Kekerasan dalam rumah tangga atau kekerasan yang dilakukan pasangan terkadang terjadi karena beberapa masalah yang sering dihadapi dalam menjalin hubungan. Namun pada umumnya kekerasan ini banyak dilakukan oleh cowok terhadap cewek. Banyak kasus kekerasan dalam rumah tangga yang berujung perceraian bahkan hukuman bui bagi pelaku kekerasannya.

Tanpa kita sadari sebenarnya kekerasan ini juga bisa dilakukan oleh cewek. Kekerasan yang kerap kali dilakukan karena emosi tidak bisa begitu saja dikaitkan dengan gender. Artinya baik cewek maupun cowok punya kemungkinan sama untuk berbuat kekerasan, baik secara fisik maupun mental. Umumnya kekerasan yang dilakukan oleh cewek berupa kekerasan mental yang tidak jarang bikin cowok depresi. Kalau nggak percaya, coba deh simak uraian Hipwee Boys berikut ini!

Kekerasan mental lebih sering dilakukan oleh cewek, mulai dari perkataan kasar hingga ancaman tidak masuk akal

Kekerasan oleh cewek via www.womansday.com

Advertisement

Indonesia adalah negara yang bisa dibilang masih tertinggal dalam menghadapi fenomena yang berkaitan dengan gender seperti ini. Hingga saat ini, hukum Indonesia belum cukup maju untuk melihat bahwa wanita bisa melakukan kekerasan yang luar biasa pada seorang pria. Secara aturan mungkin sudah ada, namun pada kenyataannya, pasal-pasal yang melindungi pria tidak pernah diaplikasikan. Jangan salah, kata-kata kasar dan intimidatif dari seorang cewek bisa sangat menghancurkan hati cowok, lho. Itu apa namanya kalau bukan kekerasan?

Diakui atau tidak, kekerasan fisik juga sering terjadi. Namun seringnya orang-orang tidak menggolongkan ini sebagai kekerasan

Kena tampar via videohive.net

Aksi menampar, mencubit, menjambak mau tidak mau seharusnya digolongkan sebagai kekerasan fisik. Hal ini justru sering dilakukan oleh cewek. Meskipun ini tidak akan seberapa buat cowok, tetapi nyatanya ini kekerasan yang melibatkan kontak fisik. Kita tidak akan tau jika ternyata cewek melakukan tamparan atau pukulan yang sangat keras sehingga menyakiti bagian tubuh tertentu pada cowok. Mirisnya lagi, beberapa stasiun televisi kita masih ‘memaklumi’ aksi menampar dan menjambak yang dilakukan oleh cewek lalu mentransfernya dalam sebuah adegan sinetron atau reality show. Akibatnya masyarakat pun menilai ini sebagai hal lumrah.

Baru-baru ini terkuak intimidasi yang dilakukan oleh cewek melalui pesan singkat kepada cowoknya, menyuruh si cowok untuk bunuh diri

Menjadi tersangka via www.buzzfeed.com

Seorang gadis 18 tahun bernama Michelle Carter di Massachusetts diduga secara berkala mengintimidasi pacarnya sendiri melalui pesan singkat agar pacarnya bunuh diri. Pacarnya, Conrad Roy berkali-kali mendapatkan pesan singkat agar dia mengakhiri hidupnya dengan menghirup gas monoksida di dalam mobil. Pada saat kejadian, Roy bersama Carter di dalam mobilnya dan berencana mengakhiri hidup bersama. Namun Carter keluar dari mobil dan tidak kembali hingga Roy benar-benar tewas. Anehnya, Carter melakukan ini dengan tujuan agar ia mendapatkan simpati dan belasungkawa dari banyak orang sebagai gadis yang ditinggal mati pacarnya. Kasus ini membuktikan betapa gilanya seseorang dalam mewujudkan keinginannya yang tidak seberapa. Seorang cewek bahkan bisa melakukan penghasutan dan intimidasi kepada pacarnya sendiri dan berujung kematian.

Kesadaran dari masing-masing pihak diperlukan. Menyelesaikan masalah tidak harus dengan saling melakukan “kekerasan”

Bicarakan dengan kepala dingin via static.yourtango.com

Advertisement

Jika kamu mendapatkan kekerasan dari cewek, lebih baik tidak membalas perlakuannya dengan kekerasan yang lain. Karena ketika kekerasan dilawan dengan kekerasan maka akan menimbulkan kekerasan baru. Lagi pula kekerasan fisik yang kamu lakukan pada cewek jelas akan membuatmu menang. Ciptakanlah suasana yang dingin ketika bermaksud untuk menyelesaikan masalah. Uraikan permasalahan secara dewasa dengan tidak saling menyalahkan. Kesadaran masing-masing pihak baik itu pihak cewek maupun cowok sangat diperlukan. Karena ternyata kekerasan tidak pandang bulu, tidak melulu dilakukan oleh cowok tapi bisa juga dilakukan oleh cewek. Apabila terjadi kebuntuan dalam kamu menyelesaikan masalah, cobalah untuk meminta bantuan mediasi dari pihak lain yang kamu percaya. Misalnya teman atau saudara yang bisa kalian percayai.

Jika ternyata kamu sering mendapatkan ancaman dan intimidasi dari cewekmu yang membuatmu tidak nyaman, ada baiknya untuk menjauhinya bahkan tegaslah untuk mengakhiri hubungan. Hubungan yang tidak sehat dengan kondisi mental diantara kedua belak pihak yang sama-sama tersakiti akan sia-sia jika terus dipertahankan.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya