Buat kamu — anak cowok — yang pernah kencing langsung ke dalam tangki bensin kendaraan orangtuamu sendiri, kamu adalah orang paling berani saat ini. Namun di masa depan, sebuah tindakan konyol tersebut mungkin jadi hal yang lumrah di masa depan.

Kamu mungkin bakal bertanya-tanya, “Kok bisa? Nggak sopan banget!”. Nah buat kamu yang penasaran dengan hal tersebut, Hipwee punya berita nih. Dikutip dari BBC, sebuah tim peneliti yang berasal dari Inggris, tepatnya University of the West of England di Bristol, baru-baru ini mengembangkan metode terbaru untuk kebaikan hidup manusia di bumi. Yuk langsung simak!

Dengan sistem bernama Microbial Fuel Cell, urin manusia bisa berubah menjadi energi!

Salah satu contoh teknologi Microbial Fuel Cell. via i.ytimg.com

Pada dasarnya, urin adalah bahan kimia yang berbentuk larutan. Jadi jika bahan kimia tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, urin bisa menjadi bahan bakar seperti bahan-bahan yang lain. Para peneliti menggunakan sistem Microbial Fuel Cell (MFC), sistem yang memanfaatkan mikroorganisme untuk menciptakan energi sebagai bagian dari proses metabolismenya.

Namun, menurut pemimpin peneliti, Profesor Ioannis Ieropoulos, ia bersama timnya harus terus mengujicoba agar urin benar-benar menjadi layak dikonver menjadi energi.

Advertisement

“Dalam mengkonversi bahan organik menjadi energi, keefisienan mikroorganisme lebih dari 96%. Sedangkan MFC yang dapat berkinerja dengan baik maksimal hanya 60%. Jelas masih butuh banyak percobaan agar lebih baik,” kata pria yang juga direktur dari Bristol BioEnergy Centre tersebut.

Teknologi tersebut sudah diuji dua kali dan cukup untuk mengisi ulang baterai Smartphone

Urinoir yang digunakan tim peneliti untuk uji coba. via ichef.bbci.co.uk

Tim peneliti pun telah menguji dengan memasang urinoir khusus di kampus mereka. Tak hanya itu, mereka juga memasangnya di sebuah acara musik festival untuk para pengunjung. Dalam percobaan tersebut sistem MFC berhasil menghasilkan energi yang cukup untuk menjaga lampu pada urinoir tersebut tetap menyala. Dan sejauh ini, proses percobaan tersebut cukup menghasilkan daya listrik untuk mengisi ulang batere smartphone.

Di daerah dengan infrastruktur listrik yang buruk, apalagi di daerah yang tempat-tempat kejahatan biasanya terjadi di tempat gelap, listrik adalah aset yang luar biasa. Pada malam hari, tak mungkin ada matahari dan angin jarang bertiup, tetapi ‘sungai’ urin mungkin akan terus mengalir dari kemaluan manusia.

Teknologi ini  bahkan sudah dipersiapkan untuk sebuah organisasi sosial untuk membantu pengungsi.

Bill Gates ketika mengunjungi pengungsi di India. via images.catchnews.com

Teknologi ini membuat yayasan milik salah satu orang terkaya di dunia, Bill & Melinda Gates Foundation, tertarik dan mendukung secara langsung penelitian teknologi tersebut. Mereka akan menggunakan teknologi tersebut untuk daerah pengungsian di negara-negara berkembang.

“Limbah yang keluar dari sistem MFC nantinya pun akan lebih bersih dari urin yang masuk, lebih seimbang dan bahkan bisa digunakan sebagai pupuk. Selain itu, MFC memungkinkan pemulihan sumber daya yang berguna, seperti fosfat,” kata Profesor Ioannis.

“Ada beberapa percobaan kita masih perlu lakukan sebelum kita dapat katakana semua siap. Dari data, kami juga menemukan urin hasil alkohol bekerja sangat baik sebagai bahan bakar.”

Nah, demi anak-cucu di masa depan dan keseimbangan bumi, maka kita tak bisa terus-terusan mengeruk isi bumi. Dan jawabannya adalah menggunakan bahan bakar dari hasil pemanfaatan limbah. Siap-siap aja ya kalau di masa depan kamu temuin orang kencing di lubang tangki bensin kendaraannya.