Rekomendasi Buku Self Healing. Isinya Bikin Hati Jadi Sejuk~

Buku self healing

Beberapa waktu lalu, media sosial sempat ramai memperbincangkan seputar self healing berbayar atau berkunjung ke tempat-tempat tertentu untuk ‘menyembuhkan diri’ dari berbagai macam tekanan yang dirasakan sehari-hari. Banyak yang mengira bahwa self healing itu harus pergi ke luar rumah rumah dan jalan-jalan. Padahal, setiap orang memiliki cara untuk healing yang berbeda-beda.

Advertisement

Kamu bisa mendapatkan banyak sudut pandang baru mengenai diri sendiri dan kehidupan melalui buku. Beberapa buku bertema self healing berikut ini mungkin bisa jadi ‘teman’ dalam menemukan versi terbaik dirimu.

1. Things & Thought I drew When I Was Bored merupakan karya dari penulis Naela Ali dengan sentuhan ilustrasi cat air yang menjadi ciri khasnya

Buku slef healing | Credit via goodreads.com

Buku ini masuk ke dalam kategori artbook karena dihiasi oleh beragam ilustrasi menggunakan cat air yang menjadi ciri khas penulis Naela Ali. Buku ini berisi hal-hal yang dilakukan Naela ketika sedang dilanda kebosanan. Nggak cuma itu, buku ini juga bisa memberikan perspektif tentang mencintai diri sendiri dan mengapresiasi apa yang sudah kita lakukan dan miliki.

Bagi kamu yang ingin lebih mengenali diri sendiri atau ingin melakukan self healing tanpa harus ke luar rumah, buku pengembangan diri karya Naela Ali ini mungkin bisa jadi teman ‘healing’mu.

Advertisement

2. Buku berjudul Jeda karya penulis Andre Rianda ini menyadarkan kita bahwa penting memberi jeda sebelum kembali menggapai mimpi

Buku self healing | Credit @katalog_cassavabooks on Instagram

Buku ini masuk ke dalam genre romantis yang menceritakan tokoh utama sebagai sosok yang belum bisa melupakan masa lalunya. Alih-alih menceritakan perjalanan cintanya, buku ini menyajikan cerita tentang sang tokoh utama yang meminta sedikit waktu atau jeda untuk menikmati ruang sendiri.

Waktu jeda ini dimanfaatkan oleh sang tokoh sebagai waktu untuk me-review beragam hal yang telah terjadi sebelum kembali menggapai mimpi dan memperbaiki diri agar lebih menghargai hal-hal kecil di dalam hidup.

3. Buku berjudul Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah ini juga memiliki banyak makna dan pesan semangat dalam menjalani kehidupan

Sebuah karya dari penulis Alfialghazi ini menyadarkan kita bahwa kadang realita nggak sesuai dengan impian. Tetapi, meski begitu, kita harus tetap melangkah maju dan menerobos berbagai macam batasan untuk melewati rintangan hidup. Buku ini juga memberikan motivasi agar kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Advertisement

4. Self Acceptance merupakan sebuah buku yang memberikan pandangan mengenai proses penerimaan diri sendiri

Buku self healing | Credit @88lovelife on Instagram

Buku berjudul Self Acceptance ini adalah volume keempat dari series #88LOVELIFE karya kolaborasi antara penulis Diana Rikasari dengan seorang ilustrator bernama Dinda Puspitasari. Buku ini akan membawamu ke dalam pengalaman personal Diana dalam proses penerimaan diri.

Proses menerima diri sendiri ini penting agar kita mengetahui kelemahan dan keterbatasan diri kita. Selain itu, buku ini juga memberikan pemahaman bahwa setiap orang memiliki cara berjuang yang berbeda untuk mencapai versi terbaik dirinya.

5. Kamu bisa mendapatkan semangat untuk bangkit melalui buku Coping With Depression: Jangan Mau Kalah dari Depresi!

Buku slef healing | Credit via cosmopolitan.co.id

Buku karya dari penulis J. Maurus dan Wendy Grant ini akan membahas tentang proses melawan diri sendiri. Selain itu, buku ini bisa menjadi teman perjalananmu untuk berani bangkit dengan memberikan semangat agar kamu yakin bahwa hidupmu pantas untuk dijalani dan diperjuangkan.

6. Buku berjudul Insecurity Is My Middle Name pasti akan relate dengan kehidupan kita sehari-hari

Buku slef healing | Credit via cosmopolitan.co.id

Rasanya hampir semua orang pasti pernah merasakan insecure, ya? Tetapi, alih-alih terus-menerus merasa nggak yakin terhadap diri sendiri, buku dari penulis Alvi Syahrin ini bakal mengajak kamu untuk melihat insecure dalam perspektif lain, sehingga kamu bisa memandang hal tersebut bukan sebagai penghambat, tetapi justru untuk memacu dirimu lebih baik lagi dan tetap mengapresiasi diri sendiri.

Melalui beberapa buku di atas, kita jadi tahu bahwa self healing itu nggak melulu harus ke luar rumah atau jalan-jalan. Kamu tetap bisa menenangkan diri dan menemukan versi terbaik dirimu dengan membaca buku.

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE