Seekor kera, terkurung, terpenjara dalam goa
Di gunung tinggi sunyi tempat hukuman para dewa

Hayo, siapa yang auto-nyanyi begitu baca kalimat di atas? Kalau kamu menyanyi dalam hati, artinya kamu masih sangat terkenang dengan serial epik berjudul Journey to the West atau yang biasa kita sebut dengan Kera Sakti. Penampilan Sun Wukong dkk dalam perjalanannya mencari kitab suci ke barat memang bikin kita susah lupa.

Advertisement

Meski sudah 22 tahun berlalu sejak kemunculan serial ikonik ini, rasanya kita nggak akan lupa bagaiamana hebatnya Sun Wukong, hingga kocaknya Chu Batgai. Daripada kangen menggebu, lebih baik simak uraian Hipwee Hiburan berikut. Biar kamu tahu kabar terbaru mereka.

1. Dicky Cheung yang memainkan Sun Wukong kini sudah benar-benar vakum dari dunia hiburan. Alasannya mulia banget, yaitu pengen berkontribusi di kehidupan sosial

Masih awet muda aja, nih! via twitter.com

Dicky Cheung merupakan seorang lelaki berkebangsaan Vhina yang lahir pada 8 Februari 1965. Penampilannya di serial Kera Sakti memang mampu mencuri perhatian banyak orang, termasuk para penggemarnya di Indonesia. Selain jago akting dan memerankan Raja Kera, dia juga merupakan seorang penyanyi yang terkenal saat itu. Nggak heran kalau lagu tema serial kera sakti yang asli juga dinyanyikan oleh Dikcky Cheung. Setelah menikah pada 2007, dia memutuskan untuk menarik diri dari dunia hiburan dan lebih aktif pada kegiatan sosialnya. Wah, keren banget, nggak silau sama ketenaran dan layar perak.

2. Kutipan, “Sejak dulu, beginilah cinta, deritanya tiada akhir,” bisa jadi adalah kutipan Chu Batgai yang paling diingat hingga sekarang

Aslinya ganteng, dong! via yingjietvb.blogspot.com

Sosok paling kocak yang juga mantan Panglima Tian Feng ini dikisahkan mendapat kutukan, hingga wajahnya buruk rupa dan mirip seekor babi. Selalu berakting dengan makeup, membuat sosok asli Wayne Lai yang berperan sebagai Zhu Baije atau Chu Batgai ini nggak terlalu dikenali di Indonesia. Padahal Wayne Lai adalah aktor yang terbilang aktif dan masih sering main film belakangan. Perannya sebagai Chu Batgai memang beda banget dari peran-peran Wayne Lai di film lain, di mana dia sering jadi sosok yang serius bahkan jenius.

3. Sosok adem seorang guru yaitu Tong Sam-chong ternyata diperankan oleh penyanyi yang gaul dan ganteng pada zamannya. Bahkan masih tetap berwajah adem meski nggak lagi muda

Pangling nggak nih? via www.facebook.com

Advertisement

Guru suci yang selalu jadi sasaran siluman untuk dimakan, Tong Sam-chong ternyata aslinya juga seorang penyanyi yang punya wajah layaknya boyband, yaitu Kwong Wa. Selain berperan sebagai Tong Sam-chong, dia juga aktif di kegiatan seni peran lain dan namanya juga terkenal di beberapa serial drama. Meski sudah nggak muda lagi, tapi penampilannya masih necis banget lo.

4. Berperan sebagai adik ketiga, Wujing seringkali jadi anak bawang yang perlu super sabar menghadapi kakak-kakaknya yang bandel

Masih polos nggak wajahnya? via eleanor-reviews.blogspot.com

Meski berperan jadi Sha Wujing yang kelihatan nggak berdaya, Evergreen Mak Cheung-ching atau yang akrab disapa Makbau ini bahkan terkenal karena peran antagonisnya lo. Bukan karena akting polosnya di serial Kera Sakti. Walau begitu, banyak yang bilang kalau wajah Makbau memang sudah lekat dengan karakter Wujing yang selalu jadi korban kecerobohan kakak seperguruannya.

5. Nggak adil kalau nggak menyebutkan karakter Siluman Kerbau yang cukup signifikan di serial Kera Sakti. Dalam kehidupan nyata ternyata Gordon Liu jago silat

Cepet sembuh, ya! via screenanarchy.com

Kemunculan Siluman Kerbau memang sering kali jadi adegan kocak dalam serial Kera Sakti. Kekuatannya yang luar biasa sering digunakan untuk membantu Wukong dan kawan-kawannya menghalau musuh. Sayang, dia lemah pada wanita dan sering disibukkan dengan urusan bersama Siluman Gagak dan Putri Kipas. Dalam kehidupan nyata, Siluman Kerbau Gu Moong diperankan oleh Gordon Liu. Sempat jadi legenda Martial Arts di Hongkong yang bahkan terlibat peran dalam film Kill Bill besutan Quentin Tarantino ini. Saat ini kondisi kesehatan Gordon menurun. Lelaki kelahiran 1955 itu bahkan dikabarkan sudah nggak mampu berbicara karena penyakit stroke. 🙁

Para legenda di atas telah menemani setiap sore menjelang malam hari kita saat masih sekolah dulu. Bahkan serial televisi dari Hongkong ini sampai diterjemahkan ke banyak bahasa lo, termasuk Indonesia. Puluhan tahun berlalu tentu mereka juga nggak lagi muda. Semoga saja karya-karya aktor hebat di atas masih bisa dikenang selamanya. Hayo, siapa nih yang jadi pengen nonton serial Kera Sakti lagi? 😀

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya