Cowok Nggak Sesimple itu! 5 Hasil Penelitian ini Bukti Kalau Cowok sama Rumitnya dengan Cewek!

Cowok itu rumit

Banyak anggapan bahwa cowok adalah makhluk yang simpel, tetapi anggapan tersebut nggak bisa dijadikan acuan mutlak. Di era modern seperti sekarang, bahkan para ilmuan masih mencoba mencari jawaban atas perilaku dan sifat manusia lewat penelitian untuk memahami hal tersebut dengan lebih dalam, bahkan sampai mengkhususkan penelitian yang memfokuskan subjeknya kepada para cowok.

Advertisement

Dari penelitian-penelitian tersebut didapatkan beberapa fakta yang lumayan bisa bikin kamu berpikir ulang, bahwa cowok nggak sesimpel itu lo, apalagi di zaman yang mulai sadar akan kesetaraan gender. Kamu nggak bisa memandang cowok dengan sterotipe yang tersebar di masyarakat lagi. Fakta-fakta di bawah ini adalah buktinya~

Nggak semua cowok tertarik dengan keindahan fisik, ada kelompok cowok yang memang tertarik karena kecerdasan seorang cewek

Smart is the new beauty!| Credit: Gabby K via www.pexels.com

Menurut penelitian yang dilakukan oleh dr. Michael Zetner, ternyata seiring dengan perkembangan zaman dan kesadaran akan persamaan gender. Sekarang para cowok udah nggak memandang cewek dari fisiknya aja, tetapi mereka juga bisa tertarik kepada cewek, karena kecerdasannya juga lo!

Cara cewek bekerja dan menyelesaikan masalah di pekerjaan, jenjang pendidikan yang ditempuh, hingga cara cewek berargumen bisa membuat para cowok menggilai seorang cewek. Jadi kalau kamu bingung kenapa bisa suka sama seorang cewek, coba perhatikan lebih detail lagi, cari apa yang membuat kamu tertarik, mungkin kamu masuk kelompok yang tertarik dengan kecerdasan seseorang.

Advertisement

Walaupun banyak yang nggak mengakui, cowok memiliki kecenderungan lebih narsis dibandingkan para cewek

Selfie adalah hak setiap orang! |Credit: RODNAE Production via www.pexels.com

University of Buffalo School of Management punya fakta menarik, penelitian mereka menemukan bahwa para cowok ternyata cenderung lebih narsis dari cewek. Dalam penelitian yang melibatkan 475.000 partisipan itu, diketahui bahwa cowok punya hasil yang lebih tinggi dalam aspek-aspek yang berkaitan dengan sifat narsistik.

Tapi ternyata sifat narsistik ini berguna untuk mendorong seorang cowok dalam menghargai diri, kestabilan emosional dan mengembangkan sifat-sifat kepemimpinan. Tetapi seperti dua sisi koin, hal ini juga memiliki dampak buruk untuk hubungan interpersonal, bisa membuat seorang cowok berlaku semena-mena, hingga sikap agresif. Nah, kalau kamu merasakan hal-hal negatif tadi, cobalah evaluasi diri kamu secara sederhad dengan menanyakan teman-teman terdekat, apakah kamu terlalu narsis?

Nyatanya, angka harapan hidup kita sebenarnya lebih rendah dari pada cewek lo!

Advertisement

Para cowok nggak sekuat itu kok! | Credit: Matthias Zomer via www.pexels.com

University of Southern California menyebutkan bahwa para cowok punya harapan hidup yang lebih rendah dari cewek lo. Bahkan para cewek punya rata-rata hidup 4,5 tahun lebih lama dari pria. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini, tetapi menurut penelitian tersebut hal yang paling berpengaruh adalah gaya hidup.

Para cewek punya gaya hidup yang lebih sehat dan teratur daripada para cowok. Mungkin sekarang udah saatnya buat para cowok untuk berhenti makan aneh-aneh, misalnya mi instan yang nggak di masak terlebih dahulu dan mulailah banyak makan sayur, buah, serta mulai rajin berolahraga. Ternyata cowok nggak sekuat itu kok!

Meskipun nggak bisa dipukul rata, cowok yang memiliki tampang tampan memiliki kecenderungan lebih sulit untuk membuat komitmen dalam hubungan

Yang penting harus setia dan serius! | Credit: James Barr via unsplash.com

Dalam jurnal “Personal Relationship” yang dibuat oleh Universitas Harvard ternyata menghasilkan bukti bahwa cowok dengan tampang yang tampan memiliki kecenderungan untuk sulit membangun komitmen dalam hubungan jangka panjang. Penelitian ini menunjukkan bahwa pria dengan tampang yang tampan, sebenarnya kurang mau berusaha untuk menjalani hubungan cinta yang serius.

Hal ini terjadi karena mereka lebih memilih melarikan diri dari masalah ketika menghindari kondisi-kondisi yang sulit dalam hubungan percintaan dan lebih mudah mengatakan putus. Dengan kata lain karena menganggap dirinya tampan, maka orang-orang ini menganggap enteng sebuah hubungan cinta. Jangan jadi yang seperti ini, ya! Kalau emang nggak mau, ya, jangan di seriusin.

Para cowok lebih bersemangat ketika melakukan pendekatan, tetapi jika sudah menjalin hubungan, biasanya usahanya mulai kendor~

Kalau semangat jangan di awal aja dong! Konsisten! | Credit: Andrea Piacquadio via www.pexels.com

David dan Jonathan Bennett, pendiri situs Double Trust Dating, pernah melakukan penelitian dan menghasilkan kesimpulan bahwa para cowok akan lebih manis dan romantis ketika sedang melakukan pendekatan dan akan menurun semangatnya seiring dengan berjalannya waktu ketika sudah menjalin hubungan yang serius.

Hal ini ternyata diamini oleh dr. Danielle Forshee. Menurutnya kata-kata manis dan gombal akan lebih bermakna untuk para cewek daripada para cowok ketika sudah menjalin hubungan. Kecenderungan ini akhirnya menimbulkan sikap dan anggapan bahwa cowok memang semangat di awal aja. Kamu jangan kaya gini, ya! Kalo serius, ya, konsisten sampai akhir dong!

Nah, itulah beberapa fakta tentang cowok berdasarkan penelitian ilmiah yang pernah dilakukan. Ternyata beberapa hasilnya malah bertolak belakang dengan anggapan umum selama ini, ya. Tapi sebagai cowok, kamu setuju nggak dengan hasil penelitian di atas?

Ikuti Instagram @wolesjon biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

What is bravery, without a dash of recklessness?

CLOSE