Ada yang tahu soal cupang atau kissmark? Nggak usah sok polos, mungkin sebagian dari kamu udah pada tahu tentang istilah dalam bercinta ini. Dan nggak pura-pura nggak tahu, cupang ini adalah teknik ciuman yang dilakukan bukan bibir dengan bibir. Melainkan bibir dengan bagian tubuh lain dari pasangan kita. Cupang ini biasanya dilakukan bagi mereka yang telah bersuami-istri, seenggaknya sudah resmi dan sah untuk membangun sebuah bahtera rumah tangga.

Tapi, beberapa hari terakhir, tersiar sebuah kasus kematian yang terjadi akibat cupang di leher! Wah, ternyata bahaya juga, ya! Nah, kali ini Hipwee Boys akan ungkap kasus kematian dan apa itu cupang lebih dalam. Berikut ulasannya:

Julio Macius Gonzales (17), remaja asal Meksiko tewas setelah mendapatkan cupang dari kekasihnya. Begini deh akibat menjalin hubungan tanpa restu orangtua!

Cupang di leher. via www.thesun.co.uk

The Sun mengabarkan pada Senin (29/8), bahwa Julio Macius Gonzales (17) meninggal dunia akibat mengalami stroke iskemik. Pihak Rumah Sakit menyebutkan bahwa kematian Julio dipicu oleh bekas cupang di lehernya. Stroke iskemik disebabkan oleh sumbatan pada pembuluh darah otak tertentu, sehingga daerah tersebut nggak mendapat pasokan energi dan oksigen.

Padahal sebelumnya, orangtua Julio sudah melarang anaknya untuk tidak menjalin hubungan dengan ceweknya yang berusia jauh lebih tua daripada Julio. Tapi mereka tetap menjalin hubungan asmara, yang berakhir pada ketiadaan. Jangan sesekali mengabaikan larangan dari orangtua, sebab merekalah yang lebih tahu baik-buruk bagi anak-anaknya!

Sebelumnya di Selandia Baru juga pernah terjadi hal serupa. Untungnya, Maori (44) hanya mengalami kelumpuhan akibat cupang di lehernya

Advertisement

Malu sih. via www.thesun.co.uk

Sebelum kematian Julio, ada juga kasus serupa yang terjadi pada wanita di Selandia Baru. Maori (44) mengalami kelumpuhan setelah mendapatkan cupang di lehernya. Awalnya, dokter nggak bisa menemukan penyebab kelumpuhannya. Lalu, bekas cupang itu menjawab semuanya. Maori lumpuh akibat gumpalan darah di pembuluh darah besar atau arteri. Hal ini menyebabkan pembekuan darah dan menghambat sirkulasi darah dan oksigen ke otak. Nah, inilah yang jadi pemicu terjadinya stroke.

Sebelum kamu memutuskan untuk menandai pacarmu dengan tanda cinta, pahami dulu apa itu cupang. Jangan asal nandain!

Jangan asal sosor bae, Mz! via buzzghana.com

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), cupang berarti tanda merah bekas gigitan atau cubitan pada tubuh. Sementara menurut ahli percintaan, cupang merupakan teknik ciuman yang dilakukan dengan cara mengisap bagian tubuh tertentu hingga menimbulkan bekas merah. Sesuai perkembangannya, cupang atau yang disebut gigitan cinta ini merupakan tanda nafsu yang kian meningkat. Jadi, kalau pasanganmu melakukan cupang padamu, itu berarti hubunganmu udah bukan karena cinta semata, tapi juga karena sudah nafsu. :p

Cupang biasanya terjadi di lapisan dermis akibat pecahnya pembuluh darah kapiler. – Dr. Eddy Karta, SpKK

Kenapa cupang bisa berwarna merah? Ya, karena isapan atau ciuman agresif itu membuat aliran darah tersumbat di bawah permukaan kulit, sehingga bekas isapan itu berubah warna menjadi ungu atau coklat gelap. Dan, nggak sebentar waktu untuk menghilangkan bekas cupang ini.

Sebelum memberikan gigitan cinta pada pasanganmu, sebaiknya kamu tanya dulu, dia mau atau nggak. Nggak sebentar waktu untuk menghilangkan bekasnya

Ini bekas cupang apa kecelakaan lalin sih?? -__- via www.scoopnest.com

Perlu diketahui, cupang ini ternyata bukan cara terbaik untuk membuka jalan asmara yang kian bergairah. Justru, ketika pasanganmu enggan menerima cupang darimu, tapi kamu tetap memaksa, hal itu akan berakhir buruk. Bisa jadi pasanganmu tersindir. Selain itu, bekas cupang juga bisa memberikan rasa MALU, apalagi kalau sampai ketahuan teman, dosen, si bos, atau bahkan orangtuanya. Nah, sebelum kamu mau mencupangnya, ada baiknya kamu menanyakannya dulu. Apakah dia mau atau nggak. Jangan asal sosor!

Nah, sudah paham, ‘kan? Itulah akibat kalau kamu terlalu mengikuti dan menanggapi perkembangan zaman yang serba modern ini dengan salah kaprah. Kalau budaya di luar negeri seperti itu, dalam berpacaran, ada baiknya kamu nggak menerapkannya dalam kehidupanmu yang lebih berbudaya ketimuran! Kalau mau pacaran, ya yang sehat. Kecuali kamu udah nikah, bebas buat ngapain aja sama suami atau istrimu!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya