar laut karena sudah berkarat dan dipakai lagi. Sekarang malah ditinggali oleh ikan-ikan di Bikini Bottom.

Nah, itu tadi bangunan-bangunan di Bikini Bottom yang ternyata terbuat dari benda-benda di dunia nyata. Gimana, sudah nggak penasaran lagi, kan?

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Helga-nya Arnold!

CLOSE