Sederet Pengakuan HRD Menghadapi Kocaknya CV Pelamar Kerja. Kamu Jangan Sampai Begini, ya!

CV kocak pelamar kerja

Menjadi seorang HRD dalam sebuah perusahaan memang bukanlah suatu pekerjaan yang bisa dibilang mudah. Kita harus berhubungan dengan banyak orang, menilai orang apakah mereka kompeten dan layak diperkerjakan atau nggak, hingga melakukan berbagai macam tugas penting lainnya. Apalagi jika mengingat banyaknya tipikal orang-orang di luar sana yang hendak berniat melamar pekerjaan tertentu.

Advertisement

Ada yang pinter, ada pula yang pas-pasan, ada yang kreatif, dan ada juga yang cuma seadanya. Seperti misalnya tentang beberapa syarat untuk melamar pekerjaan yang salah satunya adalah CV alias Curriculum Vitae. Banyak lo, orang-orang yang masih menganggap jika tampilan CV ini nggak terlalu berpengaruh terhadap penilaian dari HRD. Padahal, yang namanya CV itu sering kali malah jadi poin pertama yang bakal dilihat oleh para HRD. Berikut ini adalah pengakuan-pengakuan HRD saat menghadapi kocaknya CV para pelamar kerja.

1. Catatan penting buat siapa aja nih, kalau bikin CV makanya jangan yang terlalu ramai, apalagi susah banget dipahami sama orang lain. Daripada dibilang kayak pasar malem begini 🙁

CV kayak pasar malem via www.hipwee.com

2. Sebelum nambahin info yang sekiranya bisa dinomorduakan, alangkah baiknya kalau kamu melengkapi bagian info utamanya dulu deh. Biasanya yang beginian langsung disingkirin sama HRD sih

Kesalahan fatal via www.hipwee.com

Advertisement

3. Penting buat dipahami para pelamar kerja nih, kalau bikin CV itu yang sekiranya warnanya bersahabat bagi orang lain. Jangan yang asal cetar dan meriah gitu lo 🙁

Jangan ditiru ya 🙁 via www.hipwee.com

4. Lagipula zaman sekarang masih ada, ya, orang yang melamar pekerjaan dengan cara nempelin foto dirinya di CV dengan ukuran segede gaban?

Gara-gara foto via www.hipwee.com

5. Sedih banget sih kalau udah bikin CV susah-susah malah dikatain mirip proposal. Tapi mau gimana lagi, makanya kalau bikin CV pada yang simpel-simpel aja deh!

Mirip proposal via www.hipwee.com

Advertisement

6. Mau sebagus apapun isi CV milikmu, kalau nggak ada kontak yang bisa dihubungi juga buat apa? HRD bukan cenayang kali~

Dikiranya HRD itu intel kali ya? via www.hipwee.com

7. Udah paling bener kalau bikin CV itu pakai font yang biasa-biasa aja, nggak perlu yang aneh-aneh kecuali memang dibutuhkan

Gara-gara font aestetik via www.hipwee.com

8. Jadi HRD ternyata ada-ada aja ya cobaannya, suruh nilai CV calon pelamar berasa kayak diawasin sama pelamar itu sendiri. Lha wong fotonya satu halaman full

Ajaib bener via www.hipwee.com

9. Beda perusahaan dan bagian kerja memang beda pula HRD-nya. Kalau kira-kira kamu mau masuk di perusahaan yang kreatif, jangan bikin CV yang cuma seadanya dong 🙁

Bikin bingung HRD via www.hipwee.com

10. Bener lo ini, nggak ada salahnya kamu bikin CV dengan format bahasa Indonesia, daripada bikin pakai bahasa Inggris, tapi jadinya malah berantakan banget

Sok ide sih via www.hipwee.com

11. Lagian gaya pembuatan CV kayak gini sebenarnya udah lama banget lo, tapi kok tetap masih ada aja orang-orang yang pakai 🙁

Tren lama bersemi kembali via www.hipwee.com

Perkara melamar sebuah pekerjaan ini juga bukan hal yang mudah lo bagi para calon pelamar. Terkadang kita juga dibikin bingung sama selera HRD yang terkadang kurang nyambung. Dibikin simpel salah, dibikin kreatif dikatain norak. Blik lagi sih, sebagai pelamar kerja kita juga harus melihat bagaimana dunia pekerjaan yang akan kita lamar dan udah seharusnya kita menyesuaikan hal tersebut. Semangat deh, ya!

Ikuti Instagram @wolesjon, biar nggak ketinggalan informasi seputar cowok dan dunia hiburan lainnya, kuy!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

CLOSE