Sesuai dengan filosofi 212, Tuhan telah menciptakan banyak dua unsur yang saling bertentangan. Contohnya: hitam-putih, baik-buruk, naik-turun, atau masuk-keluar. Dua unsur tadi bakal jadi sorotan kita. Ketika ada sesuatu yang masuk, pastinya akan ada yang keluar dong. Ya, ‘kan?

Nah tapi ada beberapa hal yang bisa jadi merupakan ide buruk bagi kamu untuk mengeluarkan sesuatu di dalam. Tenang ini bukan ngomongin hal mesum seperti yang kalian semua harapkan kok. Hanya sebuah candaan tentang kata “keluar di dalam” yang ternyata bakalan meyusahkan kalau terjadi.  Kira-kira apa saja sih yang seharusnya jangan keluar di dalam? Yuk, kita simak dengan santai! 😀

Membuat air senimu keluar di dalam kolam renang memang nggak bikin ribet harus ke toilet, tapi…

Lega…. via www.youtube.com

Ada kalanya, ketika lagi asyik-asyik renang di kolam renang, kamu kedatangan rasa kebelet ingin buang air kecil. Dalam pikiran, kamu malas karena mengetahui harus naik dulu ke darat untuk ke toilet, lalu kembali lagi ke kolam. Ketimbang ribet seperti itu, kencing di dalam kolam renang akhirnya pilihan nyaman. Namun, tindakan tersebut sangat kurang bijaksana. Bayangkan ada orang yang nggak sengaja menelan air di kolam renang. Kasihan ada bagian diri kamu di dalam tubuhnya.

Jangan sampai kentutmu keluar di dalam lift. Baunya bisa menyebar ke semua lantai dalam gedung!

Bahaya buat penciuman! via img-fotki.yandex.ru

Advertisement

Sudahlah jangan mendebat poin satu ini. Semua sepakat dengan sebutan kriminal kepada orang yang sengaja mengeluarkan “gas beracun” di dalam ruangan yang penuh orang. Mulai lokasi yang biasanya orangnya saling kenal, seperti di dalam kelas, sampai ruangan yang isinya bisa jadi orang asing semua, seperti di dalam lift, semua setuju kalau tindakan tersebut menyalahi aturan tak tertulis. Mending kalau kentutnya bunyi dan bisa diketahui pelakunya, nah kalau kentutnya nggak bunyi? Kita akhirnya nggak pernah tahu siapa pelakunya dan bisa saling tuduh satu sama lain. Buat kamu yang tak sekali dua kali kentut di dalam ruangan penuh orang, sadarlah segera. Perbuatan tersebut hanya akan meracuni hidung-hidung tak berdosa.

Kalau kencing jangan keluar di dalam celana ya guys! Asli ini mengganggu banget buat orang lain!

Duhhh mbak! via image.iyaa.com

Baik ketika sedang sadar ataupun ketika sedang tak sadar, kencing di dalam celana haruslah dihindari bagi kamu yang pernah kepikiran. Kalau pun kondisinya tak ada toilet di sekitar, dan kamu sedang berada di tengah perjalanan, upayakanlah terlebih dahulu untuk mencari botol air mineral bekas. Ketimbang malah bikin repot nantinya. Ingat lho, kalau air kencing yang telah kamu tahan-tahan itu banyaknya bisa sampai seperempat liter. Jadi kalau kamu sengaja mengeluarkannya saat kondisi masih bercelana, celana bisa sangat kentara sekali basahnya. Selain malu, kasihan nanti orang yang harus nyuci celana itu.

Buang air besar di dalam celana bukan hanya bikin orang di sekitarmu nggak nyaman, tapi juga citramu di masyarakat. Aib ih~

Bekasnya susah hilang! via www.timlo.net

Untuk ukuran anak TK, pup di celana mungkin suatu hal yang bisa dianggap wajar. Namun ketika kamu sudah duduk di bangku SD, SMP atau setingkat di atasnya, pup di dalam celana bukanlah perbuatan yang bisa dinilai wajar. Selain bisa bikin celanamu berubah warna, bau dan basah, kamu bisa juga bisa menanggung kerugian lainnya. Tak lain dan tak bukan adalah citramu di mata teman-teman. Kesan tak mengenakan akan terus terngiang di kepala teman-temanmu. Pada akhirnya, aib tersebut akan jadi bahan pembicaraan dan lelucon dalam sebuah acara reunian. Kamu sendiri nanti yang malu.

Terakhir, jangan mengeluarkan cairan dari anu di dalam nganu. Kalau kamu memang sudah siap untuk menanggung segala resikonya sih nggak apa-apa

Ya kalau siap mah nggak apa-apa via www.chatelaine.com

Pengistilahan keluar di dalam memang lekat sekali dengan hal tabu yang kita bicarakan pada poin ini. Mengeluarkan cairan — kamu mungkin tahu yang Hipwee Boys maksud — di dalam anu. Nanti malah bisa jadi kecelakaan (bagi mereka yang belum nikah). Namun kalau kamu memang sudah menikah sih itu malah bagus biar segera punya junior! 😀

Gimana? Cukup mengedukasi, ‘kan artikel ini? Ini merupakan ajakan yang baik buat kamu. Tujuannya ya untuk bisa menghindari 5 hal yang harusnya nggak keluar di dalam. Kalau keluar di dalam nanti malah repot! 😀

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya