Harusnya sih, enggak mengejutkan waktu kamu nantinya bakalan menyadari kalau kamu sama si pacar ternyata lebih cocok buat jadi temen aja. Cuman karena kalian berdua punya selera yang sama dan bisa dengan mudah ngobrol panjang, bukan berarti si dia adalah jawaban atas segala doa-doamu waktu masih jomblo, guys.

Nah, gimana caranya tahu kalau si dia ternyata lebih cocok buat jadi temen aja? Sebenarnya, tanda-tandanya bisa jadi sudah kelihatan dari sekarang, tapi kamunya yang enggak sadar aja tuh. Nah, berikut ini Hipwee bantu kamu untuk mengenali beberapa tanda-tandanya biar kamu punya cukup waktu sebelum semuanya terlambat dan kamu terlanjur makan ati berkepanjangan.

Saat kamu selalu ngerasa enggak nyaman tiap mau ketemuan sama si pacar atau gebetan dan selalu kepikiran buat ngajak temen.

Duh, harusnya tadi ngajak si Budi...

Duh, harusnya tadi ngajak si Budi… via i.huffpost.com

Advertisement

Duh, ini sih udah pertanda yang jelas banget. Kamu kan pacaran sama si dia, kok malah kayak ogah-ogahan gitu tiap mau janjian buat kencan? Kalau kalian berdua selalu punya kecenderungan untuk menjadikan momen nge-date menjadi kumpul-kumpul sama temen, ini adalah sinyal yang jelas kalau kalian berdua kayanya jadi temen aja, deh. Memang enggak salah sih kalau sesekali kalian kencan sambil ngumpul sama temen, atau malah double date. Tapi ya itu: sesekali. Kalau keseringan sih, pasti ada yang enggak beres.

Pas ketemu temen dan ditanya tentang kabar pacaran kalian, jawabanmu super singkat dan kamu merasa ragu sama jawabanmu sendiri.

"Gimana kabar kalian?" "Baik."

“Gimana kabar kalian?” “Baik.” via www.trbimg.com

Lumrah banget buat teman-temanmu untuk tanya kabar si pacar tiap kalian ngumpul. Kalau jawaban kamu kira-kira kayak begini: Oh, dia? Umm… baik-baik aja, kok, itu biasanya malah pertanda kalau ada sesuatu yang enggak beres dalam hubungan kalian. Kesannya kayak kamu mau membuat keadaan kalian terdengar baik-baik saja, padahal kamu sengiri ngerasa enggak yakin waktu ngejawab pertanyaan temenmu. Dan hal itu umumnya adalah pertanda kalau yang terjadi malah kebalikannya.

Hubungan emang udah berjalan lama, tapi sayangnya rencanamu di masa depan berbeda arah dengan rencana si pacar.

Adakah jalan tengah?

Adakah jalan tengah? via ronetlcnaptown.files.wordpress.com

Orang yang kelihatannya paling cocok buat kita bisa jadi orang yang salah. Percaya, deh, hal itu enggak sepenuhnya mitos. Namanya juga manusia, masing-masing sudah punya rencana sendiri buat masa depan. Nyatanya, dalam sebuah hubungan, hal-hal teknis dan enggak terdengar romantis sama sekali macem begini justru bakalan jadi yang paling sering kita temukan.

Advertisement

Enggak ada salahnya buat kalian berdiskusi soal rencana masa depan masing-masing. Ketika jalan yang mau kalian pilih berbeda, coba berkompromi. Menjadi teman nggak berarti putus hubungan. Justru, ada beberapa hal yang justru mungkin ketika kalian malah temenan, tapi jadi berlebihan kalau kalian bersikeras untuk tetap pacaran. Misalnya, si pacar berencana ngambil kesempatan kerja di luar negeri. Sebagai temen, kamu bisa banget mendukung keputusan itu. Tapi, sebagai pacar, tentunya bakalan lebih susah nggak sih?

Kamu mulai membayangkan skenario kayak apa yang cocok untuk putus sama si pacar? Waduh. Ini sih, pertanda yang jelas banget!

Lagi kerja, malah googling tips buat putus

Lagi kerja, malah googling tips buat putus via everydayfeminism.com

Ini adalah salah satu tanda yang paling jelas kalau kalian enggak cocok pacaran. Seringnya kamu ngerasa kalau ada perasaan nggak nyaman yang timbul waktu kamu sendirian atau sedang sama si pacar. Lantas, kamu sering membayangkan apa yang harus kamu bilang ke pacar kalau kamu pengen putus.

Hal kayak begitu sebenernya adalah salah satu tanda kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk bener-bener mengakhiri hubungan kalian. Dan enggak pernah ada yang namanya putus dengan gampang. Semua selalu ada prosesnya.

Seperti biasanya, kunci dalam sebuah hubungan adalah komunikasi. Ketika kalian berdua udah sama-sama dewasa, coba diskusikan soal ini dengan baik-baik dan kepala dingin. Sebab, memang bener kalau dalam beberapa kasus, akan lebih baik jika kalian jadi temen aja. Justru, dengan memutuskan untuk jadi temen aja dibandingkan jadi pacar, kamu menunjukkan kalau kamu punya rasa respek terhadap si dia dan kamu menghargai kehadirannya enggak cuman sebatas dalam hubungan asmara.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya