Bianca, Karakter Plus Size Pertama Buatan Disney. Ajarkan Penerimaan Diri dan Body Positivity

Ada yang berbeda dari trailer film yang disuguhkan Disney baru-baru ini. Kalau selama ini ingatan publik soal Disney lekat dengan sosok princess bertubuh ramping, kini Disney memperkenalkan karakter terbarunya yang memiliki tubuh gemuk alias plus size, bernama Bianca dalam film pendek animasi bertajuk Reflect. Bianca ternyata karakter plus size pertama yang dibikin oleh Disney.

Advertisement

Alasan Disney di balik pembuatan karakter Bianca ini sebenarnya cukup sederhana, tapi justru relate dengan banyak orang. Adalah soal penerimaan diri seutuhnya di tengah kondisi fisik yang nggak sesuai dengan standar masyarakat pada umumnya. Perjuangan Bianca dalam membangkitkan kepercayaan diri diceritakan jelas lewat aktivitasnya sebagai penari balet bertubuh gemuk.

Reflect menceritakan perjuangan Bianca melawan keraguan terhadap diri sendiri

Banyak dari kita yang udah terbiasa melihat sosok penari balet dengan tubuh ramping. Kayaknya jarang banget ada penari balet yang punya badan agak berisi. Nah, di sinilah Bianca hadir untuk mengisi kekosongan itu. Dalam Reflect, ia diceritakan sebagai perempuan muda penari balet yang punya perjuangan berbeda dengan penari balet pada umumnya dikarenakan bentuk tubuh Bianca yang gemuk.

Advertisement

Bianca berbeda dengan para peserta kelas balet yang punya tubuh ramping. Selain berjuang memahami teknik menari balet yang baik, ia juga berusaha melawan keraguan dan ketakutan atas dirinya sendiri. Dalam klip trailer yang dirilis Disney, terlihat kepercayaan diri Bianca selalu ciut setiap guru baletnya memerintahkan untuk mengencangkan perut dan menegakkan leher. Ya karena, dua hal tersebut susah banget untuk dilakukan oleh Bianca karena bentuk tubuhnya.

Adegan dalam trailer berlanjut dengan Bianca menatap dirinya di pantulan cermin yang kemudian pecah. Bayangannya di cermin tersebut melambangkan Bianca yang selama ini melihat dirinya dengan cara negatif hingga akhirnya mengidap body dysmorphia. Kondisi mental seperti itu adalah membuat penderitanya menghabiskan waktu terlalu banyak untuk mengkhawatirkan kekurangan dari penampilan mereka. Dalam pernyataan Disney, mereka bilang kalau Bianca adalah penari balet yang melawan bayangannya (reflect) sendiri.

Gimana? SoHip pernah ngerasain hal yang sama dengan Bianca?

Advertisement

Selain body positivity, sutradara Reflect ingin menunjukan perjalanan sulit yang ditempuh seseorang dalam menerima diri sendiri

Bianca mengikuti kelas balet

Bianca mengikuti kelas balet | Credit: Disney

Dalam sudut pandang seorang penari, mereka cenderung lebih sering memperhatikan postur tubuh dan memeriksa setiap detail penampilan di depan cermin. Bukan semata-mata keinginan sendiri, tapi lingkungan yang sangat menuntut untuk menampilkan kesempurnaan terkadang membuat penari harus mengkritisi setiap detail penampilan fisik. Setidaknya itulah yang melatarbelakangi Hillary Bradfield sebagai sutradara film ini ketika memilih setting cerita dari sudut pandang seorang penari balet dan mengangkat isu body positivity.

Lewat film Reflect, Hillary Bradfield ingin semakin banyak orang yang bisa nyaman dengan diri sendiri terlepas dari bentuk tubuh mereka dan merasa baik-baik aja dalam proses penerimaan diri tersebut.

“Ketika orang-orang menonton film pendeknya, saya berharap mereka dapat merasa diri lebih positif tentang diri mereka sendiri dan bagaimana mereka terlihat dan merasa baik-baik saja tentang bagian-bagian sulit dari perjalanan mereka,” ungkap Bradfield dilansir dari Mic.

Bradfield kemudian merefleksikan dengan pengalaman pribadinya. Menurutnya, terkadang manusia harus menempuh proses yang sulit dan menyakitkan sebelum akhirnya menuai hasil yang mereka idamkan selama ini. Proses perjuanganlah yang bagi Bradfield membuat hasil akhir itu menjadi lebih indah dan membanggakan.

“Terkadang kamu harus pergi ke tempat gelap untuk akhirnya sampai ke tempat yang baik. Dan itu yang membuat tempat bagus menjadi jauh lebih indah,” sambungnya.

Film animasi pendek Reflect adalah bagian dari Short Circuit Season 2 yang berisi kumpulan seri eksperimental film dari Disney. Kumpulan seri tersebut udah dirilis sejak September 2022 lalu di layanan streaming Disney+, meskipun Reflect sempat mengalami penundaan.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE