Bagi yang sudah pernah melihat adegan panas di dalam sebuah film, kamu sangat mungkin menemukan keadaan di mana si cewek dalam adegan tersebut jadi sosok yang paling berisik. Suara yang dapat dihasilkan cewek pun bisa macam-macam. Mulai dari erangan, desahan, sampai umpatan bisa keluar dari mulut cewek. Pernah nggak sih kalian penasaran dengan kondisi itu? Terutama bagi yang sudah menikah, pastinya banyak dari kalian yang mengalami langsung sebuah kondisi di mana istrimu jauh lebih berisik daripada kamu. Nah, kali ini Hipwee Boys akan berusaha menjawab kenapa fenomena itu bisa terjadi.

Kami tahu, bahasan-bahasan seperti ini bisa menjadi barang yang kontroversial bagi kita yang hidup di Indonesia. Kenapa bisa begitu? Ya, lantaran kita selalu menabukan hal-hal seperti ini. Padahal jika berpikir lebih terbuka, pengetahuan tentang seks adalah pengetahuan penting supaya nggak gampang terjerumus. Hal ini akan dibahas dari sisi logika dan pengetahuan. Jadi kalau ada dari para pembaca Hipwee yang merasa artikel ini merusak moral bangsa, berarti mungkin saja yang merasa seperti itu melihat artikel dengan salah pemahaman. Daripada makin panjang, langsung disimak aja, yuk!

1. Respon otomatis dari pengungkapan rasa nyeri. Cowok harus tahu bahwa kadang cewek merasa kesakitan saat berhubungan badan

nanana

Kalau pertama ya sakit via creativestockphoto.com

Advertisement

Bagi cewek yang pertama kali mengalami, cowok kayaknya nggak usah protes deh tentang ini. Cewek bisa merasakan sakit yang kabarnya cukup luar biasa awalnya. Dan tentu saja, erangan kesakitan adalah jawaban dari reaksinya tersebut. Andai cowok memperlakukannya kasar, erangan bisa jadi sesuatu yang wajar kok. Bahkan, ada banyak orang yang telah lama menikah pun masih merasakan rasa sakit ini. Jadi sebagai cowok, kalian harusnya lebih berhati-hati dan mampu memahami fisiologi perempuan dengan lebih baik.

Dalam sebuah hubungan seksual, banyak cowok melupakan kebutuhan si cewek saat ingin mengejar klimaksnya sendiri. Nggak sadar kadang istrinya kesakitan. Si istri pun juga diam saja karena merasa bahwa ini kewajiban. Padahal jika hal seperti ini dibicarakan, semuanya bisa lebih indah.

2. Cewek lebih berisik dari cowok saat berhubungan intim itu sesuatu yang lumrah. Para cowok nggak usah heran

Nggak apa-apa kok

Nggak apa-apa kok via www.naijapr.com

Dalam sebuah wawancara antara Andrew Sullivan,  dari The Daily Beast, dengan Christopher Ryan, seksolog yang juga penulis buku Sex at Dawn, terdapat bahasan tentang cewek yang lebih berisik dari cowok saat berhubungan intim. Menurut Ryan, tak ada salah dengan reaksi cewek tersebut. Jadi ketika kelak istrimu mengeluarkan suara-suara saat berhubungan intim, maka kamu telah melakukan sesuatu yang benar. Tak ada yang perlu dikhawatirkan.

Advertisement

“Erangan dan jeritannya merupakan tindakan untuk memaksimalkan kesenangan diri sendiri dari cewek saat berhubungan seks,” kata Ryan.

3. Alasan lain mengungkapkan bahwa berisiknya cewek merupakan respon atas kesenangannya

Respon atas kesenangan

Respon atas kesenangan via bondibeauty.com.au

Sekali lagi, berisiknya cewek bisa jadi respon otomatis dari rasa senangnya. Hal ini sudah jadi alasan paling umum kok. Respon ini sama persis kok kayak reaksi kamu saat kegerahan lalu mengguyur tubuhmu dengan air dingin dari shower atau  merendamkan diri ke dalam bathup. Ada desahan atas kepuasan yang kamu dapat. Tentu saja hal ini tidak selalu terjadi, tapi yang jelas salah satu makna dari desahan cewek pada saat berhubungan badan adalah kenikmatan yang melegakan. Iya, sama persis seperti saat kamu kepanasan dan kelelahan seharian lalu akhirnya kamu bisa melepas dahagamu dengan minuman dingin.

4. Malahan, diam itu tanda ketidakpuasan seorang cewek, dan bisa menjadi moodkiller

Bisa ilang mood

Bisa ilang mood via il5.picdn.net

Nggak cuma itu, Ryan juga mengungkapkan bahwa diamnya seorang cewek ketika berhubungan intim merupakan sebuah kekeliruan. Artinya ada yang salah dengan dirimu dan cewek tak mampu mengatakannya secara gamblang kepadamu.

“Jika cewek tak membuat kebisingan apa pun kala berhubungan intim, itu menandakan seorang cowok telah melakukan kesalahan. Dengan kata lain, diamnya cewek adalah bentuk ketidakpuasannya,” ujar Ryan.

Selain pernyataan tersebut, majalah online You Queen, menjelaskan bahwa berisiknya cewek adalah upaya menjaga mood mereka kala berhubungan intim. Diam dan membuat suasana jadi hening malah dapat menjadi moodkiller.

Bagaimanapun, saat seorang cewek berhubungan badan, biasanya bukan hanya sekadar nafsu yang ia utamakan, tapi juga perasaan dan emosi yang meresap ke dalam hati dan otak. Satu hal yang perlu cowok sadari adalah jangan gusar. Mengerang, mendesah atau apa pun itu, merupakan cara seorang cewek untuk mengekspresikan apa yang sedang dirasakannya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya