Berbicara tentang masa lalu memang nggak bakal ada habisnya. Mulai dari masa di mana kita nggak malu kalau hujan-hujan di kompleks perumahan, masa di mana peluit panjang sebuah pertandingan bola adalah adzan maghrib, masa di mana kita bisa mudah deg-degan kala petugas suntik masuk sekolah, sampai masa di mana kita mulai ketagihan dengan internet, semua punya kesan yang tak bisa dilupakan.

Nah hal terakhir yang disebutlah yang bakal jadi perhatian Hipwee Boys kali ini. Terutama tentang aplikasi yang jadi tempat para cowok buat cari jodoh. Belum ada dating app macam Tinder atau Badoo waktu itu. Semua hanya murni aplikasi chat yang punya karakteristik masing-masing. Penasaran, ‘kan? Yuk langsung disimak aja!

 

1. Aplikasi mIRC pernah jadi aplikasi favorit bersama buat para pemburu jodoh. Asl plz~

Siapa pernah main? 😀 via timurizer.files.wordpress.com

Bisa dibilang aplikasi inilah yang paling legendaris. Aplikasi ini jadi aplikasi yang wajib para cowok buka ketika berkunjung ke warung internet selain website berita bola. Jelang berakhirnya dekade pertama di abad ke-21, aplikasi ini memang muncul versi mobile-nya, tapi sayangnya, geliat aplikasi ini tak sekeren versi personal computer (PC). Mungkin pada waktu itu sudah mulai bermunculan aplikasi chat – yang memungkinkan seorang bertemu dengan orang-orang asing – jadi penggunanya mulai berkurang.

Advertisement

Buat kamu yang pernah jadi penggemar aplikasi ini, kamu pasti nggak bakal asing dengan kata-kata; ‘asl pls’, ‘u1′, atau ’17 m bdg’. Cieee jadi kangen ‘kan? Kabarnya aplikasi ini masih ada kok. Coba main lagi aja, tapi Hipwee Boys nggak yakin kalau user-nya banyak. Ada beberapa sumber yang bisa dibilang cukup expert dalam masalah ini. Silakan belajar di sana kalau ingin kembali menggunakan aplikasi ini. Siapa tahu ketemu jodoh~ 😀

2. Chat room di Yahoo! Messenger biasanya jadi fitur yang paling nggak boleh dilewatkan para cowok fakir asmara

Chat room buat sampingan via bikarscreativ.blogspot.co.id

Yahoo! Messenger atau yang kita kenal dengan sebutan akronim YM pernah menghiasi kehidupan para cowok di masa lalu. Aplikasi messenger ini digandrungi banyak orang pada masanya. Selain mengirim pesan teks, para pengguna juga bisa menggunakan fitur panggilan suara dan panggilan video memakai webcam. Namun karena pada masa itu jaringan internet nggak sekencang sekarang, para pengguna biasanya lebih suka menggunakan fitur bertukar pesan. Di samping fitur komunikasi secara private message (PM), komunikasi juga bisa dilakukan secara kelompok melalui fitur conference atau fitur chat room. Fitur terakhir yang disebut tadilah yang jadi tempat cari jodoh.

Meskipun aplikasi ini cukup ketat dalam melindungi privasi penggunanya, nampaknya pada masa itu semua orang masih sangat welcome dengan orang asing. Jadi, meskipun harus pakai nge-add, kemungkinan besar request-mu bakalan diterima. Dan, karena privasinya, aplikasi ini juga sangat sering digunakan oleh pasangan yang memang sudah pacaran.

3. Pada masa di mana telepon genggam dapat mengakses internet, Mig33 pernah berjaya dalam menampung para cowok penebar jala cinta

Mig33 pernah jadi tempat seru via secure.surveymonkey.com

Sebelum Android dan IOS menguasai pasar, Java dan Symbian pernah mampir dan eksis di gadget kita beberapa tahun lalu lho. Salah satu aplikasi chat yang pernah eksis di masa sistem operasi itu adalah Mig33. Aplikasi ini merupakan aplikasi chat yang memiliki fitur room. Orang-orang dengan minat atau kategori yang sama bisa berkumpul dalam sebuah grup percakapan atau room. Nah dalam room, biasanya yang jadi sasaran para cowok adalah para cewek. Memang sudah jadi naluri alamiah dari cowok kali yah.

Selain itu, ada fitur yang tenar di aplikasi ini, yaitu fitur kick. Kamu yang pernah berkecimpung di aplikasi ini pasti kenal istilah yang berfungsi untuk mengeluarkan orang yang nggak disukai dari dalam room. Kamu juga pasti nggak asing dengan istilah flooding. Istilah tersebut mengacu pada kegiatan satu user atau lebih yang mengirim pesan secara terus-menerus dan cepat. Pesan tersebutlah yang bikin room dan aplikasi jadi lemot dan lag.

Migg33 tak hanya berdampak pada kegiatan online seseorang. Mereka pun ada yang berinisiatif untuk mendirikan komunitas yang disebut Migger. Tak jarang mereka menggelar kopi darat (semacam pertemuan) di dunia nyata. Sekarang Mig33 berubah menjadi Migme. Jika kamu penggemar berat Mig33, kamu bisa bernostalgia dengan mencoba menggunakan aplikasi Migme

4. Selain fitur messenger dari Nimbuzz sendiri, aplikasi ini juga memberikan fasilitas “all in one“. Kita bisa menggunakan banyak messenger dalam satu aplikasi

Buzzzzzz via telecomtalk.info

Nimbuzz dirancang khusus tak hanya untuk para pengguna messenger-nya, tapi juga untuk menggantikan aplikasi tradisional. Biasanya aplikasi messenger lain hanya menyediakan ruang untuk satu jenis messenger saja. Namun dengan Nimbuzz, kita bisa menggunakan beberapa akun messenger lain pada waktu yang sama. Jadi kita nggak perlu install satu-satu aplikasi dari Google Talk, Yahoo Messenger dan Windows Live Messenger, sebab mereka sudah menyediakannya dalam satu aplikasi bernama Nimbuzz.

Buat kamu anak 90-an, siapa sih yang nggak kenal dengan aplikasi Nimbuzz? Selain jadi sarana untuk bertukar pesan, aplikasi ini juga diyakini para cowok sebagai tempat mencari jodoh. Nggak sedikit pula orang-orang yang memanfaatkan aplikasi ini untuk berbuat nakal.

Selain itu, sebelum fitur PING!!! di Blackberry terkenal, ada fitur Buzz di aplikasi ini. Bisa dibilang, aplikasi ini juga jadi pelopor fitur Voice Over Internet Protocol (VOIP). Fitur yang memungkinkan untuk menelepon seseorang dengan biaya yang ditarik dari paket data internet seperti yang ada pada WhatsApp, LINE, dan BBM saat ini.

5. Kita bisa dengan mudah menambahkan teman-teman baru ke dalam kontak di aplikasi Bing. Pencarian jodoh pun nggak susah lagi

Pernah terkenal dulu pas jaman Java via imgs.mw.lt

Tak jauh beda dengan aplikasi-aplikasi lainnya, Bing pernah jaya pada masa sistem Java. Lewat aplikasi ini kita bisa saling mengirim foto dari kamera handphone milik kita – itu pun kalau sudah ada kameranya. Pada masa itu, Bing kelihatan keren banget dengan fitur tersebut.

Fitur yang nggak kalah penting dari aplikasi ini adalah kita bisa masuk ke chat room dan menambahkan teman-teman baru yang dulunya asing bagi kita. Para user cowok mah pasti ketahuan kelakuannya, yaitu mendahulukan user cewek untuk dijadikan teman. Dalihnya sih menambah teman, tapi punya maksud lain di baliknya. Nggak heranlah~

 

6. Camfrog, salah satu aplikasi paling terkenal di kalangan cowok dewasa. Bikin mereka betah berada di balik bilik warnet

Camfrog nakal~ via 3.bp.blogspot.com

Apa yang terbesit dalam diri ketika mendengar kata camfrog? Pasti mikirnya macem-macem, ‘kan? Jadi Camfrog Video Chat adalah aplikasi percakapan virtual yang memiliki keunggulan dalam fitur video call. Kalau sekarang Bigo Live tenar banget, dulu Camfrog punya fitur yang hampir mirip. Bisa ditonton banyak orang. Bedanya, Bigo Live itu memakai channel pribadi, kalau Camfrog biasanya menggunakan room.

Namun bagi para pengguna di Indonesia, Camfrog terlanjur memiliki penilaian miring. Sebab ada beberapa pihak yang menggunakan aplikasi ini untuk bernakal-nakal ria. Cowok mah pada doyan aja sih. Dan meskipun nama aplikasi ini Camfrog Video Chat, bukan berarti kamu nggak bisa pakai untuk sekadar bertukar pesan. Keberadaan webcam hukumnya nggak wajib kok. Webcam hanya dibutuhkan kalau kamu mau menggunakan untuk video call.

7. Terakhir, ada Omegle yang memungkinkan kita tatap muka secara virtual. Perlu kepandaian membangun komunikasi kalau di aplikasi ini

Kudu pinter dan kreatif biar dia tertarik via 1.bp.blogspot.com

Omegle populer di saat kita sudah banyak mulai mengenal laptop. Kita tahu sendiri kalau laptop menawarkan fasilitas webcam. Jadi nggak perlu repot-repot beli webcam eksternal. Nah Omegle datang di saat kita tak hanya tertarik bertukar pesan teks atau suara, tapi juga audiovisual atau video.

Cakupannya pun cukup luas. Kamu bisa menemukan orang-orang bule di sana. Kamu pun bisa menuliskan kategori yang dapat mengerucutkan pertemuan jadi hanya dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama denganmu. Namun kekurangan dari aplikasi ini adalah kita nggak bisa menyaring ketertarikan jenis kelamin yang kita inginkan. Jadi nggak heran kalau kamu bakal sering ketemunya sama cowok juga di aplikasi ini. Aplikasi ini pun lebih banyak zonk-nya dan cenderung jorok.

Nahhh itulah beberapa aplikasi yang pernah menghiasi masa lalu para cowok dalam urusan memperluas lingkaran sosial, menebar jala dan mencari TTM atau jodoh. Beberapa aplikasi di atas masih bisa digunakan lho. Coba saja sendiri kalau nggak percaya! 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya